Tips pengajuan kartu kredit

0
146
tips pengajuan kartu kredit - kadungcampur
Tips pengajuan kartu kredit

Tips pengajuan kartu kredit – Hayoo coba cek dompetnya, ada berapa kartu kredit yang dipunyai sekarang? Jadi keinget masa lalu yang sepertinya ternak kartu kredit hehe. Dulu tuh kalau ga salah saya hampir punya lebih dari lima kartu kredit. Ada beberapa alasan sih kenapa dulu saya sampe punya banyak kartu kredit, misalnya karena di kartu kredit itu ada banyak promo makanan, atau ya karena ditawarin sama teman hehe. Tapi sejujurnya, saya paling cuma pake satu atau dua kartu kredit aja sih.

Makin lama dan makin ke sini, saya mulai deh tutup-tutupin kartu kreditnya, karena lumayan juga sih kalau ternak kartu kredit, karena ga semua kartu kredit ada free annual fee. Makanya saya hanya nyisain antara satu sampai dua kartu kredit aja. Itu juga karena dia bisa kasih free annual fee for life. Ada satu lagi yang saya suka dari kartu kredit yang saya punya saat ini, yaitu bisa konversi nilai tagihan menjadi cicilan 3 bulan dengan bunga 0%. Asik banget toh?

Kalau ditanya, apakah berminat untuk mengajukan kartu kredit lagi? Hmm, mungkin iya, tapi pastinya dilihat dulu manfaatnya apa hehe. Kalau saya biasanya akan lihat, apakah kartu kredit tersebut bisa bermanfaat buat saya yang suka traveling, misalnya konversi belanjaan ke miles dari sebuah airline? Eh tapi tentunya, saya dan kamu berbeda ya ketika memilih kartu kredit apa yang dibutuhkan.

Nah, kalau sudah tau mau apply kartu kredit yang mana, berarti sekarang tinggal diajukan deh. Ini ada beberapa tips pengajuan kartu kredit dari saya.

Tips pengajuan kartu kredit

1 | Cek bank tempat kita menabung

Ini merupakan tempat pertama yang saya cek dulu, yaitu bank tempat saya biasa menabung. Kenapa? Karena kita sudah punya ‘sejarah’ dengan bank tersebut. Misalnya saya sudah menjadi nasabah aktif di bank tersebut selama bertahun-tahun, tentunya bisa menjadi nilai tambah buat saya. Biasanya sih yang dilihat mutasi atau transaksi 3 bulan terakhir ya.

2 | Cek bank yang menjadi payroll kita

Salah satu syarat dalam mengajukan kartu kredit bagi kita yang merupakan karyawan kantor adalah slip gaji 3 bulan terakhir. Pada umumnya gaji ditransfer ke rekening kita, ‘kan? Nah, dengan begini kita bisa dianggap aktif, karena setiap bulan ada pemasukan di rekening kita.

Lalu bagaimana kalau misalnya kita merupakan seorang wirausaha? Biasanya akan dilihat mutasi 3 bulan terakhir dari rekening kita, karena dari sini bisa terlihat juga perputaran keuangan kita seperti apa.

3 | Sudah karyawan tetap atau belum?

Bank tentunya akan lebih menganggap seseorang yang berstatus karyawan tetap sebagai nilai tambah. Karena bank melihat tingkatan risiko juga dari seseorang. Karyawan tetap memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan gaji setiap bulan. Kalau masih probation alias masih dalam masa percobaan, nanti ada kemungkinan kalau dia ga lanjut. Kalau misalnya ga lanjut dan jadi pengangguran, risiko gagal bayar untuk tagihannya akan meningkat.

4 | Pastikan dokumen semua sudah lengkap

Sebenarnya tips nomor 4 ini juga berlaku untuk banyak hal sih, ga hanya ketika mau mengajukan kartu kredit saja. Waktu mengajukan visa pun dokumen harus lengkap. Kalau ga lengkap nanti bisa aja kita mesti bolak-balik untuk melengkapi, eh tapi ada juga yang langsung ditolak kalau syarat dokumennya ga lengkap.

Nah, yang berabe ini kalau misalnya udah ditolak deh, biasanya kita mesti menunggu beberapa bulan lagi agar kita bisa apply.

Syarat dokumen untuk pengajuan kartu kredit sih biasanya standar ya, antara satu bank dengan bank yang lain, misalnya ada surat keterangan kerja dan slip gaji bagi yang karyawan, fotokopi dokumen-dokumen : KTP, KK, NPWP, mutasi rekening 3 bulan terakhir.

5 | Pastikan histori kredit kita bagus

Ini penting banget sih kalau kita mau pengurusan aplikasi kartu kredit kita lancar hehe. Soalnya kalau misalnya seseorang ada macet di pembayaran tagihan kartu kredit bank A, nanti pas dia apply kartu kredit di bank B, tentunya si bank B bisa mengeceknya di Bank Indonesia. Jadi informasi kredit kita tuh udah disentralkan di Bank Indonesia, makanya kita harus menjaga histori kredit kita dengan baik ya 😊

Apply kartu kredit mudah secara online

Biasanya sih saya tuh sebelum pengajuan kartu kredit, saya suka browsing dulu atau ya window shopping sih. Daripada ngambilin brosur dari satu bank ke bank yang lainnya, sekarang udah mudah banget untuk window shopping kartu kredit, karena sudah banyak informasi yang tersedia online, seperti contohnya di CekAja : https://www.cekaja.com/kartu-kredit/.

Ingat ya, kalau sudah punya kartu kredit, pakai kartu kredit dengan bijaksana, ya 😊

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here