Persiapan trip ke Cina

2
417
timo wp indonesian travel blogger persiapan trip ke cina - kadungcampur

Persiapan trip ke Cina – Setelah sekian lama punya rencana untuk buat blog post tentang persiapan trip ke Cina, akhirnya kesampaian juga sekarang hehe. Padahal tripnya udah kejadian di bulan April 2018 huehehe.

Trip ini sebenarnya merupakan trip ngikut temen, Lidya Ramadhania, yang ternyata lagi demen banget travelling. Doi udah pernah ke Jordan, Turki, dan sekitarnya sendirian, dia juga udah pernah Euro trip sama temen-temennya. Kebetulan saya entah kenapa, sudah lama banget kehilangan gairah untuk travelling. Makanya trip tahun lalu, termasuk trip ke Cina ini, either itu diajak teman, atau emang sengaja liburan rame-rame ga sendirian.

Trip ke Cina ini merupakan trip ke tiga saya berkunjung ke Cina. Di tahun 2017, saya pernah ke sana, karena ada sebuah acara, dan trip pertama saya ke Cina adalah di tahun 2012. Dari ketiga trip ke Cina ini, sama sekali saya belum pernah menginjakkan kaki ke Beijing dan Shanghai haha.

(Baca juga : Trip ke Guangzhou)

Diajakin teman ke Cina lagi!

‘Tiimmmmm, mau ikutan trip ke Cina, ga? Gw ada rencana bulan April ini ke sana, mau ngeliat yang kayak di Avatar itu, sama ada yang namanya Heaven’s Gate. Namanya tuh apa ya, Jiangjiajie, atau apa gitu!’

Itu kira-kira ajakan Lidya ke saya, guess what, satu tahun sebelum keberangkatan. Jadi ya sekitar bulan February – April 2017 kami sudah berencana pergi ke Cina.

Lalu setelah saya oke dengan ajakannya, timbul pertanyaan berikutnya, berapa lama di sana?

Jawabannya pun, entahlah, karena ya kami masih berencana, dan belum riset detail tentang trip ke Cina. Jadi kami pun kira-kira aja, mau berapa hari di sana. Seminggu rasanya kok sebentar banget, akhirnya di extend sampai 11 hari hehe.

timo wp indonesian travel blogger guilin china - kadungcampur
Dinginnya angin di Guilin, Cina

Dan sejak saat itu lah, kami mulai sedikit demi sedikit mengumpulkan informasi tentang liburan ke Cina ini. Sejujurnya, Lidya sih yang berjasa mengumpulkan informasinya hehehe.

Persiapan trip ke Cina

Persiapan trip ke Cina ini dibuat berdasarkan pengalaman saya dan Lidya ketika berlibur ke Cina. Ada beberapa hal yang perlu disiapin sebelum berangkat ke Cina :

  • Persiapan visa Cina, tapi sebelum ini, harus sudah siap dulu point ke-2 di bawah ini
  • Cari penginapan di Cina
  • Perlu naik kereta, mungkin lebih enak beli tiket kereta di Cina secara online
  • Masih perlu update di social media? Jangan lupa, siap-siap VPN

Persiapan visa Cina

Sebagai pemegang paspor Indonesia, saya harus punya visa ketika berkunjung ke Cina. Walaupun tahun sebelumnya, saya juga pernah ke Cina dan mengurus visa Cina, tapi tetap saja, masih ada rasa takut salah ketika mengisinya hehe.

Mengurus visa Cina ini kami lakukan setelah kami mengetahui kisaran itinerary, sudah punya flight tickets, dan juga akomodasi selama di Cina.

sampai di guangzhou china menuju apartemen - kadungcampur
Lidya sama owner apartemen yang kami tempati di Guangzhou, Cina

Persiapan dokumen visa Cina untuk orang WNI

  1. Paspor asli dengan masa berlaku minimal 6 bulan sebelum kedaluwarsa dan fotokopi halaman paspor yang berisi data diri. Kalau sudah pernah punya visa Cina sebelumnya, boleh juga disertakan kok. Nah, kalau visa Cina sebelumnya ada di passport lama, berarti kamu harus fotokopi halaman paspor lama yang berisi data diri, dan juga fotokopi halaman yang ada visa Cina lama.
  2. Mengisi formulir aplikasi Cina, yang bisa diakses di sini.
  3. Siapkan pas foto untuk visa sebanyak 2 (dua) buah dengan ukuran 48mm x 33mm dengan background putih (ukuran pas fotonya harus pas, ya!). Ketika di foto, muka harus tampak 70%, harus terlihat dahi dan kuping, tidak boleh terlihat gigi, tidak boleh berponi. Lebih enaknya memang langsung aja ke foto studio, mereka juga pastinya sudah tau ukuran pas foto yang pas, dan sebagainya.

Dulu sih saya karena butuh cepat, akhirnya foto di Adorama Plaza Indonesia. Di Jalan Sabang – dekat Sarinah – Jakarta, pun ada banyak tempat foto.

  • Rencana trip di Cina, mulai dari itinerary selama di Cina, tiket pesawat pulang-pergi yang sudah dikonfirmasi, dan bukti booking hotel yang sudah dikonfirmasi.
  • Jika masih di bawah 18 tahun, berarti harus ada keterangan tambahan, seperti fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi passport atau kartu identitas orang tua, dan juga surat ijin pergi dari orang tua.

Oh iya, untuk pengisian formulir aplikasi Cina sebenarnya ada dua cara, antara kita mengisinya secara online pada link yang saya berikan di atas, atau kamu print dulu formulirnya, dan diisi manual. Saya sih lebih suka mengisi secara online, jadi tinggal di print.

Lokasi tempat pengurusan Visa Cina

Setelah semua dokumen lengkap, kita tinggal datang aja ke tempat pengurusan visa Cina yang ada di :

The East
Unit 07-12, 8th Floor
Jl, DR Ide Anak Agung Gde Agung Blok E.3.2  Kav 1
South Jakarta 12950.

Jam buka di hari Senin – Jumat :

  • Submit dokumen visa Cina (Regular/Express) : 09:00 – 15:00
  • Pembayaran dan pengambilan visa Cina : 09:00 – 16:00

Nah, untuk lama pengurusan visa Cina itu sekitar 4 hari, dan untuk biaya visa Cina, bisa dicek di sini.

Menginap di hotel atau apartemen?

Memutuskan untuk menginap di mana ketika di Cina, sama aja ketika lagi travelling ke tempat lain sih, ya. Tergantung beberapa hal, salah satunya adalah lokasi. Apakah lokasi tempat penginapan kita strategis, atau tidak jauh dari tempat wisata yang ingin kita kunjungi?

Kalau waktu April 2019 lalu, ketika saya dan Lidya pergi ke Cina, tempat penginapan kami juga campur-campur sih, kadang di apartemen, kadang di penginapan sederhana.

Menginap di apartemen selama di Cina

Ada beberapa hal ketika Lidya dan saya memilih apartemen yang akan kita book, salah satunya adalah apakah lokasi si apartemennya berdekatan dengan stasiun kereta (subway). Ini penting banget, karena kita harus geret koper atau nenteng tas backpack dari stasiun ke apartemen, apalagi kalau sampai di kota tersebut pada malam hari. Ini sama ketika kami sampai di Chengdu pada malam hari dan tiba-tiba hujan aja gitu pas lagi jalan kaki. Untung udah ga gitu jauh sih apartemennya haha.

Oh iya, hal penting ke dua ketika mau booking apartemen di Cina adalah cek toiletnya. Ini adalah salah satu hal yang selalu dicek Lidya ketika lagi browsing apartemen huehe, apakah toiletnya duduk atau jongkok? Tentunya kalau kamu ga masalah dengan toilet jongkok, ya abaikan aja poin ini, ya hehe.

apartemen airbnb guangzhou china - kadungcampur
Apartemen yang di Guangzhou simpel tapi cakep, lokasinya juga oke nih 🙂

Hal penting selanjutnya ketika kami mau booking apartemen di Guangzhou atau di Chengdu adalah baca testimoni dari tamu-tamu sebelumnya. Kami waktu itu booking apartemen menggunakan Airbnb. Oh iya, kalau kamu mau booking apartemen menggunakan Airbnb, bisa menggunakan link referral Airbnb saya ketika daftar akun baru Airbnb, biar kamu juga bisa dapat kupon diskon senilai US$32 untuk booking pertamamu di Airbnb : Registrasi Airbnb. (Note: karena ini referral, berarti nanti saya bisa dapat kupon juga senilai ½ dari kuponmu, ya).

Menginap di penginapan sederhana selama di Cina

Rute perjalanan saya dan Lidya waktu trip ke Cina tahun 2014 lalu itu dari Guangzhou -> Guilin -> Yangshuo -> Zhangjiajie -> Chengdu. Nah, kalau di kota besar (Guangzhou dan Chengdu), kami memilih menginap di apartemen, untuk di beberapa kota yang lebih kecil, kami menginap di penginapan sederhana.

Saat kamu memilih sebuah penginapan, coba aja cek, apakah hotel/motel tersebut punya cabang di daerah lain. Keuntungannya adalah barang-barang bawaanmu bisa ditransfer dari cabang yang satu ke cabang yang lain. Contohnya waktu kami menginap di Zhangjiajie.

Kami memang berencana untuk mengunjungi dua tempat wisata waktu di Zhangjiajie, yaitu ke Tianmen Mountains dan Zhangjiajie National Forest Park. Kebetulan banget ada tempat penginapan yang bernama MINI Inn yang punya akomodasi di ke dua tempat tersebut. Jadi untuk yang pertama, kami menginap di Zhangjiajie MINI Inn, setelah itu kami menginap di National Forest Park (Yangjiajie) MINI Inn.

where to stay in zhangjiajie national forest park (yangjiajie) mini inn china - kadungcampur
Ini dia si National Forest Park (Yangjiajie) MINI Inn di Zhangjiajie

Jadi di hari saat kami check-out dari Zhangjiajie MINI Inn, kami memang ada acara untuk ke glass bridge yang terkenal itu. Daripada saat pulang dari situ, kami balik lagi ke hotel, jadi kami minta petugas hotel Mini INN untuk mengantarkan barang-barang kami yang ada di Zhangjiajie MINI Inn ke National Forest Park (Yangjiajie) MINI Inn. Jadi dengan begini ga terlalu buang waktu.

Saya suka banget sama Zhangjiajie MINI Inn, karena lokasinya yang cukup strategis, tinggal jalan kaki dari terminal bus, dan tinggal jalan kaki juga kalau mau ke cable car station kalau mau ke Tianmen Mountain. Kalau yang National Forest Park (Yangjiajie) MINI Inn juga enak tempatnya. Design nya kayak penginapan lama yang di film-film gitu, dan asri banget sekitarnya. Lokasinya juga dekat dengan gerbang dari Taman Hutan Nasional Zhangjiajie-nya.

Oh iya, kalau kamu mau booking kamar di MINI Inn, kamu bisa booking via Booking.com dan jangan lupa pas registrasi awal, pake kode referral di Booking.com saya. Nanti kamu bisa dapat US$15, dan saya pun demikian -> Registrasi Booking.com

Pindah kota menggunakan kereta

Pengalaman pertama saya menggunakan kereta di Cina, adalah waktu saya naik kereta ke Guilin dari Guangzhou di tahun 2012. Kereta yang saya naiki berjenis sleepers train, dan perjalanannya menempuh waktu sekitar 8 jam-an. Lama memang, dan takut kelewat juga stasiun hahaha.

Sekarang perkeretaapian di Cina sudah berubah banget. Saya sangat-sangat wow banget gitu ngeliat perkembangannya yang pesatttt. Sekarang Cina udah punya bullet train, bernama China Railway High-Speed (CRH)! Kirain cuma ada di Jepang ya, ternyata di Cina juga udah ada. Naik bullet train ini memang sangat memotong waktu tempuh kok, yang dari awalnya 8 jam, bisa jadi 5 jam. Selain itu, bullet train di Cina juga terbilang bersih dan nyaman kok.

persiapan trip ke cina beli tiket kereta china railway high speed bullet train indonesian travel blogger china - kadungcampur
Mejeng di depan bullet train alias China Railway High-Speed 🙂

Lalu, bagaimana kalau mau beli tiket kereta di Cina, ya?

Trus saya langsung keinget waktu di tahun 2012 saat mau beli tiket kereta on-the-spot alias langsung di stasiun kereta Guangzhou. Wah, udah bahasa di papan petunjuknya pake bahasa Cina semua, pas ngantri trus tiba-tiba loketnya tutup, dan ketika beli pun pake bahasa tubuh haha. Yang penting sebutin nama kota dan kasih tunjuk pake jari untuk jumlah tiketnya 😀

Ah, kalau sekarang bisa lebih mudah banget kalau mau beli tiket kereta di Cina, karena bisa secara online. Saya dan Lidya memutuskan beli tiket kereta di Cina melalui website China Highlights. Kok bisa mudah bagaimana memangnya? Karena kita udah ga perlu repot-repot dan bingung ketika membeli tiket kereta di Cina. Mereka yang akan membelikannya buat kita. Bahkan kita bisa book tiket keretanya jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, nanti saat sistem pembelian tiketnya sudah buka, mereka akan langsung beli.

pemandangan perjalanan guilin changsa dari bullet train csh china - kadungcampur
View dari dalam bullet train saat perjalanan Guilin ke Changsa

Di website China Highlights juga ada banyak tips cara membeli tiket kereta di Cina kok. Di situ juga dibilangin kalau sistem pembelian tiket secara online sudah buka sekitar 30 hari sebelum keberangkatan. Tapi kita bisa book, misalnya 2 bulan sebelumnya, jaga-jaga kalau kita kelupaan gitu, soalnya bisa aja tiket yang kita mau full. Tau kan ya, penduduk Cina itu banyak banget, dan mereka kalau ke luar kota juga suka naik kereta huehe. Apalagi kalau pas hari raya! Jangan mepet-mepet deh belinya.

Ya ampun, salah beli tiket!

Ada kejadian lucu, pas saya dan Lidya mau naik kereta dari Guangzhou ke Guilin. Stasiun kereta di Guangzhou termasuk stasiun kereta yang cukup besar, ya. Awalnya bingung mesti ke mana, bolak-balik, tanya sana-sini, untungnya bisa. Ini penting banget kita jangan mepet ke stasiun kereta, ya, jaga-jaga kita ‘tersesat’ di dalam stasiun haha, plus untuk check-in tuh mesti diperiksa segala tas nya melalui mesin x-ray, seperti kayak di bandara.  

stasiun kereta api guangzhou china - kadungcampur
Jangan mepet kalau mau naik kereta, siapa tau ‘tersesat’ di stasiun keretanya hehe. Apalagi ini stasiun kereta Guangzhou yang cukup gede

Akhirnya sudah sampai di depan kereta dan masuk mencari tempat duduk kami, trus pas sampe, kami berdua kebingungan, lho kok udah ada yang nempatin? Akhirnya dengan pede nya tanya (untung bisa bahasa Inggris):

‘Pak kayaknya salah tempat duduk, ya?’

Sambil saling liat tiket keretanya, trus bapaknya bilang :

‘Heyyyy, ini kan tanggalnya besok’

Saya dan Lidya pun saling liat-liatan dan minta maaf ke bapaknya, langsung ngibrit keluar kereta. Panik dong kami berdua, mana baru awal perjalanan di Cina, kalau sampe ga naik kereta ini, bisa buyar deh rencana ke belakangnya. Akhirnya kami langsung lari ketemu si bapak kondektur yang ada di luar kereta, dan ngomong dalam bahasa Inggris kalau kami salah beli tiket. Kemudian si bapak minta kita untuk masuk aja. Trus kami berdua pun bingung, tapi tetep aja masuk deh, wong kereta udah mau jalan haha.

Akhirnya setelah masuk ke salah satu gerbong, kami pun duduk di bangku yang masih kosong, dan menanti dengan was-was. Menanti kalau si petugasnya datang dan menciduk kami. Atau menanti kalau ada penumpang lain datang dan bilang kalau kami menempati kursinya. Menanti dengan was-was terjadi di setiap stasiun. Lama-lama lelah juga, ya, dan akhirnya saya tidur.

Endingnya, akhirnya kami sampe di Guilin dengan selamat dan tanpa ada gangguan. Untungya juga, di gerbong kami, masih banyak tempat duduk yang kosong haha!

Astagah!! Ga bisa update Instagram! Ga bisa googling!

Udah bukan rahasia lagi, kalau Instagram dan kawan-kawan yang satu grup (Facebook, WhatsApp), tidak bisa diakses selama di Cina. Google pun tak bisa. Lalu ku harus bagaimana? Kan perlu update terus setiap detik weka weka weka.

Yang kami lakukan saat persiapan trip ke Cina, ada dua cara :

1 – install VPN sebelum masuk ke Cina
2 – sewa wi-fi portable sebelum berangkat ke Cina

Untuk VPN yang saya install waktu itu adalah si Turbo VPN, bisa dicari sendiri di Play Store. It’s free, tapi memang terkadang suka putus aja. Ini biasanya saya pake ketika ada Wi-Fi, seperti di hotel atau apartemen.

tianmen mountain timo wp indonesian travel blogger zhangjiajie china - kadungcampur
Jangan sampe salah pilih Wi-Fi pocket hotspot nya, nanti ga bisa update status di tempat tinggi seperti ini hehe ~ @ Tianmen Mountain

Untuk yang sewa Wi-Fi portable, ini memang harus memilih yang tepat deh, biar ga salah, dan malahan ga bisa dipake selama di Cina. Pilih Wi-Fi portable yang sudah include VPN, ya. Kebetulan banget, sebelum berangkat ke Cina, Lidya dateng ke sebuah travel fair, dan di situ ada banyak provider yang menyediakan rental pocket Wi-Fi Hostpot. Setelah LIdya tanya-tanya, akhirnya diputusin sewa pocket Wi-Fi dari pinjamWiFi. Alasannya simpel, karena sudah include VPN, tapi memang untuk pemakaian harian ada batas pemakaian wajar (FUP) sampai 500Mb. Kalau lewat, kalau ga salah, kecepatannya akan turun sih, ya.

Pakai pocket Wi-Fi hotspot dari pinjamWiFi di Cina memang enak sih ya, apalagi buat ramean. Waktu dulu, pernah nyoba di puncak bukit pun masih bisa, sinyalnya juga oke kok selama di sana. Jadi bagi saya, recommended sih. Biaya hariannya juga ga terlalu mahal, bisa langsung dicek di website pinjamWiFi. Oh, kalau pakai pocket Wi-Fi hotspot, jangan lupa bawa power bank juga, ya ?

persiapan trip ke cina pinjamwifi pocket wifi hotspot china - kadungcampur
Wi-Fi pocket hotspot ini merupakan salah satu yang penting saat persiapan trip ke Cina

Next, mungkin ke Beijing dan Shanghai?

Hahaha, beneran deh, saya belum pernah ke dua kota besar di Cina ini. Padahal udah tiga kali ke Cina. Mudah-mudahan next trip ke Cina, bisa menginjakkan kaki di Beijing dan Shanghai, sekaligus mampir ke Great Wall of China deh.

Nah, kira-kira kalau persiapan trip ke Cina versimu gimana? Apakah ada tambahan?

good bye zhangjiajie china - kadungcampur
Hmm, jalan dari sini ke Beijing, nyampenya berapa lama, ya? 😀

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here