Memahami sejarah melalui sebuah Drama Musikal Khatulistiwa

21
452
media gathering drama musikal khatulistiwa featured-image

Memahami sejarah melalui sebuah Drama Musikal Khatulistiwa – Hayo, siapa dulu yang bosen waktu belajar sejarah? Bacanya buku yang tebal kemudian harus diafalin taunnya banyak banget, ya. Lama-lama mungkin aja bisa merasa bosen, ya. Mungkin aja kita bisa hafal semua taunnya, tapi ya mungkin hanya hafal tapi ga terlalu didalamin, ya.

adegan-sultan-hasanuddin-2-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Memahami sejarah bisa dengan berbagai cara, salah satunya melalui pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa

Sekarang sih, untuk belajar dan memahami sejarah sudah banyak medianya, ya. Hal lain yang biasanya dilakukan untuk mempelajari sejarah misalnya dengan mengunjungi museum-museum untuk menambah informasi atau agar bisa lebih memahami. Trus yang sudah mulai tenar adalah belajar sejarah sambil berjalan-jalan atau istilah kerennya Walking Tour. Di sini kamu bisa mengunjungi beberapa spot — biasanya spot populer dan sejarah. Tapi sekarang, akan ada media lain yang bisa dibilang lebih menarik, karena melibatkan musik, tari, dan seni peran, yakni dengan menonton pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa.

Di balik dibuatnya sebuah Drama Musikal Khatulistiwa

Ide untuk membuat pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa berasal dari seorang Ibu Tiara Josodirdjo, yang memang seorang event conceptor. Beliau ingin sekali menjaga kecintaan bangsa Indonesia terhadap sejarahnya sendiri, karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat.

kata-sambutan-tiara-josodirdjo-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Tiara Josodirdjo memaparkan visi dari pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa

Ini penampilan dari Gabriel Harvianto yang menyanyikan lagu Tanah Airku pada saat media gathering Drama Musikal Khatulistiwa tanggal 4 Oktober 2016, yang berlangsung di Cafe Lamoda, Plaza Indonesia (Jakarta). Lagu Tanah Airku memang cocok untuk menggambarkan kecintaan kita terhadap tanah air Indonesia ini.

Kita bisa melihat bahwa sejarah suatu bangsa itu penting, untuk membentuk karakter dan masa depan bangsa tersebut. Makanya, Bu Tiara berinisiatif untuk membuat sebuah pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa yang bisa mengemas peristiwa dan perjuangan sejarah bangsa ini dalam bentuk yang lebih menarik dan kekinian. Pertunjukan drama musikal ini dibuat untuk mengingatkan akan sejarah perjuangan para pahlawan kita terhadap penjajah. Selain itu, pertunjukan ini memiliki tujuan penting lainnya, yakni ingin mengingatkan kalau setiap orang itu bisa jadi pahlawan, misalnya orang tua atau guru kamu atau bahkan kamu sendiri.

Bu Tiara mengatakan kalau beliau memang sudah memikirkan hal ini dari 9 tahun lalu, namun baru bisa terealisasi tahun ini dengan adanya support dari Bank CIMB Niaga.

Menuju November 2016

Membedah sejarah dan naskah

Pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa akan dilangsungkan pada tanggal 19 – 20 November 2016, sekaligus untuk memaknai hari pahlawan, yang jatuh pada bulan yang sama.

Ternyata persiapan untuk memuwujudkan ini sudah berlangsung dari sekitar bulan Maret 2016. Persiapan dimulai dengan membedah naskah bersamaan dengan tim ahli sejarah, termasuk sejarawan Indonesia – Pak Asep Kambali. Mereka juga harus memilih pahlawan mana saja yang akan diangkat. Selain itu, mereka ingin menunjukan hal-hal yang mungkin kita belum ketahui dalam sejarah, seperti anak Cut Nyak Dhien, yang bernama Cut Gambang, yang meneruskan perjuangan orang tuanya itu dalam peperangan, dan masih banyak lagi.

sesi-tanya-jawab-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Sebagian kecil tim Drama Musikal Khatulistiwa (ki-ka): Rio Dewanto – Adjie N.A – Asep Kambali – Tiara Josodirdjo – Tigor Siahaan – Melvi Tampubolon

Pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa ini mengambil kisah dari era perdaganan VOC hingga meraih kemerdekaan Indonesia.

Talent yang mengisi drama musikal ini

Tau ga, ada berapa talent yang akan mengisi pertunjukan drama musikal ini? Ada 100 orang talent, di mana 20 di antaranya adalah anak-anak. Para talent berasal dari berbagai suku, bahkan bangsa.

Mereka latihan dari sekitar bulan Juli 2016, para talent berlatih setiap Selasa – Kamis mulai jam 5 sore hingga 11 malam. Ada banyak hal yang harus mereka latih, mulai dari koreografi, mempelajari lagu, teknik vokal, dan tentunya seni peran.

team-musik-ifa-fachir-gabriel-harvianto-nita-lesmana-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Tim musik dari Drama Musikal Khatulistiwa: Ifa Fachir – Gabriel Harvianto (pegang mic) – Nita Lesmana

Bayangkan bagaimana caranya mengurus 100 orang untuk sebuah pertunjukan. Misalnya aja dalam latihan teknik vokal, tiap orang memiliki latar belakang menyanyi yang berbeda. Kemudian, karena ada talent anak-anak, maka bisa aja ada yang sedang mengalami aki balig, jadi program latihannya bisa beda. Latihan lainnya, misalnya bagaimana menyanyikan sebuah dialog, karena ternyata itu lebih sulit daripada hanya menghafalkan dialognya.

kelly-tandiono-1-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Kak Kelly Tandiono ini juga salah satu casts dari Drama Musikal Khatulistiwa

Berbicara mengenai seni peran, ternyata bisa aja lho satu orang memerankan mulai dari 2 – 4 peran. Bahkan Rio Dewanto, mengatakan kalau dia memerankan dua peran, yaitu Sisingamangaraja dan Ki Hajar Dewantara.

rio-dewanto-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Mas Rio Dewanto yang cakep ini juga akan menjadi salah satu pemerannya

Nih kamu bisa liat di bawah ini, video persiapan Drama Musikal Khatulistiwa:

Kompetisi #AksiDariHati

Untuk mendukung pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa ini, CIMB Niaga bersama Sun Life Financial mengadakan kompetisi #AksiDariHati yang berlangsung dari tanggal 4 Oktober – 8 November 2016.

Sejalan dengan tujuan dibuatnya pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa, kompetisi ini dibuat untuk menunjukan arti kepahlawanan dalam keseharian kita, dimulai dari diri kamu sendiri. Kamu bisa menceritakan hal-hal apa yang sudah kamu lakukan untuk diri sendiri, keluarga, sabahat, pasangan, sampai lingkungan sekitar, yang membuatmu layak disebut PAHLAWAN.

aksi-dari-hati-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Kita sendiri bisa menjadi pahlawan

Pastinya karena ini adalah kompetisi, maka ada hadiahnya dong, ya. Hadiahnya berupa kamera Action Cam dan tiket Musikal Khatulistiwa, serta hadiah hiburan senilai jutaan Rupiah, sudah menanti kamu.

Untuk keterangan lebih lanjut mengenai kompetisi #aksidarihati , kamu bisa klik di sini.

Kira-kira bentuk videonya seperti ini deh:

(maaf banget, pake perlengkapan seadanya, dan ternyata suara saya hampir kalah ama suara background-nya yang berisik ya, semoga ga ganggu deh huehe)

Sudah siap menonton pertunjukannya?

Harga tiketnya dimulai dari Rp. 150.000,-, tergantung area tempat dudukmu.

Yang perlu kamu ingat, informasi mengenai pertunjukan Drama Musikal Khatulistiwa ini aja:

Tanggal                 : 19 – 20 November 2016
Tempat                 : Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Harga tiket          :

  • PLATINUM IDR 875.000,-
  • GOLD IDR 650.000,-
  • SILVER IDR 375.000,-
  • BRONZE IDR 150.000,-
teater-jakarta-taman-ismail-marzuki-jakarta-drama-musikal-khatulistiwa
Komposisi tempat duduk untuk Drama Musikal Khatulistiwa di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki

Kalau untuk tiket Drama Musikal Khatulistiwa bisa dibeli di sini (KiosTIX).

Ajak temen-temen kamu juga ya untuk menonton pertunjukan ini! 🙂

Nah, kalau kamu penasaran, seperti apa sih adegan dari Drama Musikal Khatulistiwa itu, kamu bisa menonton di bawah ini. Ini adalah salah satu adegan ‘Sultan Hasanuddin’.

Musikal Khatulistiwa    

Website               : http://www.musikalkhatulistiwa.com/
Facebook            : https://www.facebook.com/MusikalKhatulistiwa/
Twitter                : https://twitter.com/m_khatulistiwa
Instagram          : https://www.instagram.com/musikalkhatulistiwa/
Youtube              : https://www.youtube.com/channel/UCNaWARy50Z1gPigutTMu62g

Kalau kamu suka blog post ‘Memahami sejarah melalui sebuah Drama Musikal Khatulistiwa’, jangan lupa dibagikan di media sosial kamu, ya, supaya temenmu tau informasi mengenai Drama Musikal Khatulistiwa ini juga 🙂

team-media-gathering-drama-musikal-khatulistiwa
Sebagian tim dari Drama Musikal Khatulistiwa, beserta Pak Tigor Siahaan yang mewakili Bank CIMB Niaga

21 KOMENTAR

    • Mendingan mirip Rio atau Joe Taslim *malah dibahas* 😀

      Bener banget, nonton ini jadi jatuh cinta dengan pertunjukannya, apalagi musik2nya itu!

  1. Kalau saya malah suka banget pelajaran sejarah, jadinya pas nonton acara Drama Musikal kemarin berasa lagi flashback jaman membaca riwayat para pahlawan bercampur dengan imajinasi masa kecil, hehehe…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here