Memikat wisatawan ke Jogja …

1
214
Jogja Trip - Candi Prambanan
Candi Prambanan

Mendengar kata D. I. Yogyakarta (selanjutnya disebut Jogja), mungkin yang akan ada timbul di benak orang adalah kalau Jogja merupakan kota pelajar. Memang hal itu masih benar, karena dengan adanya Universitas Gajah Mada (UGM), sebagai salah satu universitas negeri terbaik di Indonesia, Jogja masih merupakan tempat tujuan para mahasiswa untuk menempuh masa studinya di UGM. Tapi banyak orang juga sudah menyadari kalau sebenarnya Jogja dan sekitarnya punya banyak hal yang bisa menjadi alasan untuk dikunjungi.

Jogja merupakan salah satu tujuan wisata favorit baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Banyak hal yang bisa dilihat dari mengunjungi Yogyakarta dan sekitarnya, mulai dari wisata budaya, sejarah, dan alam. Dalam hal lokasi, wisatawan sudah bisa mulai mengeksplorasi kota Jogja mulai dari Keraton Jogja, Taman Sari, Benteng Vredeburg, dan tentunya Candi Prambanan. Selain candi Prambanan; Jogja juga dekat dengan salah satu candi terkenal lainnya di kota Magelang, yaitu candi Borobudur, yang merupakan salah satu objek wisata yang paling sering dikunjungi. Dengan adanya candi Borobudur yang berlokasi di dekat kota Jogja, memberikan keuntungan untuk kota Jogja yang sering dijadikan sebagai tempat kedatangan dan juga tempat menginap para turis yang ingin mengunjungi Candi Borobudur, apalagi bandara Adi Sucipto juga sudah merupakan ‘pintu masuk’ dari penerbangan yang berasal dari luar negeri.

Jogja Trip - Benteng Vredeburg
Benteng Vredeburg

Berdasarkan data statistik pariwisata, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada bulan September 2012 mengalami kenaikan sekitar 6.9% jika dibandingkan bulan sebelumnya, walaupun kunjungan wisman di airport Adi Sucipto, menurun sebanyak 10% dibandingkan bulan sebelumnya. Sedangkan untuk data wisatawan nusantara (wisnus) pada semester pertama, jumlah perjalanan wisnus meningkat 3.5% dibandingkan semester sebelumnya menjadi 236,752 juta perjalanan. Ibu Mari Elka juga menargetkan total pengeluaran wisnus pada akhir tahun 2012 akan menjadi USD 18 miliar. Nilai ini 2 kali lebih tinggi jika dibandingkan USD 9 miliar yang merupakan perkiraan pengeluaran wisman hingga akhir tahun 2012.

 

Lalu bagaimana caranya agar Jogja dan daerah sekitarnya bisa menarik lebih banyak wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri?

Jogja Trip - Jalan Malioboro - Bank Indonesia
Bank Indonesia di Jogja

Sebenarnya sudah banyak yang diperbuat untuk mempromosikan pariwisata di Jogja dan sekitarnya, termasuk yang baru saja dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di mana mengundang beberapa International Travel Blogger untuk mengunjungi beberapa destinasi di Indonesia, termasuk salah satunya Jogja dan Candi Borobudur, dan membantu mempromosikannya kepada pembaca setia blog dan follower mereka. Selanjutnya, untuk mengejar target kunjungan wisman akhir tahun, Kemenparekraf juga sudah menggelar ‘Year-end Festive Season 2012’ di mana salah satu programnya, bekerja sama dengan Garuda Indonesia dan Garuda Orient Holidays (GOH) Australia menggelar GOH (Garuda Orient Holiday) Beyond Bali. Salah satu tujuan wisata dalam promo itu adalah Jogja dan Candi Borobudur. Candi Borobudur juga sudah termasuk dalam daftar Kemenparekraf di Destination Management Organization (DMO) untuk tahun 2012. DMO merupakan pengelolaan destinasi pariwisata mulai dari perencanaan, koordinasi, implementasi dan pengendalian organisasi pariwisata yang sudah dimulai dari tahun 2012 hingga 2014.

Untuk mendukung kegiatan promosi yang diadakan oleh Kemenparekraf, Jogja juga bisa melakukan promosi secara mandiri yang bersifat komplementer, dimulai dari yang sifatnya mudah dan bisa menjangkau banyak orang dalam waktu singkat, yaitu melalui internet.

 

Jogja Trip - Taman Sari
Taman Sari

Mengikuti jejak Kemenparekraf yang mengundang International Travel Blogger ke Indonesia, mengapa tidak melakukan hal yang sama sekali lagi, tapi sekarang mengundang travel blogger dari lingkup nasional, dan juga orang yang berpengaruh di social media. Peserta yang dipilih bisa dari beberapa atau setiap propinsi dengan kriteria tertentu, di mana nantinya para peserta akan diajak untuk mengenal Jogja dan sekitarnya lebih dekat lagi dan ke tempat-tempat yang belum terlalu populer; mulai dari wisata alam, budaya, hingga kuliner. Selama kunjungan ke Jogja, para peserta dihimbau untuk melakukan reportase singkat di social media melalui live tweet ke follower mereka, di mana diharapkan para follower mereka akan me-RT tweet tersebut. Setelah mereka selesai dengan kunjungan tersebut, mereka diwajibkan untuk membuat artikel tentang kunjungan tersebut dan di-publishdi blog mereka. Nantinya, artikel-artikel tersebut akan dipilih untuk kemudian dijadikan satu di website pariwisata resmi D.I. Yogyakarta dan sekitarnya.

Jogja Trip - Jalan Malioboro
Jalan Malioboro

Eksistensi Jogja dan daerah sekitarnya di internet sebenarnya sudah banyak, termasuk website resmi dari Dinas Pariwisata Provinsi DIY sendiri di Visiting Jogja. Websitenya sudah cukup lengkap yang mencakup informasi penginapan dan tempat wisata di Jogja dan sekitarnya. Mungkin tinggal cukup mencontoh yang dilakukan dinas pariwisata Hong Kong pada website mereka di Discover Hong Kong. Di website tersebut terdapat fitur ‘My Hong Kong Guide’. Di sini pengunjung website dapat melihat daftar atraksi dan kunjungan wisata yang ada di Hong Kong, kemudian memilih tempat yang ingin dikunjungi dengan menambahkannya ke daftar kunjungan wisata. Setelah selesai memilih, hasil akhir yang didapat adalah personalized guide berupa peta (beserta lokasi tempat wisata yang akan dikunjungi), cara menuju ke tempat wisata tersebut beserta informasi tempat tersebut, dan juga informasi penting lainnya untuk menunjang kunjungan wisatawan tersebut. 

Membuat batik

Setelah meningkatkan promosi di internet, langkah yang kemudian bisa dilakukan adalah dengan mengadakan roadshow ke beberapa tempat yang bepotensi. Pada roadshow tersebut bisa diadakan pameran-pameran yang menonjolkan kota Jogja dan sekitarnya, misalnya dengan mengadakan pameran foto yang dapat menonjolkan keindahan tempat-tempat wisata di Jogja, pameran batik, dan pameran kuliner. Pada roadshow ini, dapat ‘dibawa’ para penyedia jasa tur dari Jogja, sehingga pengunjung pameran bisa langsung berinteraksi dengan penyedia jasa tur tersebut. Selain itu juga, pihak penyelenggara bisa mengadakan talkshow dengan mengundang bintang tamu yang gemar berpetualang dan memiliki penggemar yang banyak. Dengan ini, dia bisa membantu mempromosikan Jogja dan menginspirasi orang-orang atau penggemarnya yang menghadiri talkshow tersebut.

Jogja Trip - Jalan Malioboro - After the rain
Delman dan Becak

Tahun ini, Indonesia sudah banyak mengadakan festival-festival di beberapa daerah, termasuk salah satunya yang terkenal adalah Festival Teluk Jailolo di Maluku. Festival ini merupakan festival budaya dan seni. Festival ini mampu menarik banyak orang untuk datang ke Maluku dan melihat secara langsung acara festival tersebut. Tidak hanya wisnus saja yang datang, tapi juga wisman. Selain Festival Teluk Jailolo, ada juga Solo yang sudah mengadakan Solo Batik Carnival. Tahun 2012 merupakan tahun yang ke lima bagi kota Solo dalam menyelenggarakan Batik Carnival itu. Banyak orang yang khusus datang untuk melihat Solo Batik Carnival ini, karena memang ini sangat unik, di mana peserta karnaval akan melakukan catwalk di salah satu jalanan di kota Solo. Jogja juga bisa menambah jenis festival yang akan diadakan, setelah sebelumnya sudah menyelenggarakan festival seni bernama Jogja International Performing Arts Festival (JIPA) pada September akhir lalu. Penambahan festival dengan tema yang berbeda memungkinkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke kota Jogja atau sekitarnya.

Memajukan pariwisata di Jogja merupakan kegiatan yang dapat dilakukan oleh segala pihak, mulai dari pihak pemerintah, masyarakat, penyedia jasa, dan sebagainya. Sekiranya artikel ini bisa menjadi masukan kecil dalam membantu strategi pemasaran & promosi pariwisata untuk tahun 2013/2014, khususnya di D.I Yogyakarta dan sekitarnya.

Jogja Trip - Candi Borobudur
Candi Borobudur

1 KOMENTAR

  1. Salam kenal Mas Timothy. Saya Anjas, partisipan lomba karya tulis strategi pemasaran dan promosi wisata Jogja juga. Menarik sekali manakala Dinas Pariwisata Jogja bisa mengundang para blogger nasional untuk mengulas habis pariwisata Jogja.Tulisan personal akan lebih memancing karena nggak terkesan iklan banget. Orang lebih percaya pada rekomendasi orang lain yang pernah ke Jogja tentunya dengan kenangan yang indah. Monggo mampir juga di blog saya
    anjas-prasetiyo.blogspot.com.
    Bisa kasih komen ke tulisan saya "Jadikan Jogja Sebagai Destinasi Wisata Anak Muda" juga loh..he..he. Matur nuwun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here