Advertisements

Belajar sejarah sambil jalan – jalan di Jakarta walking tour rute Menteng

Author: | Posted in Wisata 8 Comments

Belajar sejarah sambil jalan – jalan di Jakarta walking tour rute Menteng – Jakarta walking tour merupakan salah satu kegiatan di mana kita mengunjungi berbagai tempat sejarah, museum, tempat populer, taman, dan lain sebagainya, yang terletak di suatu area sambil berjalan kaki atau mungkin naik kendaraan umum. Di kegiatan ini, kita akan ditemani guide profesional, yang juga akan menceritakan sejarah di tempat – tempat yang dikunjungi. Salah satu penyedia jasa Jakarta walking tour itu adalah Jakarta Good Guide, yang sudah memiliki beberapa pilihan rute, seperti Kota Tua, China Town, Menteng, Cikini, dan Pasar Baru. Saya sudah mencoba Jakarta walking tour rute Menteng, untuk yang pertama.

taman-surapati-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Taman Surapati menjadi salah satu spot di Jakarta walking tour rute Menteng

Alasan memilih walking tour?

Dulu waktu saya berkunjung ke Sydney, saya pernah ikutan Sydney walking tour, dan ikutan walking tour itu merupakan salah satu cara untuk mengenal kota itu.

Ketika kita berjalan kaki, biasanya kita bisa melihat hal – hal yang terlewatkan ketika kita naik kendaraan sendiri atau pun kendaraan umum. Bener ga? Saya aja ga pernah lho sebelumnya foto – foto patung pangeran Diponegoro yg terletak di depan taman surapati itu hehe.

patung-pangeran-diponegoro-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Sering lewat, tapi jarang berhenti untuk foto taman beserta dengan patung Diponegoro di depan Taman Surapati, Menteng (Jakarta – Indonesia)

Kenapa sih, saya mau ikutan Jakarta walking tour rute Menteng?

Saya tuh emang suka banget ngeliatin rumah – rumah gede nan mewah, apalagi dengan design arsitektur jaman dulu (jaman Belanda). Siapa tau setelah ngeliatin rumah – rumah di kawasan Menteng, besoknya bisa langsung kebeli itu rumah. Amin!

rumah-mewah-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Salah satu rumah mewah nan megah di area Menteng (Jakarta – Indonesia)

Eh iya, pada saat Jakata walking tour rute Menteng ini, kita juga ngelewatin beberapa rumah figur terkenal lho, seperti contohnya ini. Hmm … rumah siapa ya?!

rumah-soeharto-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Hayo ini rumahnya siapa? Masih di area Menteng kok 😉 (Jakarta – Indonesia)

Nah kalau yang di bawah ini merupakan rumah Gubernur DKI lho! Coba tebak lokasinya di mana?! Ini bentukannya kalau mau tau 🙂

rumah-gubernur-dki-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Rumah Gubernur DKI di area Menteng (Jakarta – Indonesia)

Alasan kenapa saya memilih rute Menteng untuk yang pertama adalah karena saya tau daerah Menteng masih ‘hijau’ alias banyak pohon – pohon rindang, jadi pasti ga terlalu panas pas jalan. Haha! 😀

Apa saja nih yang dilewatin di rute Menteng ini?

Ada beberapa spot yang kami singgahi atau lewati pada saat Jakarta walking tour rute Menteng. Misalnya Taman Surapati, Gereja Paulus (gereja ayam), Museum Naskah Perjuangan, SD-nya Obama, kawasan Cendana, Museum Jenderal Nasution, Galeri Kunstring, dan Masjid Cut Mutia.

Taman Surapati

Ini dulu sebenarnya tanah berbukit lho, tapi kenapa bisa jadi rata seperti sekarang ini. Ternyata tanah dari Taman Surapati ini dikeruk untuk ditambahkan ke area jalan Besuki. Di sini juga bisa dilihat banyak hasil seni yang dibuat oleh artis dari negara – negara pendiri ASEAN. Misalnya seperti Filipina dengan patung Rebirth-nya, Indonesia dengan patung …, dan Thailand dengan patung fraternity-nya.

taman-surapati-art-asean-fraternity-thailand-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Hasil karya seni di Taman Surapati ini bernama ‘Fraternity’ yang dibuat oleh salah satu seniman dari Thailand (Jakarta – Indonesia)

Gereja Paulus

Gereja Paulus tuh merupakan salah satu gereja ayam, alias ada ayam di atas gedungnya. Kenapa coba ada ayam? Kalau di film – film barat sih, kita sering liat ya, ada ayam di atas petunjuk pergerakan angin, iya ga? Haha … Eh tapi sebenarnya si ayam itu gunanya untuk apa, ya? Kenapa ‘nongkrong’ di atas gereja?

gereja-paulus-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Gereja Paulus di Menteng. Duh kok ayamnya malah ga keliatan sih hehe (Jakarta – Indonesia)

Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Rumah ini sebenarnya malah merupakan rumah orang Jepang, Laksmana Maeda (rumahnya masih asli lho!!!). Walaupun si Maeda orang Jepang, tapi gitu – gitu beliau sangat simpatik dengan orang Indonesia.

Di rumah ini, kita bisa melihat bagaimana proses naskah Proklamasi kita dibuat, seperti siapa yang menyusun, siapa yang mengetik, di mana naskah Proklamasi kita ini ditanda tangani.

museum-perumusan-naskah-proklamasi-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Menteng (Jakarta – Indonesia)

Di dalam museum ini juga terdapat replika dari naskah Proklamasi kita. Di sini bisa terlihat tulisan tangan dan coretan – coretan ketika merumuskan naskah ini.

naskah-proklamasi-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Naskah Proklamasi kita dapat dilihat di Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Menteng (Jakarta – Indonesia)

SD 01 Menteng

Di SD 01 Menteng, kita bisa ngeliat patung si kecil Barry – panggilan Obama, sebagai pengingat bahwa dulu Barack Obama pernah sekolah di SD 01 Menteng. Patung ini sebenarnya dulu sih bukan letaknya di sini ya, tapi akhirnya dipindahkan ke sini karena suatu hal. Dan ternyata, si oom Farid yang menjadi guide pada Jakarta walking tour rute Menteng ini, pernah bertugas meliput acara di sekolah Obama ini di tahun 2009. Ngapain coba?! Tanya aja ke orangnya langsung hehehe – kalau pas dapat guide-nya Farid ya 😀

sdn-01-barack-obama-barry-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Patung Barry di SD 01 Menteng (Jakarta – Indonesia)

Museum Jenderal Nasution

Masih inget ga kisah G 30 S PKI itu? Saya masih inget sedikit – sedikit dari film G 30 S PKI yang dulu sering diputar di TVRI pas saya masih kecil (duh! Ketauan umurnya ga ya?!). Di museum ini, yang merupakan rumah asli dari Jenderal Nasution, menjadi saksi usaha penculikan Nasution oleh pasukan Tjakrabirawa. Nasution tidak berhasil ditangkap memang, tapi tentunya kita masih inget mengenai tragedi yang terjadi pada saat itu, di mana Ade Irma, anak dari Jenderal Nasution, yang tewas tertembak ketika pasukan Tjakrabirawa masuk ke rumahnya untuk berusaha menangkap Nasution?

jenderal-nasution-meloloskan-diri-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Penggambaran ketika Jenderal Nasution berusaha meloloskan diri dari pasukan Tjakrabirawa dengan melompat pagar di Museum Jenderal Nasution (Jakarta – Indonesia)

Terus pertanyaannya, kalau Jenderal Nasution berhasil lolos, siapa dong yang ditangkap pasukan Tjakrabirawa? 😮

Galeri seni Kunstkring

Tau ga, kalau gedung ini dulu pernah menjadi kantor imigrasi untuk Jakarta Pusat sebelum akhirnya dirubah menjadi sebuah club yang terkenal pada waktu itu. Akhirnya kepemilikan dari gedung ini berganti ke grup Tugu yang memberikan ciri khas peranakan.

galeri-seni-kunstkring-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Galeri Seni Kunstkring di Menteng (Jakarta – Indonesia)

Di galeri seni Kunstkring ini, selain terdapat galeri seni (ya iyalahhh), ternyata terdapat sebuah restoran dengan nama Tugu Kunstkring Paleis, yang kalau dilihat dari penataannya sangatlah wah. Mirip banget ya, pas nonton film – film dengan settingan baheula. Di sini juga terdapat souvenir shop, tentunya dengan kualitas dan produk – produk hasil kurasi yang oke deh!

tugu-kunstkring-paleis-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Cantik bener kan ya penataan dari restoran Tugu Kunstkring Paleis ini (Jakarta – Indonesia)

Masjid Cut Meutia

Ini merupakan spot terakhir di Jakarta walking tour rute Menteng. Walaupun ini merupakan masjid, coba deh perhatiin bentuknya. Kok berbeda dengan masjid pada umumnya ya?!

masjid-cut-meutia-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Masjid Cut Meutia merupakan spot terakhir di Jakarta walking tour rute Menteng

Taman Surapati

Kok balik lagi sih? Ya iya sih, kita balik lagi ke titik awal, buat ngulangin lagi walking tour-nya sambil ada test! Siap ga, kalo ditanya hehe. Ga lah, sebenarnya ya terserah juga kamu mau balik ke sini lagi atau mau langsung pulang ke stasiun kereta terdekat hehe.

Berapa lama waktu walking tour?

Kira – kira sekitar 3 jam kurang. Sebenarnya bisa lebih cepat sih ya, tapi kami melakukan perhentian di sebuah coffee shop di Galeri Kunstring. Biasalah ya, ngupi – ngupi cantik dulu, padahal tinggal 1 spot lagi, yaitu Masjid Cut Mutia haha.

coffee-shop-galeri-seni-kunstkring-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Ngopi cantik dulu di coffee shop Galeri Seni Kunstkring (Jakarta – Indonesia)

Siapa sih guide-nya?

Guide dari Jakarta Good Guide ada beberapa, salah satunya si oom Farid ini. Well, ga usah ditanya deh ya, bagaimana penampilan Farid selama menjadi guide di Jakarta walking tour rute Menteng ini. Dia sangat resourceful, namun tetap santai dalam bertutur, jadi tur-nya tidak terkesan terlalu serius.

farid-tour-guide-jakarta-walking-tour-rute-menteng

Capaaa yang ga mau dipandu ama kakaak Farid cobaaaa?!

Biayanya berapa nih?

Well, should I add, kalau ini sebenarnya juga disebut sebagai Jakarta free walking tour. Yep, ini gratis kok tur-nya, tapi tentunya kami bisa memberikan tip yang layak ke para guide-nya. Kisarannya berapa? Sekali lagi ini balik lagi ke kamu deh. It’s a pay as you wish! 😉

Nah untuk lebih lanjutnya, kamu bisa kok melirik website Jakarta Good Guide di sini.

Jangan lupa, ikuti akun media sosial mereka ya:

Facebook            : https://www.facebook.com/jktgoodguide
Twitter                 : https://twitter.com/JKTgoodguide
Instagram            : https://www.instagram.com/jktgoodguide/

Advertisements
Comments
  1. Posted by Nasirullah Sitam
    • Posted by Timothy W Pawiro
      • Posted by Nasirullah Sitam
        • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by DollyPR
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Riana Dewie
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment