Di balik layar pentas Drama Musikal Khatulistiwa

18
270
behind drama musikal khatulistiwa

Pentas Drama Musikal Khatulistiwa akan ditampilkan sebentar lagi, sekitar kurang dari 1 bulan lagi, tepatnya tanggal 19 – 20 November 2016. Tentunya, latihan pun digenjot, karena pertunjukan drama Musikal Khatulistiwa ini  menampilkan variasi yang kompleks dari berbagai jenis seni, mulai dari seni peran, tari, dan menyanyi. Nah, kebetulan saya dan beberapa blogger lainnya berkesempatan untuk melihat secara langsung, bagaimana mereka latihan dan bagaimana mereka melakukan percobaan pentas, mungkin bisa disebut sebagai gladi kotor kali, ya, di Gedung Nyi Ageng Serang, di daerah Kuningan – Jakarta. Pada waktu itu juga ada beberapa kali workshop mengenai sejarah, tentang apa itu drama musikal, tariannya, serta kostum.

behind-drama-musikal-khatulistiwa-komposer-ifa-fachir
Kang Epy Kusnandar (kiri) lagi bersiap-siap di pinggir

Kenapa sih Drama Musikal Khatulistiwa memilih konten sejarah?

Sejarah itu penting, dan sejarah menentukan karakter dan jiwa dari suatu bangsa. Dan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, maka sepatutnya kita harus selalu ingat akan sejarah. Namun, mungkin saja sebagian dari kita menganggap kalau belajar sejarah itu membosankan. Makanya dibuatlah Drama Musikal Khatulistiwa, yang menggunakan medium drama musikal sehingga lebih menarik dan kekinian. Drama Musikal Khatulistiwa sendiri merupakan inisiatif sosial dari Josodirdjo Foundation dan ZigZag Indonesia, untuk menolak lupa dari sejarah.

behind-drama-musikal-khatulistiwa-ferdi-dela-melvi-tampubolon-zigzag-indonesia
Ferdi dan Melvi dari ZigZag Indonesia, yang juga bertindak sebagai produser

Karena ini merupakan sebuah inisiatif sosial yang penting, makanya untuk membuat Drama Musikal Khatulistiwa juga turut menggandeng ahli sejarah, Asep Kambali, untuk memberikan input mengenai materi yang akan ditampilkan. Cerita dari Drama Musikal Khatulistiwa yang akan berdurasi selama 2,5 jam ini akan dimulai dari kedatangan VOC hingga masa Sumpah Pemuda dan kemudian Proklamaski kemerdekaan Republik Indonesia. Pahlawan-pahlawan yang akan ditampilkan pun ada beberapa, seperti misalnya Sultan Hasanuddin, Cut Nyak Dien, Christina Martha Tiahahu, Dewi Sartika, dan masih ada beberapa lagi.

behind-drama-musikal-khatulistiwa-asep-kambali
Kang Asep Kambali sebagai sejarawan yang membantu dalam proses pembuatan

Unsur-unsur dari sebuah drama musikal

Akting

Latar belakang talent yang bergabung dalam Drama Musikal Khatulistiwa ini, sangatlah beragam, ada yang memiliki latar film, musikal, dan teater. Kalau dilihat dari jenjang usianya, ternyata talent dari Drama Musikal Khatulistiwa yang berjumlah sekitar 100 orang ini, mulai dari yang masih sekolah sampai yang sudah dewasa. Namun tentunya semua talent di sini 100% serius dan berkomitmen dalam mewujudkan ini sehingga menjadi sebuah pertunjukan yang bagus. Dan kerennya lagi, satu orang di sini bisa memerankan hingga 4 karakter lho!

behind-drama-musikal-khatulistiwa-sutradara-ajie-na
Sang sutradara, Adjie N.A, diapit oleh Ade Firman, sebagai salah satu pemain, dan Melvi Tampubolon, sebagai produser

Nah, mau kenalan lebih lanjut sama beberapa talent yang terlibat di pentas ini?

behind-drama-musikal-khatulistiwa-gabriel-harvianto-dea-panendra-stella
Stella – Gabriel Harvianto – Dea Panendra

Tonton video di bawah ini ya, maafkeun kalau saya nanyanya grogi, kadang kasih pertanyaan yang ga penting haha.

Di klip pertama, ada Gabriel Harvianto — yang sempat menyanyikan lagu Tanah Airku pada media gathering Drama Musikal Khatulistiwa yang blog post-nya bisa kamu cek di sini, dan juga ada Dea Panendra, serta Stella. Kemudian di klip berikutnya ada Fauzan Lubis — yang sempat tampil sebagai saudagar Inggris pada saat media gathering lalu. Klip terakhir ada Ade Firman Hakim — yang katanya filmnya akan hadir sebentar lagi huehe.

Kostum

Sebuah pertujukan, apalagi yang mengambil konten sejarah, tentunya harus mengetahui gaya berpakaian pada jamannya. Apalagi Drama Musikal Khatulistiwa juga mengambil tokoh-tokoh pahlawan yang berasal dari berbagai daerah, seperti Aceh, Jawa, Sulawesi, Maluku, dan beberapa daerah lagi.

Sayangnya untuk dokumentasi mengenai kostum yang dipakai pada jaman tersebut, susah untuk dicari di Indonesia. Makanya ketika melakukan riset, Auguste Soesastro, harus mendapatkan datanya di Belanda. Salut untuk Auguste yang harus merancang dan membuat kostum di Drama Musikal Khatulistiwa, padahal sebenarnya dia adalah perancang busana beneran, bukan untuk kostum.

behind-drama-musikal-khatulistiwa-designer-auguste-soesastro
Designer Auguste Soesastro sedang menjelaskan mengenai kostum

Oh iya, karena ini adalah pertunjukan live, Auguste juga memberikan saran untuk kancing baju sebaiknya bisa dibuka dalam waktu sekitar 2 detik. Kalau kelamaan, ya pastinya susah apalagi 1 orang di sini bisa memerankan hingga beberapa karakter hehe.

Tari

Seperti tadi dibilang, unsur drama musikal yang akan dimasukkan ada unsur tari juga. Yang menari pun tidak hanya perempuan, tapi talent laki-laki juga. Bahkan pahlawan Tjokroaminoto juga mencintai kesenian dan suka menari, apalagi memerankan tokoh Hanoman.

behind-drama-musikal-khatulistiwa-latihan-tari
Latihan tari

Menyanyi

Menonton aktor berdialog dengan aktor lainnya di film itu sudah biasa. Menonton penyanyi bernyanyi di panggung pun juga demikian. Bagaimana kalau menggabungkan keduanya, yang menghasilkan dialog yang dinyanyikan. Kita tidak hanya mengafalkan naskah yang harus diucapkan, tapi juga harus mengingat nada yang akan diambil, kalau ga nanti akan meleset dengan iringan musiknya.

Dialog yang dinyanyikan adalah salah satu elemen dari sebuah drama musikal. Itu namanya libretto. Ifa Fachir, sebagai sang komposer, juga mengatakan kalau ada 2 elemen lagi di sini, yakni aria — sebuah monolog yang dinyanyikan, dan juga scoring — atau musik pendukung. Kalau ga ada scoring, rasanya akan garing ya, seperti nonton film horror tanpa iringan musik yang mencekam.

behind-drama-musikal-khatulistiwa-komposer-ifa-fachir
Komposer, Ifa Fachir

Selain Ifa Fachir, juga ada Gabriel Harvianto dan Nita Lesmana yang melatih vokal. Melatih vokal 100 talent itu wow banget, apalagi rentang usianya berbeda, ada yang ada anak-anak, ada yang lagi akil balig, dan sebagainya. Mau lihat, bagaimana latihan menyanyi untuk Drama Musikal Khatulistiwa ini? Tonton klip di bawah ini, ya 🙂

Rehearsal time

Pada saat kami ikutan Behind The Scene tersebut, mereka juga melakukan uji coba pentas babak kedua. Di babak kedua ini ada beberapa scenes, mulai dari Dewi Sartika, Tjokroaminto, Soerjadi Soerjaningrat, Sumpah Pemuda, bahkan hingga masa penjajahan Jepang.

Di klip pertama, kamu akan melihat libretto — alias dialog yang dinyanyikan, tuh seperti apa sih, lalu di klip kedua kamu bisa melihat salah satu tariannya. Tuh ada yang sampai salto-salto segala. Klip ketiga, itu salah satu adegan dengan tokohnya Soerjadi Soerjaningrat, di sini kamu bisa melihat Kelly Tandiono dan Nita Lesmana menyanyi dalam group :). Klip selanjutnya … Hayoo, ada yang masih ingat Haikal ga, ya?! Di klip terakhir, sengaja sih disimpan di terakhir, ada penampilan Sita Nursanti — dulu personal RSD, yang menampilkan jenis aria.

Tonton ya! Jangan lupa subscribe channel YouTube saya di sini ya haha.

Keren, kan?!

behind-drama-musikal-khatulistiwa-komposer-ifa-fachir
Salah satu adegan dari Babak ke-2 Drama Musikal Khatulistiwa

Tonton ya Drama Musikal Khatulistiwa, tanggal 19 – 20 November 2016 di Taman Ismail Marzuki (Jakarta). Untuk keterangan lebih lanjutnya, kamu bisa baca blog post sebelumnya di sini.

Musikal Khatulistiwa   

Website               : http://www.musikalkhatulistiwa.com/
Facebook            : https://www.facebook.com/MusikalKhatulistiwa/
Twitter                : https://twitter.com/m_khatulistiwa
Instagram           : https://www.instagram.com/musikalkhatulistiwa/
Youtube              : https://www.youtube.com/channel/UCNaWARy50Z1gPigutTMu62g

Kalau kamu suka blog post ‘Di balik layar pentas Drama Musikal Khatulistiwa’, jangan lupa dibagikan di media sosial kamu, ya, supaya temenmu tau informasi mengenai Drama Musikal Khatulistiwa ini juga 🙂

FIND ME HERE
FACEBOOK | TWITTER | INSTAGRAM | GOOGLE+
email: mixedupalready@gmail.com
SNAPCHAT: timo_wp

18 KOMENTAR

  1. Ish keren kali Om bisa ngelihat behind the scenesnya gini. Salah satu bagian paling menarik dari sebuah ply kan emang persiapannya. Makasih postnya yaaa.

  2. Gak apa-apa kok kak, nanyanya pake grogi yang penting liputannya keren euy. Hasil interviewnya keren kok, memperkaya konten banget. jadi ngasih ide buat aku untuk melakukan hal yang sama. Kereeeen!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here