Menjadi lebih baik dengan aplikasi petani SIPINDO

0
401
launching aplikasi petani sipindo baru featured image - kadungcampur

Menjadi lebih baik dengan aplikasi petani SIPINDO – Beberapa waktu lalu saya ada trip ke Jogja. Saya sih udah bakal ngeh kalau misalnya berkunjung ke Candi Borobudur, pasti bakal panas banget. Makanya saya udah siap sunblock juga haha. Tapi yang ga saya sangka, ternyata cuacanya panas pake banget. Kalau dilihat dari suhu, itu bisa sampai 34 derajat Celsius! Udah di Jakarta panas, di Jogja tambah panas hahaha.

Dulu kalau saya belajar di sekolah sih, kalau yang nama bulan akhirnya udah -ber, siap-siap deh bakal musim hujan. Tapi perasaan selama beberapa hari setelah balik dari Jogja, kok belum ada hujan deras sekali pun di Jakarta. Pernah sih pas subuh-subuh udah gerimis, eh tapi ternyata cuma 5 detik aja haha.

Hal seperti ini nih emang terkadang buat kita bingung ya. Karena udah lama ga turun hujan, jadinya udah kebiasaan dengan cuaca panas. Jadinya ya ga persiapan bawa jas hujan atau payung. Eh tiba-tiba pas malem mau pulang kerja, turun hujan deras. Mau nerjang takut sakit ya, ga nerjang hujan, terus kepikiran, pulang jam berapa nih haha.

Kita aja yang tinggal di perkotaan dibuat cuaca bingung, ya, apalagi yang namanya petani, yang memang kesehariannya bergantung sama cuaca. Bisa aja yang hari ini cuaca cerah, besok tiba-tiba hujan badai, yang merusak kondisi tanaman yang akan panen. Kalau udah begitu, berarti bisa merugikan petani dong, ya? Padahal selain cuaca, ada hal lain yang bisa memengaruhi tanamannya si petani, termasuk misalnya kesuburan tanah, jumlah pupuk yang diberikan, kondisi air tanah, dan hama penyakit.

Lalu apa dong yang bisa membantu petani untuk mengatasi hal-hal ini?

Mendapatkan informasi dari beragam pihak

1 | Pemerintah dan BMKG

Pemerintah melalui BMKG udah membantu memberikan informasi secara reguler kepada petani. Contohnya adalah distribusi informasi berupa infografis setiap tiga bulan sekali mengenai kondisi air tanah untuk wilayah-wilayah tertentu, biasanya di wilayah sentra cabe dan bawang merah. BMKG biasanya akan memberikan petani data mengenai suhu dan kelembaban, serta peringatan kalau-kalau daerah tersebut kekurangan air tanah. Walaupun datanya dikeluarkan setiap tiga bulan sekali, tapi tentunya hal ini cukup untuk para petani mengambil langkah-langkah antisipasi.

2 | Sistem Informasi Pertanian Indonesia

Selain data dari pemerintah, sekarang petani udah bisa memanfaatkan data yang disediakan oleh Sistem Informasi Pertanian Indonesia alias SIPINDO. Sipindo sendiri merupakan sebuah aplikasi yang bisa dilihat di smartphone.

Mungkin ada yang bingung, wah, smartphone? Well, jangan salah, sekarang udah banyak kok petani-petani muda yang pakai smartphone. Toh kalau misalnya petaninya udah termasuk golongan yang senior, dia bisa minta tolong anak-anaknya untuk mengecek informasi yang tersedia ?

Aplikasi petani SIPINDO ini sebenarnya udah diluncurkan sejak 27 April 2018 lalu, tapi tanggal 12 Oktober 2018 lalu baru meluncurkan 3 fitur baru yang bisa memberikan benefit yang lebih kepada para petani, yaitu:

  • Kandungan HARA & rekomendasi pemupukan
  • Prediksi curah hujan 6 bulan ke depan
  • Perbandingan prediksi curah hujan dengan data curah hujan 30 tahun ke belakang.
fitur baru aplikasi sipindo - kadungcampur
Launching fitur biru aplikasi petani SIPINDO

Sebenarnya ada lagi beberapa hal yang bisa didapatkan petani dari aplikasi SIPINDO ini, misalnya ada informasi harga pasar, artikel bermanfaat, prakiraan cuaca hari ini, dan ada lagi lainnya. Kamu tinggal download aja ya di Google Play Store ?

install aplikasi petani sipindo android - kadungcampur

 

 

 

Oh iya, nanti kira-kira tampilan dashboard aplikasi petani SIPINDO seperti ini, ya :

aplikasi petani sipindo dashboard - kadungcampur
Tampilan dashboard SIPINDO 

Testimoni pengguna SIPINDO

Jadi saat peluncuran fitur baru beberapa waktu lalu, juga hadir beberapa petani yang udah menggunakan SIPINDO, termasuk salah satunya Pak Jaman, seorang petani dari Malang Selatan. Memang sih awalnya dia kurang mengerti bagaimana menggunakannya, tapi beberapa bulan belakangan ini, ada staff atau penyuluh dari EWINDO alias East West Seed Indonesia, yang memberikan informasi mengenai SIPINDO, ini.

sujaman petani malang pengguna sipindo - kadungcampur
Pak Jaman, petani asal Malang, yang udah menggunakan rekomendasi dari SIPINDO 

Dengan bantuan informasi dari SIPINDO, Pak Jaman bisa mengetahui berapa banyak pupuk yang harus diberikan. Ternyata panennya mengalami peningkatan 20%, dari 60% menjadi 80%. Wow, keren ya, ternyata bermanfaat data yang diberikan, karena rekomendasi yang diberikan di aplikasi petani SIPINDO merupakan hasil pantauan dari satelit.

Di balik aplikasi petani SIPINDO

Wah, jadi aplikasi petani SIPINDO menggunakan data dari satelit? Mahal dong, ya?

Beruntungnya, data yang diberikan di aplikasi ini gratis. Kita cukup melakukan registrasi aja kok.

Lalu bagaimana sih bisa gratis?

Jadi sebenarnya aplikasi SIPINDO merupakan salah satu produk dari proyek SMARTseeds yang didanai oleh Netherlands Space Office. Proyek ini merupakan proyek Geodata for Agriculture and Water, dan merupakan salah satu dari 17 proyek di dunia.

Proyek ini pun merupakan proyek kolaborasi dan menggunakan sistem PPP alias Public Private Partnership, yang melibatkan 6 lembaga, yang salah satunya udah saya sebutkan di atas, yaitu EWINDO. Lima lembaga lainnya adalah ICCO Cooperation, Nelen and Schuurman, University of Twente (ITC), dan Institut Pertanian Bogor.

Karena data yang diambil merupakan hasil pantauan satelit, makanya petani bisa mendapatkan rekomendasi secara real-time dan location specific. Kenapa location specific? Ya pasti dong ya, karena kondisi tanah di Lampung, belum tentu sama dengan di Jawa Timur.

Nah, tentunya belum semua petani punya smartphone, jadi bagaimana mereka bisa memanfaatkan rekomendasi dari SIPINDO?

Tentunya ada penyuluh-penyuluh yang bisa membantu menyebarkan informasi dari SIPINDO kepada para petani. Inget kan screenshot di atas, kalau kita bisa mendaftarkan diri menjadi penyuluh juga ?

Menuju pertanian yang lebih baik

Walaupun aplikasi petani SIPINDO termasuk hal yang baru, tapi tentunya harus kita support terus, karena ini merupakan sesuatu yang bisa berguna buat para petani. Dan kalau bisa digunakan dengan baik, bisa meningkatkan produktivitas petani dan bisa menjadi lebih efisien dalam bertani. Di akhirnya, pastinya diharapkan kondisi ekonomi kita akan bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya.

What do you think? Petani keren, pakai aplikasi petani SIPINDO aja, yuk ?

launching aplikasi petani sipindo baru 2 - kadungcampur
Peluncuran fitur baru SIPINDO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here