Siapa sajakah peraih 9th SATU Indonesia Awards 2018?

4
177
9th satu indonesia awards 2018 timo wp indonesian lifestyle blogger featured image - kadungcampur
Berdiri di depan pop-up museum Astra saat acara ASTRAxIDEAFEST 2018

9th SATU Indonesia Awards 2018 – Pernah ga kamu nonton film, yang mana ketika si polisi lagi mencari penjahatnya pakai bantuan CCTV yang di-install di kota tersebut? CCTV-nya bisa yang dipasang di lampu lalu lintas, di taman, di gedung, atau bahkan di stasiun kereta. Saya jadi keinget film Jason Bourne, yang seri Bourne Ultimatum. Mungkin masih inget scene saat di stasiun kereta Waterloo, London? Di situ Bourne lagi membantu seorang wartawan yang sedang dicari oleh CIA. Di saat yang sama, CIA memantau CCTV yang terpasang di stasiun Waterloo agar bisa menangkap si wartawan.

Nah ngomongin soal CCTV, mungkin dulu kalau mau memantau masih manual banget kali, ya. Mungkin diliatin satu-satu mukanya? Jadi mungkin butuh orang yang banyak untuk memantau dan ga bisa cepat kalau lagi ada urgensi? Mungkin lho, ya. Sekarang dengan kemajuan zaman, rasanya akan lebih mudah bagi pihak kepolisian untuk memantau keadaan melalui CCTV. Misalnya dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI). Dengan kecanggihan AI ini, nanti ‘kerjaan’ si AI tuh ga hanya memantau, tapi bisa sampai deteksi wajah lho dan nanti disimpan di database yang ada di server utama.

nodeflux teknologi cctv facial recognition - kadungcampur
Nodeflux dan teknologi facial recognition yang bisa digunakan untuk massive surveillance menggunakan CCTV 

Rasa-rasanya kalau kebiasaan nonton film luar, kita pasti ngehnya ini teknologi dibuat oleh perusahaan luar negeri, ya? Ternyata ga kok. Percaya ga, kalau ada startup lokal yang bisa buat teknologi AI ini? Beneran lokal kok! Foundernya aja lulusan ITB dan kantornya aja di Kemang Timur, Jakarta, hehe.

Meidy, Faris, dan kegigihan mereka dalam mengembangkan Nodeflux

nodeflux logo - kadungcampur
Nodeflux punya anak bangsa Indonesia

Meidy dan Faris yang mendirikan Nodeflux di tahun 2016 ini sebenarnya memulai usahanya dengan ngurusin data. Big data! Bisnis yang sexy tapi tampaknya masih belum populer sih ya. Padahal data tuh sesuatu yang penting, yang pastinya bisa membantu sebuah perusahaan dalam membuat keputusan yang strategis.

Dulu saya pernah kerja di perusahaan social media listening. Kerjaannya ngapain? Ngurusin data hehe. Datanya simpel sih, dan diambil dari social media yang termasuk di ranah publik. Misalnya aja kalau di industri otomotif, omongan di social media bisa seputar harga, spesifikasi, terus dilihat juga, apakah omongannya negatif atau positif. Penting ga data seperti ini? Pastinya dong!

Nah, karena Meidy dan Faris merasa big data belum terlalu umum untuk ditawarkan, akhirnya masuklah mereka ke teknologi yang berbasiskan intelligent video analytics yang diterapkan dalam CCTV. Pasti banyak yang tertarik dong, ya, apalagi sekarang mulai banyak kota-kota yang beralih ke smart city. Tapi kemudian, ternyata ada lagi tantangan yang dihadapi Nodeflux, mulai dari persaingan dari perusahaan luar yang lebih ternama, urusan funding, hingga SDM.

Perlahan tapi pasti, Nodeflux pun mulai berkembang, dan sekarang udah memiliki karyawan hingga hampir 50 orang. Untuk urusan kerja sama, Nodeflux juga udah bekerja sama dengan beberapa institusi, seperti Kepolisian Republik Indonesia, Jakarta Smart City di bawah naungan Kominfo Pemprov DKI Jakarta, dan juga Dukcapil Kemendagri. Yang menarik adalah kerja sama dengan lembaga yang terakhir nih, karena Nodeflux membantu dalam hal integrasi data-data e-KTP. Nanti data-data ini akan dicocokkan dengan facial recognition dari CCTV. Pastinya teknologi seperti ini sangat membantu dalam hal massive surveillance, alias pemantauan yang luas, terutama di event-event besar, seperti Asian Games 2018 lalu.

Penerima apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018

Ngeliat kerjaannya Nodeflux itu emang keren banget lah, ya. Bisa bekerja dengan teknologi canggih seperti itu dan bersaing dengan pemain dari luar. Makanya ga salah sih kalau Nodeflux menjadi salah satu penerima apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018. SATU Indonesia Awards sendiri merupakan sebuah bentuk apresiasi dari Astra untuk anak bangsa yang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar. Kenapa dalam penulisan, kata ‘SATU’ selalu huruf besar, karena ini sebenarnya merupakan singkatan, yaitu Semangat Astra Terpadu Untuk (Indonesia).

nodeflux pemenang 9th satu indonesia awards 2018 kategori kelompok teknologi - kadungcampur
Saya dan teh Langit, foto bareng founder nodeflux – Meidy (ke dua dari kiri) dan Faris

Kebetulan banget, SATU Indonesia Awards belakangan ini memasukkan kategori kelompok sejak tahun 2015 lho di kategori penerima apresiasinya. Di awal-awal penyelenggaran SATU Indonesia Awards, biasanya hanya satu orang aja penerimanya per bidang. Dan bidang di SATU Indonesia Awards itu ada lima macam, seperti bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahan, dan teknologi.

Nodeflux itu baru salah satu aja penerima apresiasi dari 9th SATU Indonesia Awards 2018. Karena di tahun ini, total ada tujuh penerima apresiasi dari 9th SATU Indonesia Awards 2018. Jumlahnya ada tujuh, karena ada dua penerima apresiasi dari bidang lingkungan. Daftar peraih apresiasi di 9th SATU Indonesia Awards 2018 bisa dicek di bawah ini, ya (sudah saya urutkan sesuai foto di bawah – kiri ke kanan):

  • Pendidikan: Surya Dharma (Sulawesi Tengah) – Pejuang Pendidikan Wajib Belajar 12 Tahun
  • Lingkungan: Franly Aprilano Oley (Kalimantan Timur) – Si Penjaga Hutan
  • Kesehatan: Nordianto (Kalimantan Barat) – Menekan Pernikahan Dini, Melahirkan Relawan
  • Teknologi: Azza Aprisaufa (Aceh) – Memberdayakan Sarjana lewat Aplikasi
  • Lingkungan: Mohamad Hanif Wicaksono (Kalimantan Selatan) – Pembudidaya Tanaman Buah Langka
  • Kelompok (bidang teknologi): Nodeflux (Jakarta) – Pengembang Teknologi Artificial Intelligence
  • Kewirausahaan: Narman (Banten) – Pembuka Cakrawala Baduy
9th satu indonesia awards 2018 peraih apresiasi 2 - kadungcampur
Para peraih apresiasi 9th SATU Indonesia awards 2018

Beragam banget ya para penerima apresiasinya, dan tentunya pesertanya berasal dari beragam daerah juga. Dan kalau ngomongin total peserta dari SATU Indonesia Awards, ternyata jumlah pesertanya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dulu pas tahun 2010, pesertanya baru sekitar 120 orang aja, dan di tahun 2018 ini, peserta dari 9th SATU Indonesia Awards 2018 udah menjadi 5,961 orang!

ASTRAxIDEAFEST

Tahun ini agak sedikit beda untuk SATU Indonesia Awards, karena kali ini Astra berkolaborasi dengan IDEAFEST. IDEAFEST merupakan sebuah festival yang bisa menjadi wadah bagi orang-orang kreatif untuk berkembang. Di festival ini pula diharapkan para peserta, baik dia sebagai pembuat film, content creator, musisi, C-Levels, founder startup, dan orang kreatif lainnya, bisa saling bertemu dan saling menginspirasi. Ini tentunya sangat cocok dengan ide dari SATU Indonesia Awards yang ingin membantu anak-anak muda kreatif bisa lebih maju, membantu masyarakat sekitar, dan menginspirasi orang banyak.

9th satu indonesia awards 2018 emil salim juri - kadungcampur
Foto bareng Pak Emil Salim, salah satu juri di 9th SATU Indonesia Awards 2018

Ngomong-ngomong kenapa sih lebih menekankan pada anak-anak muda?

Karena memang awalnya SATU Indonesia Awards ini diluncurkan bertepatan di Hari Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober 2009. Dan setahun setelahnya, dimulailah SATU Indonesia Awards yang pertama.

Jadi kalau kita lihat tanggal diselenggarakannya ASTRAxIDEAFEST 2018 ini, memang dirangkai sedemikian rupa pada 26 dan 27 Oktober 2018 menuju peringatan 90 tahun Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2018.

Ga hanya acara penyerahan apresiasi aja kok, tapi juga dikasih lihat beberapa video kolaborasi antara peraih apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018 dengan para YouTubers, seperti Aulion, Agung Hapsah, Kevin Hendrawan, Benazio Putra, Fathia Izzati, dan Skinny Indonesian 24 (Andovi dan Jovial da Lopez)!

9th satu indonesia awards 2018 video kolaborasi dengan youtuber - kadungcampur
Salah satu hasil video kolaborasi antara YouTuber dan peraih apresiasi 9th SATU Indonesia Awards 2018 

Tentunya, sebuah acara penyerahan awards, akan lebih seru, kalau ada hiburan musiknya. Kali ini, diwaikili oleh Gloria Jessicafinalis dari The Voice Indonesia 2016, GIGI Band – yang pastinya sangat familiar bagi generasi 90-an, dan ditutup oleh penampilan dari Tulus.

9th satu indonesia awards 2018 tulus - kadungcampur
Tulus menutup acara 9th SATU Indonesia Awards 2018, yang tentunya membuat fansnya histeris girang 😀

Tadi di atas sudah saya sempat share video penampilan Gloria Jessica yang merupakan finalis The Voice Indonesia 2016, yang membuka acara 9th SATU Indonesia Awards 2018. Di bawah ini ada dua video dari GIGI yang juga menjadi pengisi acara dan menyanyikan beberapa lagu sekaligus. Ini dia lagu ‘Terbang’ dan ’11 Januari’. Dan di bagian akhir blog post ini ada penampilan dari Tulus yang menjadi penutup acara 9th SATU Indonesia Awards 2018.

See you at SATU Indonesia Awards 2019

Acara 9th SATU Indonesia Awards 2018 memang udah usai, tapi tentunya ga hanya sampai di sini aja bagi para peraih apresiasi. Selain mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 60 juta, mereka juga akan mendapatkan pembinaan secara langsung dari para ahlinya – yang bisa berasal dari Astra atau di luar Astra. Ada banyak manfaat bagi para peraih penghargaan dari SATU Indonesia Awards ini. Makanya bagi kamu yang ingin ikutan, jangan lupa untuk mempersiapkan diri untuk SATU Indonesia Awards 2019.

Biasanya proses pendaftaran untuk SATU Indonesia Awards akan berlangsung dari bulan Maret – Agustus di tahun tersebut. Biar ga ketinggalan, cek selalu website SATU Indonesia, ya!

See you at SATU Indonesia Awards 2019!

9th satu indonesia awards 2018 timo wp indonesian lifestyle blogger featured image - kadungcampur
Berdiri di depan pop-up museum Astra saat acara ASTRAxIDEAFEST 2018

4 KOMENTAR

  1. Wah, vlognya lengkap banget… udah lama gak denger GIGI manggung secara langsung. Eh tapi generasi sekarang malah lebih tertarik sama Tulus ya. Happening banget malem itu…

  2. Aku suka banget konsep acaranya, anak muda banget. Apalagi pas pengumunan para penerima apresiasi dibuat kreatif bgt collabs sm youtuber hits.
    Semoga program inspiratif dr para penerima apresiasi bisa mmbuat bnyak orang mmbuat langkah nyata untuk berkarya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here