Advertisements

Travel Blogger Workshop bersama @ArievRahman

Author: | Posted in Lifestyle 14 Comments
Travel Blogger Workshop bersama @ArievRahman – Sepertinya sudah banyak digelar Travel Blogger Workshop, tapi baru kali ini saya sempat untuk mengikutinya. Kebetulan pun, untuk mengikuti acara ini yang dibintangi oleh Mr. Arif Rahman– sang travel blogger kondyanngg aheyyy yang punya blog bernama backpackstory, dan yang diselenggarakan oleh Indonesia Flight – salah satu app ticket booking, mesti melewati seleksi yang super ketat dikarenakan hanya 50 peserta yang bisa hadir di acara tersebut yang berlokasi di Mango Tree di Epicentrum Walk, 13 Desember 2015. Selain bertemu Ariev Rahman dan mendengarkan petuah-petuahnya untuk bagaimana menulis sebuah blog travel, faktor lain yang menarik hati saya untuk ikut acara ini adalah mendapatkan tiket gratis dengan hanya melakukan live tweet haha – walaupun ternyata saya tidak menang *cedih* !
 
(agak kurang puas sih dengan hasil fotonya, karena low light dan pake handphone saja, jadi kurang tajam. Butuh yang lebih oke nih handphone-nya #kode :D)

mini travel blog workshop bersama ariev rahman dan indonesia flight - kadungcampur

Yeayy .. Travel Blogger Workshop with Arif Rahman

Mini Travel Blogger workshop with Ariev Rahman dan Indonesia Flight

Acara yang bertajuk #IndonesiaFlight Travel Blogger Workshop, ini benar-benar sangat ‘mini’ dan singkat, tapi walaupun begitu, Arif dengan antusiasnya sangat berusaha untuk membagikan dengan baik apa yang selama ini dia lakukan ketika membuat travel blog-nya.
ariev rahman travel blogger - kadungcampur

Lihat betapa antusiasnya bapak ini ketika membagikan ilmu! Salut … 🙂

Apa itu Travel Blog?

Menurut Arif, travel blog itu sebuah media online di mana seseorang membagikan pengalamannya dalam hal travelling. Jadi fungsinya pun bisa menjadi catatan / diary dia, menjadi panduan untuk pembacanya, bahkan bisa menjadi media informasi untuk umum.
 
Nah, seperti cerita di jenis – jenis blog yang lain, travel blog pun memiliki komponen – komponen yang sama, seperti platform dari blog itu sendiri, lalu ceritanya bagaimana, dan yang terakhir adalah foto.
 
Untuk platform blog tidak dibahas terlalu dalam, karena ini kembali ke preferensi masing – masing, kita bisa pakai mulai dari yang free, seperti blogger, wordpress.com atau pun yang berbayar (self-hosting).

Cerita di dalam travel blog?

Lalu bagaimana dengan cerita?
Untuk membuat suatu cerita di travel blog, yang penting kita pikirkan salah satunya adalah ‘topik’ dari cerita itu. Tentunya kalau dalam hal sharing informasi dari suatu tempat, kemungkinan besar blog yang satu dengan yang lain akan mirip – mirip, tapi akan menjadi berbeda karena ada pengalaman pribadi, ‘kan? Karena cerita dari pengalaman merupakan sesuatu yang personal, dan kemungkinan besar, ceritanya akan berbeda antara blog yang satu dengan yang lain.

Menentukan topik untuk cerita travel

Arif pun membagi tips, mengenai bagaimana sih caranya kita menentukan topik?
 
Topik itu bisa kita lihat dari destinasi yang sudah pernah kita kunjungi. Lalu dari destinasi itu, kita bisa melihat, kegiatan apa saja yang pernah kita lakukan sewaktu di sana. Kemudian kita mencoba untuk memikirkan beberapa kemungkinan cerita dari kegiatan tersebut. Kita mau menceritakan mengenai apa sih dari kegiatan itu? 
 
Arif juga memberi contoh ketika dia membuat blog post mengenai trip-nya ke Jepang, seperti Hotel Kapsul, Film Porno, dan Lelaki Tengah Malam 😀
contoh pembuatan travel stories jepang by ariev rahman - kadungcampur

Contoh bagaimana membuat Arif membuat cerita dari Japan Trip-nya 

Foto untuk cerita travel

Mengenai foto, tentunya kita bisa memakai hasil jepretan kita sendiri atau pakai foto yang bisa kita cari di internet, seperti foto dari Creative Commons, atau pinjam foto orang lain (yang tentunya perlu minta ijin dulu ya). Lalu setelah kita menentukan foto apa saja yang ingin kita pakai – yang tentunya berkaitan dengan topik cerita itu ya dan yang terbaik deh, kita tinggal edit saja jika diperlukan.

Komponen dari cerita

Setelah dipaparkan komponen – komponen dari sebuah travel blog, Arif menjelaskan lebih detail lagi mengenai komponen ‘cerita’ tadi, yang berdasarkan salah satu buku ‘Travel Writing’ yang pernah dia baca, sebuah cerita itu tentunya perlu ada pendahuluan, pertengahan, dan akhir.
 
Pendahuluan itu merupakan hal yang penting dalam sebuah cerita.
 
Kenapa?
 
Karena pendahuluan merupakan bagian yang bisa menarik orang untuk membaca lebih lanjut lagi, atau bisa dibilang, pendahuluan itu merupakan ‘pintu masuk’ ke ceritamu, tapi hindari awalan yang klise ya, melainkan pilih bagian menarik dari topik yang dipilih. Teorinya sebuah pendahuluan itu sekitar 2 – 5 paragraf.
 
Lalu bagaimana dengan bagian tengah dari cerita tersebut?
 
Bagian tengah merupakan bagian di mana tujuannya adalah untuk menguatkan cerita (tematik) ataupun untuk melanjutkan cerita secara naratif. Di sini kita bisa menurunkan tempo dari cerita kita, jadi kita mesti bisa menikmati cara kita dalam bercerita. Di sini juga merupakan bagian, di mana kita membuat cerita itu dibuat menjadi nyata untuk para pembaca kita. Kalau menurut teori sih, ini kira – kira panjangnya 5 – 10 paragraf.
 
Bagian terakhir adalah ending dari cerita itu.
 
Di sini kita mesti memberikan jawaban atau kepastian dari ceritamu, dan ini harus dibuat menjadi spesial, karena ini adalah saat terakhir kita meninggalkan pembaca kita. Panjang dari bagian terakhir sebuah cerita sekitar 2 – 5 paragraf.
 
(tentunya berapa jumlah paragraf dari segmen – segmen di atas bukan merupakan sebuah patokan yang baku, ya)
 
Untuk membantu kita dalam membuat sebuah travel blog, Arif membagikan hasil survey tentang cerita travel yang pernah dibuat di blognya sendiri, seperti tulisan yang disuka di sebuah travel blog tuh apa aja sih?
survey jenis topik travel blog - kadungcampur

Apa sih yang disuka orang dari sebuah travel blog?

yang membuat menarik dari sebuah travel stories - kadungcampur

Unsur apa saja yang membuat sebuah cerita perjalanan itu menarik, ya? 

Wah, boleh ini untuk dijadikan pedoman kita nantinya!

Tips & trik dari Arif Rahman dalam membuat travel blog

Setelah Arif menjelaskan banyak hal mengenai sebuah cerita di travel blog, Arif juga membagikan banyak tips dan trik membuat travel blog kita semua nih, seperti: 
  • Buat konten yang apik dan konsisten menulis untuk menjadi lebih baik
  • Coba tambahkan dialog deh!
  • Buat karakter yang kuat
  • Tentunya informasi yang kita bagikan harus yang terpercaya dong ya
  • Detail, please!
  • Gunakan selalu panca indera kita
  • Coba ditunjukkan dengan menggunakan foto, jangan cuma dikatakan saja
  • Jangan menyingkat kata dan selalu menggunakan EYD yang baikoops! Saya saja masih suka pakai kata – kata yang non-EYD hehe
  • Menulis ketika mood sedang bahagia, kalau tidak nanti blog post-bisa jadi galau nih!
Setelah kita membuat sebuah travel blog, lalu apa yang perlu kita lakukan?

Travel blog sudah jadi, lalu apa?

Dikembangkan dong! Menjadi lebih besar dan oke, seperti blog Backpackstory.me ini! Misalnya dengan cara bergabung dengan sebuah komunitas, menyebarkan link blog post kita di social media (atau pun ajak teman – temanmu untuk membaca blog post-mu!), dan kalau ada rejeki lebih, kita bisa pakai itu untuk memberikan giveaway untuk para pembaca.
 
Dan ketika blog-mu sudah berkembang dengan baik, tentunya kamu bisa memetik hasil yang manis juga deh, seperti apa yang dialami oleh Arif sendiri. Arif Rahman pernah mendapatkan Bloscar Travel Award dari Skyscanner, diajak untuk menulis buku secara keroyokan, free trips, free stuff, menjadi feymes, dan memperbanyak teman!
timo wp with ariev rahman dan febrian - kadungcampur

Ketemu dengan dua orang fabulous dari Indonesia di acara #IndonesiaFlight Travel Blogger Workshop: @arievrahman (kiri) dan @_febrian (kanan)

 
Yuk yang belum punya travel blog, dimulai saja dari sekarang, dan yang sudah punya, mari kita kembangkan sama – sama sehingga bisa menjadi besar atau bahkan lebih besar dari Backpackstory.me huehe.
quote travel blog - kadungcampur

Salah satu quote yang dibagikan oleh Arif

Advertisements
Comments
  1. Posted by Adiitoo Prawira
  2. Posted by WIJAYA WHIZISME
  3. Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by Bowo Susilo
  6. Posted by Taufan Gio
  7. Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by Ihwan Hariyanto
  10. Posted by Kiu Bola
  11. Posted by Timothy W Pawiro
  12. Posted by Timothy W Pawiro
  13. Posted by M Arif Rahman
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment