Sekarang trading saham lebih mudah kok!

Author: | Posted in Keuangan, Liputan 37 Comments

Sekarang trading saham lebih mudah kok! – Kalau ngomongin saham, saya sebenarnya udah coba untuk berinvestasi di saham sejak lama. Dimulai dari investasi di reksadana, dan kemudian akhirnya mencoba di trading saham. Kata orang sih, kalau bicara ‘trading saham’ jangan bilangnya ‘main saham’, karena uang yang kita pakai untuk trading bukan uang mainan hehe.

Bedanya investasi dengan trading saham

Namun menurut teman-teman yang udah lama mengenal saham, tentunya trading ama investasi itu berbeda ya, dari segi strateginya, dari segi pengamatannya, atau dari segi lainnya. Biasanya kalau orang rencananya memang untuk investasi, maka pandangannya berarti untuk jangka panjang, beda dengan trading yang lebih ke jangka pendek.

Kalau orang dari awal udah berencana untuk berinvestasi, biasanya dia akan membeli saham yang menjadi pilihannya secara reguler, contohnya tiap bulan pada tanggal yang kurang lebih sama. Teman saya pun juga akan mempelajari saham tersebut dengan lebih mendalam, termasuk laporan keuangannya bagaimana.

Nah, karena mempelajarinya lebih mendalam, jadinya kurang cocok memang kalau cara ini dipakai untuk trading saham, karena waktu yang dibutuhkan untuk trading saham lebih singkat. Kalau orang tersebut lebih memilih untuk trading saham, maka bisa aja pada hari Senin pagi, dia beli saham SRIL, eh sorenya dia udah jual lagi tuh sahamnya. Namun ada juga trader (sebutan bagi orang yang trading saham), yang memilih untuk menunggu sebentar beberapa hari atau minggu, untuk melihat trend-nya seperti apa, baru eksekusi antara dijual sahamnya ataupun beli sahamnya lagi.

Lho, jadinya kalau mau trading saham, apa aja yang mesti dilihat dong? Ada beberapa hal yang dipakai sih, dan yang paling sering adalah grafik candlestick, kemudian ada juga garis MA (alias Moving Average), dan banyak lagi deh. Saya aja masih pusing memahaminya, karena saya masih pemula banget deh untuk hal trading saham ini haha.

Coba deh, kamu kalau melihat ini bisa dijelaskankah? πŸ˜€ Ini grafik candlestick dari saham SRIL:

candle stick chart sril

Ini grafik candlestick untuk SRIL

Bagaimana memulai untuk trading saham?

Bagaimana cara kita untuk memulai trading saham? Menurut Merry Riana, pada acara peluncuran aplikasi RHB Tradesmart with ARO, memang banyak orang ga mau trading saham karena takut, atau ga ngerti. Makanya seperti ungkapan ‘tak kenal, maka tak sayang’, kita harus mau untuk belajar sedikit demi sedikit mengenai trading saham ini.

mrry riana saat launching rhb tradesmart aro app

Merry Riana yang menjadi brand ambassador untuk RHB Tradesmart

Nah, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah daftarkan diri ke sekuritas pilihan kita. Biasanya setelah mengisi form, kita akan dibukakan rekening khusus untuk transfer dana yang akan kita gunakan untuk trading. Selanjutnya ya tergantung dari sekuritas tersebut, apakah memiliki mobile app atau hanya desktop version aja. Tapi kalau RHB Sekuritas, udah punya yang namanya aplikasi RHB Tradesmart with ARO, yang bisa kita gunakan di hape kita. Kalau udah ada app-nya, berarti langkah selanjutnya, kita install dulu aplikasinya, ya.

Setelah kita install aplikasinya, pasti akan menggerakkan kita untuk mencari tau cara menggunakannya, kan? Udah banyak kok video-video yang bisa membantu kita untuk memahami menggunakan aplikasi tersebut. Baru kemudian, kita mulai belajar bagaimana sih cara trading saham yang benar itu. Udah ada banyak kok workshop trading saham, tinggal kita pilih mana aja yang cocok dengan kita.

Tentunya walau udah ikut workshop, ada dari kita yang masih belum paham bagaimana tuh trading saham. Wajar kok, namanya juga hal baru kan, tapi tetap kita harus coba untuk memulai trading saham ‘kan, ya, biar lebih mengerti lagi. Eh, tapi maksudnya coba-coba itu bukan langsung pakai uang kita untuk trading ya, tapi lebih ke seperti ini:

  • pilih saham yang kita mau
  • pelajari sejenak pergerakan sahamnya – bisa dilihat dari history pergerakannya
  • catat di harga berapa saham tersebut ingin kita beli
  • beberapa saat kemudian, entah sore atau beberapa har, kita cek harga saham tersebut, harganya naik atau malah turun.

Baru kemudian kalau udah lebih mengerti, kita bisa mulai menggunakan uang kita untuk trading saham.

Sekarang trading saham lebih mudah

Bagi yang masih pemula, termasuk saya, dalam trading saham, membaca grafik candlestick terkadang memang menjadi tantangan tersendiri. Karena harus melihat beberapa parameter, mulai dari bentuk lilinnya, bentuk ekornya, dan sebagainya. Makanya saya masih butuh bantuan tentang bagaimana saya harus membacanya, atau kenapa saham ini patut dihindari dulu, dan sebagainya. Sebagai bantuan, saya sempat ikutan beberapa grup yang isinya trader semua, jadi di situ kita bisa tanya-tanya, atau bahkan dapat usulan mengenai saham yang patut dilirik.

Sekarang trading saham akan jadi lebih mudah lagi, karena adanya aplikasi mobile yang bisa membantu kita dalam trading saham.

Trading saham lebih mudah dengan RHB Tradesmart with ARO

RHB Tradesmart merupakan sebuah aplikasi trading yang dibuat oleh RHB Sekuritas Indonesia. RHB ini kalau di negara asalnya (Malaysia), jadi salah satu grup finansial terbesar di Malaysia, dan udah hadir di 9 negara di ASEAN, dan juga di negara Hong Kong dan Cina.

launching rhb tradesmart aro app bursa efek jakarta

Saat acara lunching RHB Tradesmart with ARO di Bursa Efek Jakarta

Lalu apakah bedanya antara apliksi trading RHB Tradesmart dengan yang lain?

Bedanya, kalau di RHB Tradesmart, sekarang udah dilengkapi dengan fitur ARO alias Assisted Robot Optimization. ARO inilah yang menjadi pembedanya, karena ARO bisa membantu kita untuk membuat keputusan dalam trading saham, sehingga trading saham lebih mudah. Apa aja sih yang bisa kita dapatkan dari fitur ARO ini?

  • ARO Signal: berisi saham-saham yang lagi trending di pasar saat itu, dan ada sinyalnya pula untuk Bull (naik), hold, atau Bear (turun).
  • ARO Library: berisi indikator dan parameter tambahan mengenai saham yang mendapat notifikasi, sehingga kita bisa membuat trading plan deh
  • ARO Technical: kalau yang ini lebih teknis sih. Ini merupakan parameter tambahan dari ARO berupa Automatic Support (harga terbawah) dan Resistance (harga tertinggi). Jadi dengan ini, bisa beri kita gambaran untuk pasang ‘nomor antrian’ untuk beli ataupun jual.

Ini kamu bisa lihat video singkat mengenai cara menggunakan ARO pada aplikasi RHB Tradesmart:

Aplikasi RHB Tradesmart with ARO ini nih membuat trading saham lebih mudah deh, terutama buat saya yang masih pemula. Karena ARO-nya sendiri udah dibuat dengan menggunakan paramater trading saham, seperti candlestick, membaca garis MA, dan sebagainya. Jadinya dengan begini, bisa membantu saya dalam memilih saham dan tentunya untuk belajar trading saham juga. Dan pastinya aplikasi ini diharapkan bisa meningkatkan minat orang-orang untuk mulai trading atau investasi di saham. Saat ini aja menurut data Bursa Efek Indonesia, jumlah trader atau investor saham baru sekitar 600,000 SID (Single Investor Identification – semacam tanda bahwa orang tersebut sudah resmi terdaftar sebagai investor di pasar modal), jadi masih beda jauh jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.

Lalu bagaimana untuk orang yang udah berpengalaman? Tentunya bagi orang yang udah berpengalaman, ARO bisa menjadi tambahan informasi untuk mereka. Ga ada pilih kasih juga antara trader besar dan kecil di sini, notifikasi saham diberikan pada saat yang sama, pokoknya real time deh!

Oke, saya pun udah daftar beberapa hari lalu, dan udah siap mencoba si RHB Tradesmart with ARO ini.

Kalau kamu mau coba, boleh lho install RHB Tradesmart with ARO dulu di sini:

rhb tradesmart with aro android rhb tradesmart with aro ios

 

 

Dan selanjutnya, kamu tinggal mengisi form pedaftaran, dan menunggu email konfirmasi dari staff RHB.

Semoga ke depannya, dengan menggunakan aplikasi RHB Tradesmart with ARO, saya bisa bilang kalau trading #sahamiseasy !

Selamat trading, ya! πŸ™‚

lets trade rhb tradesmart aro

Trading saham lebih mudah dengan aplikasi RHB Tradesmart with ARO

Advertisements
Comments
  1. Posted by Riyardiarisman
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Ani Berta
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Uni dzalika
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Ikrom
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by nia nastiti
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by Annisa
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by kurnia amelia
    • Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by Uci
    • Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by Hanisah Sukmawati
    • Posted by Timothy W Pawiro
  10. Posted by Liswanti
  11. Posted by Choirul Huda
  12. Posted by unggulcenter
  13. Posted by Awan
  14. Posted by Atanasia Rian
  15. Posted by Oky Maulana
  16. Posted by Rhoshandhayani KT
  17. Posted by Rhoshandhayani KT
  18. Posted by Tukang Jalan Jajan
  19. Posted by Fandhy Achmad Romadhon
  20. Posted by zefy
  21. Posted by hello fika
  22. Posted by William Giovanni
  23. Posted by Nurul Fitri Fatkhani
  24. Posted by Nova Violita
  25. Posted by Siti mudrikah
  26. Posted by dweedy
  27. Posted by Mahadewi
  28. Posted by Kang Alee

Add Your Comment