Sosok muda menginspirasi dan bikin bangga: Febe Amelia

Author: | Posted in Lomba, Sosok 50 Comments

Misalnya kalau saya ditanya siapakah sosok muda menginspirasi dan bikin bangga, ada beberapa sosok muda menginspirasi yang saya kenal. Namun ada satu nama yang dari dulu ingin saya tulis di blog saya. Dia itu sebenarnya saudara sepupu saya sendiri, namanya Febe Amelia (selanjutnya saya sebut Febe saja, ya). Walaupun masih muda, tapi sejak terjang Febe benar-benar membuat saya takjub. Makanya kebetulan sekali, ketika ada lomba blog dari Kurio dengan tema #MudaBikinBangga, boleh lah saya memilih saudara sepupu saya ini sebagai sosok muda bikin bangga.

sosok-muda-menginspirasi-febe-amelia-dengan-anak-maluku-3

Febe waktu ikut Indonesia Mengajar di Maluku

Siapa itu Febe Amelia?

sosok-muda-menginspirasi-febe-amelia-ny-tolerance-center

Mengunjungi Museum of Tolerance di New York, Amerika Serikat

Waktu saya beritahu dia, kalau saya ingin menggunakan profilnya untuk membuat blog sosok muda menginspirasi ini, Febe malah ketawa. ‘Masa sih?’ ‘nanti aku coba cariin temanku deh yang mungkin lebih cocok’’kalau misalnya nti ga cocok, gapapa kok diganti’. Saya yang mencoba untuk melakukan wawancara pertama kali juga jadi grogi. Untung Febe tipe orang yang suka bicara 🙂

Sosok Febe Amelia itu dulu sempat bingung mau ambil jurusan apa pada waktu kuliah. Sepertinya banyak dari kita yang juga mengalami hal yang sama. Namun akhirnya Febe memutuskan untuk ambil jurusan Hubungan Internasional di salah satu universitas negeri di Bandung. Alasannya sederhana, karena dia suka banyak hal, dan di Hubungan Internasional dia bisa belajar banyak hal, seperti politik, budaya, hukum, ekonomi, bisnis internasional, dan masih banyak lagi.

Seingat saya, selama Febe kuliah, dia tuh tidak pernah ‘diam’. Aktif ikut kegiatan, termasuk ketika ada pertukaran pelajar ke Amerika Serikat dan Korea Selatan, dia juga ikut serta. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa, yang tidak mungkin Febe abaikan begitu saja. Keinginannya untuk pergi keluar negeri sudah ada sejak lama, karena dia ingin melihat bagaimana sebuah negara bisa digolongkan sebagai ‘negara maju’, sedangkan Indonesia masih digolongkan sebagai ‘negara berkembang’ (catatan kecil dari Febe, sepertinya istilah ‘negara maju’ dan ‘negara berkembang’ akan dihilangkan, karena tidak mungkin sebuah ‘negara maju’ tidak ada keinginan untuk berkembang).

sosok-muda-menginspirasi-febe-amelia-1st-winner-international-day-performance-at-ajou-university-2011

Memperkenalkan budaya Indonesia pada saat pertukaran pelajar di Korea Selatan

Selanjutnya, Febe juga pernah kerja di salah satu perusahaan konsultan, sebelum akhirnya ikut kegiatan Indonesia Mengajar selama 1 tahun, dan sekarang sudah bekerja di salah satu perusahaan lokal yang bergerak di bidang sosial, dan bertugas untuk mengembangkan bisnis perusahaan tersebut di Bali.

Pada waktu menjalani ini semua, Febe mengakui kalau dia merasa dirinya acak seperti kutu loncat, semuanya dia ikuti. Febe hanya ikut apa yang sesuai dengan ‘passion’ dan kesempatan apa saja yang terbuka pada waktu itu. Namun kalau dia melihat sekarang, dia akhirnya tahu kalau semua pengalamannya ini, bisa membantu dia menjadi seperti yang sekarang ini.

Keinginan untuk membangkitkan potensi daerah

Dari dulu Febe tahu kalau pembangunan di Indonesia belum terlalu merata, terutama di daerah timur Indonesia. Itulah salah satu alasan kenapa Febe ingin ikut kegiatan Indonesia Mengajar. Kegiatan Indonesia Mengajar membuat Febe bisa terjun langsung ke daerah dan melihat dengan mata sendiri bagaimana keadaan di daerah.

Di Indonesia Mengajar, Febe ditugaskan ke salah satu daerah di Maluku, yang kondisinya berbeda dengan keadaan di kota asal Febe. Febe terjun langsung dan belajar bagaimana bisa membantu daerah di sana agar menjadi lebih maju. Berbeda kalau hanya belajar di kelas-kelas, termasuk ketika pertukaran pelajar ke Korea Selatan, di mana Febe mengambil mata kuliah dari tingkat S2. Di sana Febe hanya belajar teori saja mengenai pengembangan suatu daerah.

sosok-muda-menginspirasi-febe-amelia-convention-di-korea

Banyak kesempatan untuk ikut konferensi internasional ketika pertukaran pelajar di Korea Selatan

Salah satu hal yang Febe pelajari ketika di daerah adalah pentingnya penduduk di daerah untuk melek finansial. Mereka harus tahu bagaimana potensi dari daerahnya. Dari potensi ini, bisa saja ‘dijual’, yang hasil dari ‘penjualan’ tersebut bisa dipakai untuk membangun daerahnya, apalagi di daerah timur Indonesia yang sangatlah subur dan banyak sumber daya alam yang melimpah.

Memang di daerah-daerah sudah banyak pebisnis lokal yang melakukan proses produksi, namun mungkin hanya fokus di produksi saja dan ada yang belum memikirkan bagaimana cara memasarkannya. Padahal kalau produknya bagus, bisa saja laku di pasaran dalam maupun luar negeri. Inilah kenapa Febe ingin sekali membantu membangkitkan potensi daerah. Ini sebenarnya juga sejalan dengan apa yang dilakukan Febe di perusahaan yang sekarang. Perusahaan ini memiliki misi untuk mencari pebisnis lokal yang potensial dan membantu memasarkan produknya. Perusahaan ini tentunya punya data yang cukup lengkap mengenai permintaan pasar, strategi marketing yang pas, dan bagaimana caranya untuk mengekspor produknya.

sosok-muda-menginspirasi-febe-amelia-dengan-teman-teman-pengajar-muda-di-depan-kantor-im-sebelum-mulai-karantina-21-april-2014

Berfoto bersama sesama Pengajar Muda sebelum masa karantina Indonesia Mengajar

Semakin lama saya mengobrol sama Febe, saya jadi merasa kagum dan semakin yakin kalau Febe memang merupakan salah satu sosok muda menginspirasi. Di usia yang masih muda, Febe sudah memiliki keinginan yang begitu mulia untuk membantu daerah agar bisa membangkitkan potensi dari dalam.

Langkah selanjutnya bagi Febe

Febe bersama alumni dari pertukaran pelajar di Amerika Serikat sudah memiliki sebuah proyek yang rencananya akan berjalan di November 2016. Proyek ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pelajar SMK yang memiliki ide bisnis, tapi kesulitan untuk mendanainya. Di proyek ini mereka sudah merangkul beberapa pihak, termasuk pemerintahan, perguruan tinggi, dan kalangan pengusaha di Indonesia, yang akan membantu dalam pemberian training. Jumlah proposal yang masuk sekitar 200 proposal, dan saat ini sudah terseleksi sekitar 7 grup dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain rencana proyek itu, Febe juga berencana untuk melakukan studi lanjut di bidang kewirausahaan. Walaupun di perusahaan yang sekarang, Febe sudah dipercayai untuk mengembangkan pasar di Bali, termasuk di dalamnya juga mengurus mengenai masalah harga, memilih produk yang cocok untuk dijual, sistem penjualan di sana; namun Febe merasa ingin belajar lebih lagi. Febe sudah mendapatkan beasiswa Australia Awards Scholarship dan akan berangkat di bulan Juni 2017. Kita doakan semoga studi Febe di sana bisa lancar, dan Febe bisa mewujudkan mimpinya dalam membantu membangkitkan potensi berbagai daerah di Indonesia.

Kamu bisa kontak Febe melalui pesan di Facebook-nya di sini.

Kurio dan generasi muda Indonesia

sosok-muda-menginspirasi-app-kurio

App Kurio, sebuah news aggregator

Sebagai sosok muda menginspirasi seperti Febe, tentunya mereka suka sekali membaca untuk menambah ilmu. Febe mencari tahu sendiri di internet, bagaimana caranya agar bisa terpilih dalam pertukaran pelajar ke Korea Selatan. Febe juga banyak melakukan riset sebelum akhirnya pindah ke Bali untuk mulai mengembangkan bisnis dari perusahaan tempat dia bekerja sekarang. Febe menggunakan internet untuk hal-hal yang positif, sehingga membantunya untuk berkembang.

Sekarang kita sering lihat banyak sekali berita-berita yang belum tentu kebenarannya dan disebar sehingga bisa menyebabkan kesalahpahaman. Kita tentunya harus punya filter sendiri dalam menghadapi ini. Ini juga yang dilakukan oleh Kurio.

Kurio adalah sebuah app news aggregator yang memiliki kemampuan untuk menarik berita dari banyak sumber berita di Indonesia. Ini untuk memudahkan kita dalam membaca berbagai berita dari satu sumber saja. Tentunya, Kurio tidak ingin menampilkan berita-berita yang kebenarannya diragukan.

Beberapa cara dilakukan termasuk dengan bantuan sistem yang akan menyeleksi berita-berita berdasarkan sejumlah ‘kata kunci’ yang dimiliki Kurio. Kalau di berita tersebut, terdapat ‘kata kunci’ yang berunsur negatif, sistem di Kurio akan memilih untuk tidak menampilkan. Tentunya selain sistem, Kurio memiliki tim sendiri yang akan membantu sistem dalam menyeleksi berita-berita yang akan ditampilkan di app Kurio.

Untuk bisa mencoba dan mendapatkan manfaat dari Kurio, kamu bisa download app Kurio dari sini:

kurio-app-apple-ioskurio-app-android

Nah balik lagi ke sosok muda menginspirasi, tiap orang tentu punya sosok yang bisa menginspirasi. Kalau saya salah satunya adalah saudara sepupu saya sendiri, Febe Amelia. Kalau kamu sendiri bagaimana? Siapakah sosok muda menginspirasi yang bikin bangga kamu?

FIND ME HERE
FACEBOOK | TWITTER | INSTAGRAM | GOOGLE+
email: mixedupalready@gmail.com
SNAPCHAT: timo_wp

(Semua foto di blog post ‘Sosok muda menginspirasi dan bikin bangga: Febe Amelia’ merupakan koleksi pribadi Febe)

Advertisements
Comments
  1. Posted by Kartes
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Levina
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Noe
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Gallant
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by wawaraji
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by riza firli
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by Gesang Sari Mawarni
    • Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by intan rosmadewi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by PutriKPM
    • Posted by Timothy W Pawiro
  10. Posted by UNA
    • Posted by Timothy W Pawiro
  11. Posted by Sinthya
    • Posted by Timothy W Pawiro
  12. Posted by kurnia amelia
    • Posted by Timothy W Pawiro
  13. Posted by Desy Yusnita
    • Posted by Timothy W Pawiro
  14. Posted by Ratri Chibi (@Ratrichibi)
    • Posted by Timothy W Pawiro
  15. Posted by Nasirullah Sitam
    • Posted by Timothy W Pawiro
  16. Posted by Rach Alida Bahaweres
    • Posted by Timothy W Pawiro
  17. Posted by cumilebay
    • Posted by Timothy W Pawiro
  18. Posted by Awan
    • Posted by Timothy W Pawiro
  19. Posted by Deddy Huang
    • Posted by Timothy W Pawiro
  20. Posted by Eva Sri Rahayu
    • Posted by Timothy W Pawiro
  21. Posted by Halim
    • Posted by Timothy W Pawiro
  22. Posted by echaimutenan
    • Posted by Timothy W Pawiro
  23. Posted by @nurulrahma
    • Posted by Timothy W Pawiro
  24. Posted by Nchie Hanie
    • Posted by Timothy W Pawiro
  25. Posted by Iqbal Kautsar
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment