Sepatu kesayangan yang semakin kusut

Author: | Posted in Advertorial 14 Comments

Pastinya kamu punya sepatu kesayangan, termasuk saya juga. Sepatu kesayangan saya ini saya beli pas lagi di Bali. Itu pun belinya terpaksa karena ada keperluan mendadak. Saya masih ingat, belinya waktu itu di Beachwalk Shopping Center, karena kebetulan saya juga beberapa hari menginap di dekuta Hotel Bali. Sepatunya juga bukan sepatu resmi ala sepatu pantovel, tapi lebih ke sepatu casual. Itu juga waktu itu sempat bimbang dan ragu, antara beli di Zara atau Pull and Bear, tapi akhirnya setelah bolak-balik ke dua toko tersebut, pilihan jatuh ke Pull and Bear aja.

sepatu kesayangan pull and bear

Sepatu kesayangan Pull & Bear

Setelah dibeli, jadilah sepatu abu-abu tersebut menjadi sepatu kesayangan saya, yang sering saya pakai. Alasan lainnya kenapa saya sering pakai, karena sepatu casual saya hanya ada 2 pasang aja haha. Yang pasangan kedua itu juga dari kakak saya. Entah dikasih pinjam, atau saya yang merasa udah berganti hak milik menjadi milik saya aja haha. Kenapa cuma dua? Yah, saya juga ga terlalu suka belanja, kecuali emang udah rusak banget dan udah ga bisa diperbaiki lagi 😀

Kapan aja pakai sepatu kesayangan

Dipakai untuk acara apa aja

Namanya juga sepatu kesayangan, pastinya dipake ke mana-mana dan untuk acara apa aja deh, ya. Karena kebetulan saya blogger, jadinya ya acara yang saya datangi biasanya acara blogger, misalnya liputan sebuah event lah, blogger gathering, bahkan ya sampai jalan-jalan, seperti waktu saya jalan-jalan ke Palabuhanratu deh.

sepatu kesayangan kunjungan pabrik semen merah putih

Pakai sepatu kesayangan saat kunjungan ke pabrik Semen Merah Putih

Kalau misalnya acara blogger, biasanya paling lama sekitar 2-3 jam sih ya, tapi kalau acara jalan-jalan, ya udah deh, bisa seharian dipake terus itu sepatu, dengan kaus kaki yang sama haha. Ya mau gimana lagi, kalau jalan-jalan biasanya dalam sehari bisa pindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Bahkan dari awal mulai perjalanan, jadi mana sempat ganti sandal ya hehe. Apalagi kalau jadwal acaranya dalam sehari ga ada yang santai, alias acara bersama pimpinan perusahaan, acara kunjungan ke pabrik, dan sebagainya. Alhasil, sepatu kesayangan tersebut tetap lengket seperti perangko dari pagi hingga malam hari, tanpa ada waktu untuk bernafas haha.

Dipakai untuk segala cuaca

Wahaha, lebay banget judulnya ‘untuk segala cuaca’, eh tapi ya gimana deh, emang bener sih. Si sepatu kesayangan ini, mau ga mau harus bisa tahan banting, walau bahannya bukan seperti Crocs yang bisa tahan banting di segala suasana dan cuaca. Kalau sandal Crocs, ga perlu lah khawatir kalau menghadapi becekan. Lah kalau sepatu kesayangan ini, bahannya kalau kena air ya udah deh, langsung rembes ke dalem, soalnya kan ga waterproof.

sepatu kesayangan geyser cisolok palabuhanratu

Sepatu kesayangan yang dipakai di segala cuaca, baik terang maupun hujan 😀

Sebenarnya saat pagi hari mau pergi ke sebuah acara, udah percaya diri aja, cuaca bakal terang, tapi ya namanya bukan pawang hujan, kalau air dari atas udah tumpah, ya udah deh terima aja. Pilihannya antara menunggu hujannya reda, atau terobos hujannya. Kalau waktu memungkinkan sih ya pilihan jatuh di yang pertama. Tapi kalau ada acara selanjutnya, mau ga mau ya udah deh terobos aja jalanan yang basah karena terpaan hujan dari atas. Eh, jadi inget dulu sempat-sempatnya pas naik ojek online saat hujan, sampai sepatunya dilepas biar ga basah haha.

Dipakai untuk segala acara dan segala cuaca

Ini terjadi kalau hanya bawa sepatu satu aja, dan ga bawa sandal sebagai cadangan, apalagi sepatu kedua sebagai cadangan. Seperti contohnya pada trip baru-baru ini saat harus mengikuti sebuah pameran tentang destinasi wisata di negeri tirai bambu. Walaupun sebenarnya kami ga perlu set-up dari awal, tapi tetap aja ada yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan, bahkan setelah sampai di Cina.

Karena barang pameran masih ada yang harus dibawa dari Jakarta, makanya kami harus merelakan bagasi kami untuk barang-barang pameran tersebut. Jadi alhasil kebanyakan dari kami hanya membawa koper yang pas di kabin untuk barang-barang pribadi kami. Bawa sandal atau sepatu tambahan, duh, mana cukup lah haha. Makanya dari awal keberangkatan hingga pulang ke Jakarta, saya memakai sepatu kesayangan itu.

sepatu kesayangan dipakai saat pameran di cina

Sepatu kesayangan dipakai lagi saat pameran di Cina

Emangnya kegiatan di sana apa aja toh? Hmm, oke, mulai dari angkat-angkat barang yang bisa dibilang cukup berat, dipakai untuk jalan ke sana kemari, naik-turun tangga, termasuk ketika saya harus mencari sebuah gunting baja pada saat hujan. Rasanya sedih melihat sepatu kesayangan tersiram air hujan terus-menerus. Seperti yang saya bilang tadi, sepatu saya bukanlah sepatu waterproof ya, makanya ga cepet kering deh, tapi harus dipakai lagi keesokan harinya. Sepatunya dari basah, kemudian hampir kering, terus kering, eh basah lagi, dan akhirnya kering lagi. Oke, jadi jangan coba-coba untuk mencium daleman sepatu saya. Akibatnya ditanggung sendiri haha.

Perlu mencari sepatu cadangan lagikah?

Karena saking kasiannya saya dengan sepatu kesayangan saya, memang ada baiknya sih mengistirahatkan sejenak sepatu saya tersebut. Biarlah dia memulihkan dirinya selama beberapa saat haha. Makanya saya bertekad, setelah pulang dari Cina untuk hunting sepatu baru deh. Yang dicari juga bukan sepatu olahraga, karena saya pikir mending beli sepatu yang bisa dipake untuk kegiatan sehari-hari juga deh, tapi ya tetap harus nyaman pas dipakai.

Rasanya kalau mesti belanja ke mall, sepertinya ga sempet deh, soalnya ga bisa sekaligus melihat banyak brand dalam sekelebat. Soalnya brand A ada di sebelah kiri, brand B ada di mall seberang, brand C ada di lantai 3. Duh, buang waktu juga sih ya. Emang udah pas lah kalau langsung meluncur ke toko online seperti Mataharimall.com.

koleksi sepatu pria mataharimall

Koleksi sepatu pria di MatahariMall.com (gambar diambil dari website MatahariMall.com)

Pas buka website https://www.mataharimall.com/, emang sih godaan untuk melirik produk lain pasti ada, makanya biar cepet emang kudu harus langsung difilter aja deh, biar pencariannya fokus. Setelah difilter ke ‘Sepatu Pria’ aja, hasilnya masih ada 12.000 macam sepatu, aje gile, bisa seharian kalau dilirikin satu-satu, ya.

Makanya mending difilter lagi deh ke jenis sepatunya. Seperti yang saya bilang, saya mau cari sepatu yang bisa sehari-hari, berarti bukan sepatu formal, maupun sepatu sport. Pilihannya ya antara sepatu casual atau sneakers. Ya udah deh, dipilih dua-duanya dulu, biar lebih mengerucut, sambil berdoa semoga hasil pencariannya menyusut drastis haha.

Bener sih menyusut drastis, tapi ya ampun, masih 3.000-an hahaha, bisa lelah mata melihatnya. Untunglah ada filter brand di MatahariMall.com, paling yang terlintas di pikiran saya, antara brand Puma, Adidas, Nike, New Balance, atau ga Converse. Hmm, atau ada yang lain lagi?

mataharimall sepatu kasual sneakers

Koleksi sepatu pria di MatahariMall.com jenis casual dan sneakers (gambar diambil dari website MatahariMall.com)

Haha untungnya setelah difilter berdasarkan brand, udah tinggal dikit deh pilihannya. Dan, sekarang tinggal pilih-pilih model ama berdasarkan harga deh, ya.

So, mau tau saya pilih yang mana? Atau kamu mau beliin sepatu untuk saya? Boleh bangetlah, biar nanti jadi sepatu kesayangan saya yang kedua! Yekaannn?! ?

sepatu kesayangan di zhijin dong cave cina

Sudah waktunya mengistirahatkan sepatu kesayangan untuk sementara waktu

Advertisements
Comments
  1. Posted by William Giovanni
  2. Posted by Rhoshandhayani KT
  3. Posted by unggulcenter
  4. Posted by ruziana
  5. Posted by Jiah
  6. Posted by lendyagasshi
  7. Posted by Nurul Fitri Fatkhani
  8. Posted by Bela
  9. Posted by Oky Maulana
  10. Posted by April Hamsa
  11. Posted by Dikki cantona putra
  12. Posted by Ira duniabiza
  13. Posted by Andhikamppp
  14. Posted by Jalan-Jalan KeNai

Add Your Comment