Asyiknya jalan jalan sambil road trip di Bali (1)

Author: | Posted in Wisata 20 Comments

Asyiknya jalan jalan sambil road trip di Bali – Road trip merupakan salah satu favorit saya ketika mengunjungi suatu tempat, antara menyewa mobil dan menyetir sendiri, ataupun dengan supir. Beberapa waktu yang lalu, saya sempat melakukan road trip di Bali sebelum kemudian mengunjungi sahabat saya Sinthya, sekaligus jalan-jalan di Pulau Sumba. Saya bersama teman sepakat untuk mengunjungi daerah yang jarang kami datangi ketika jalan jalan ke Bali, walaupun pada akhirnya kami juga pergi ke pantai Bali yang sudah cukup populer di daerah selatan hehe.

airport ngurah rai bali

Yuks cuss jalan-jalan di Bali

Kami sepakat untuk sewa mobil di Bali selama beberapa hari pada waktu liburan ke Bali saat itu. Rute yang kami tempuh ketika melakukan road trip di Bali adalah dari airport menuju daerah timur Bali dan kemudian ke daerah utara Bali. Memang sebenarnya lebih enak kalau ga ada batasan waktu ya ketika melakukan road trip, tapi saya sudah keburu beli tiket menuju Pulau Sumba haha. Jadi total hanya sekitar 5 hari untuk kunjungan ke Bali saat itu.

Road trip di Bali: Menuju timur

Enaknya kalau jalan sama teman yang berinisiatif, dia sudah membuat tempat-tempat apa aja yang akan dikunjungi pada saat liburan, dan saya dengan senang mengikutinya haha. Itinerary yang kami buat saat road trip di Bali juga ga fix, alias bisa berubah tergantung kondisi. Kalau tiba-tiba teringat suatu tempat di tengah perjalanan, kami langsung cari lokasinya di mana. Kalau memungkinkan ya kami langsung cuss ke sana. Seperti ketika kami dalam perjalanan menuju ke timur Bali, ada beberapa spot yang ingin kami kunjungi tapi ga jadi, seperti Pantai Padang Bai dan Ujung Water Palace.

road trip di bali

Jangan lupa buka GPS pas road trip, walau temen bilang tau jalan hahaha.

Pura Goa Lawah

Pemberhentian pertama kami ketika di timur Bali adalah Goa Lawah. Sudah bisa ditebak kalau Goa Lawah adalah goa yang berisikan kelelawar di daerah Klungkung. Awalnya saya pikir ini hanya berupa goa aja, tapi ternyata merupakan kompleks sebuah pura yang cukup besar, dan namanya ternyata Pura Goa Lawah hehe. Jadi posisi goa lawahnya berada di dalam kompleks pura.

pura goa lawah bali timur

Kompleks Pura Goa Lawah

Entah kenapa, mungkin kebiasaan, saya suka menghabiskan waktu yang agak lama di spot pertama pemberhentian, padahal masih ada beberapa pemberhentian berikutnya. Termasuk di sini. Saya asyik aja memfoto-foto bagian dalam puranya yang memang cukup besar ini, sebelum akhirnya kami memasuki bagian dalam kompleks untuk melihat goa lawah dari dekat. Disebut goa lawah tentunya karena kelelawar yang berada di dalam goa ga hanya satu atau dua ekor aja, tapi ternyata jumlah kelelawarnya bejibun alias banyak banget.

road-trip-di-bali-pura-goa-lawah-kelelawar

Namanya juga goa lawah, ya isinya kelelawar deh 😀

Setelah mengamati sebentar Goa Lawah, kami pun keluar dari kompleks pura dan iseng menyebrang jalan sebentar untuk melihat pantainya. Hmm, memang ga banyak yang dilihat dari pantainya, selain memang pasirnya yang berwarna hitam. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju spot berikutnya sekaligus makan siang.

Pantai Candidasa

Perhentian road trip di Bali kami berikutnya adalah Pantai Candidasa. Saya mengamati sebenarnya sudah banyak penginapan dan tempat makan di daerah sini, mungkin memang Pantai Candidasa sudah menjadi salah satu tempat wisata Bali timur, ya? Wah, coba punya waktu lebih banyak, mungkin saya akan stay dulu di sini untuk beberapa hari sebelum akhirnya lanjut ke utara.

lezat beach restaurant pantai candidasa bali

Stopover di Le-zat Beach restaurant di Pantai Candidasa, Bali. ((( stopover )))

Antara saya browse di Tripadvisor atau kebetulan pas saya lewat, kami kemudian berhenti di Le-Zat Beach Restaurant. Dari namanya bisa tau lah ya, kalau ini pastinya terletak tepat di sebelah pantai, tepatnya Pantai Candidasa yang di area samping restaurant yang terlihat lebih didominasi oleh bebatuan dibandingkan pasirnya.

lezat restaurant pantai candidasa bali dengan gazebonya

Cakep sih ya, ditambahin gazebo juga di ujung-ujungnya

tanda i love u dekat lezat beach restaurant pantai candidasa bali

Spot cocok buat pasangan yang lagi mesra

Tempatnya memang cakep, apalagi di depan restaurant dibuat semacam area tambahan menjorok ke laut yang berbentuk huruf T. Kemudian di kedua ujung horizontal dibuat semacam gazebo untuk bersantai dan menikmati semilir angin laut. Ternyata, memang bukan saya aja yang menganggap pantai ini cakep! Tempat ini juga dijadikan salah satu tempat untuk pre-wedding photo shoot! Apalagi di dekat situ ada batu-batu yang disusun membentuk kata ‘I Love You’. Cocok deh memang Pantai Candidasa dijadikan tempat pre-wedding photo shoot haha.

road-trip-di-bali-pantai-candidasa-le-zat-restaurant-gazebo

Kalau di sini kelihatan banyak batunya ya daripada pasirnya (padahal kalau diitung jumlah pasirnya lebih banyak :D)

pemandangan ketika jalan menuju pantai perasi dari pantai candidasa

Sempat berhenti di salah satu spot dulu setelah meluncur dari Pantai Candidasa

Pantai Perasi

Yang namanya Pantai Perasi atau juga disebut Pantai Perawan alias Virgin Beach sempat menjadi hits beberapa waktu lalu. Sebenarnya pantai ini hampir aja terlewati saat road trip di Bali waktu itu, karena memang ga direncanakan. Tiba-tiba aja inget nama pantai ini, ketika kami masih dalam perjalanan menyusuri area timur Bali. Kemudian kami langsung cari posisi tepatnya di Google Maps dan untungnya sudah ada di Google Maps.

Jalan masuk menuju ke Pantai Perasi memang ga terlalu kelihatan. Kami pun sempat kelewatan dan bingung. Kami kira jalan masuknya akan ada tulisan besar ‘PANTAI PERASI’, tapi kalau ga salah, waktu itu tulisannya kecil ya — CMIIW. Jalan masuknya memang seperti jalan belokan masuk ke gang gitu hehe. Setelah itu harus melewati beberapa kilometer lagi sebelum akhirnya sampai ke tempat parkir di Pantai Perasi.

jalan masuk ke pantai perasi bali

Dulu jalan masuk ke Pantai Perasi dari jalan utama seperti ini. Kalau sekarang bagaimana?

Pantai Perasi ternyata pendek dan pantainya dilindungi oleh bukit di kedua ujungnya. Ga pake lama untuk jalan dari ujung ke ujung, ya karena memang pendek. Enaknya, pantai Perasi masih ga terlalu rame waktu itu, dan sudah ada beberapa warung makan. Untuk penginapan, sebenarnya saya melihat ada semacam beberapa rumah sederhana di bagian ujung pantai satunya, cuma saya ga cari tau apakah masih dipakai atau sudah terbengkalai.

pantai perasi bali virgin beach

Pantai Perasi yang juga punya sebutan sebagai Virgin Beach di Bali

pantai perasi bali virgin beach masih sepi

Pantai Perasi yang dulu masih sepi

Karena hari sudah semakin redup, dan kami masih ada di sebelah timur, sedangkan tujuan kami ada di utara, kami akhirnya bergegas berangkat kembali, melanjutkan road trip di Bali kami yang singkat itu. Dan ternyata perjalanannya masih jauh pulak! 😀

(bersambung)

sunset bali

Bisa lho berhenti bentar pas road trip di Bali buat nikmatin sunset — tepatnya foto doang trus abis itu cuss, soalnya udah mulai gelap dan perjalanan masih jauh!

Advertisements
Comments
  1. Posted by @nurulrahma
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Alid Abdul
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Riyardiarisman
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Cerita Melalak
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by cumilebay
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by ulu
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by Deddy Huang
    • Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by Dickie
    • Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by Mesra Berkelana
    • Posted by Timothy W Pawiro
  10. Posted by Inklocita
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment