Advertisements

Berkenalan dengan Purwakarta istimewa

Author: | Posted in Wisata 12 Comments
Berkenalan dengan Purwakarta istimewa – Ketika mendapat kesempatan untuk menghadiri acara Festival Steak Maranggi di Purwakarta, saya langsung berpikir ‘Wah, dulu saya sudah pernah ke Purwakarta, tapi hanya menjemput teman di Sadang Town Square trus lanjut makan siang di Sate Anwar, dan kemudian meluncur ke Bandung.’ Itu pun saya hanya sekilas melintas di kota Purwakarta. Jadi senang banget ketika dapat kesempatan untuk berkunjung ke Purwakarta lagi!
festival steak maranggi purwakarta banner - kadungcampur

Banner Festival Steak Maranggi 2015 di Purwakarta

Ketika membaca hashtag #SteakMaranggiFest , wah kok ada yang beda nih. Kan memang makanan khas Purwakarta yang sudah terkenal itu si Sate Maranggi-nya. Lah kok ini malah steak ya hehe. #SteakMaranggiFest ini sendiri lebih merupakan perlombaan masak steak dengan bumbu Maranggi yang baru pertama kali diadakan di Purwakarta.
Setelah berjibaku dengan lalu lintas Jakarta – Purwakarta yang lumayan ‘bagaimana itu’ pas Sabtu siang kemarin – 5 Desember 2015; saya bersama blogger-blogger lain yang menjadi agen social media mewakili acara ini, akhirnya tiba juga di kompleks Pemerintahan Kabupaten Purwakarta, yang berlokasi di dekat Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta sekitar pukul 3 sore kurang.
masjid agung baing yusuf purwakarta - kadungcampur

Masjid Agung Baing Yusuf di dekat kompleks kantor bupati Purwakarta

Walaupun acara Festival Steak Maranggi baru dimulai sekitar jam 7 malam, kami sudah mulai kegiatan dari sore ini, seperti berkesempatan untuk bertemu dan makan siang (yang telat hihi) dengan Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi, di kantor Bupati. Selain itu juga kami berkesempatan untuk mengunjungi salah satu museum di Purwakarta.

Pertama kali masuk di kompleks kantor Bupati Purwakarta

Kesan pertama ketika memasuki kompleks ini adalah WOW, keren banget!! Dan asri pula tempatnya! Kompleksnya dipenuhi dengan taman-taman yang asri dan cakep-cakep. Plus tentunya banyak pohon-pohon yang membuat suasana menjadi teduh, apalagi waktu itu cuaca mendung dan tidak terlalu panas, jadi suasananya mendukung banget untuk jalan-jalan.
kompleks kantor bupati purwakarta - kadungcampur

Duuuhhh keren lah penataan taman-taman di kompleks Pemkab-nya!!

Selain itu di kompleks tersebut ada beberapa pendopo, kolam, dan jembatan yang menghubungi taman-taman tadi dengan kantor Bupati. Kolamnya bahkan terdapat beberapa air mancur! Kerennya lagi adalah kompleks ini terbuka untuk umum lho!
pendopo di samping kolam kompleks kantor bupati purwakarta - kadungcampur

Kompleks kantor bupati Purwakarta cakep! Ada pendopo yang cukup luas di samping kolam dekat kantor bupati

Jadi jamuan makan siang berlangsung di dalam kantor Bupati-nya. Ternyata kantor bupati Purwakarta pun ga kalah oke! Di bagian depan terpampang kereta-kereta kencana, dan ketika masuk ke dalam rumahnya, walah-walah saya makin berdecak kagum. Sangat apik, bersih dah nyaman. Ruangannya cukup besar untuk menampung kami yang berjumlah 20 orang ini. Lantai ruangan juga sudah dilapisi karpet, di mana di tengah-tengahnya terdapat semboyan ‘Purwakarta Istimewa.’ Selain itu, di ruangan ini juga terdapat beberapa lukisan, termasuk lukisan harimau putih dan Nyi Roro Kidul!
kantor bupati purwakarta - kadungcampur

Ruang tamu kantor bupati Purwakarta yang bersih dan bernuansa putih, serta banyak lukisan

Bertemu Kang Dedi Mulyadi pertama kali

Tidak lama setelah kami berfoto-foto (wajib banget dilakuin!) di ruangan tersebut, Kang Dedi pun muncul diiringi dengan wanita cantik yang tidak lain dan tidak bukan adalah Chef Aiko! Lah ngapain ya Chef Aiko di sini? Dan baru tahu, kalau Chef Aiko akan menjadi salah juri Festival Steak Maranggi nanti malam. Oalah pantas lah!
dedi mulyadi chef aiko - kadungcampur

Kang Dedi dan Chef Aiko datang menyambut para blogger

Makan siang bareng Kang Dedi tentunya disuguhkan makanan khas Purwakarta yakni sate Maranggi! Satenya melimpah lagi! Mau nambah berapa tusuk pun boleh! Selain itu ada juga pepes ikan dan ayam goreng hehe.
makanan khas purwakarta - kadungcampur

Makan siang dengan Kang Dedi tentunya disuguhi makanan khas Purwakarta

Ngobrol bareng Kang Dedi

Tapi sebenarnya yang berkesan dari makan siang ini adalah Kang Dedi-nya sendiri. Kang Dedi tuh sangatlah bersahaja dan ramah. Sayang saya belum bisa berbahasa Sunda, karena waktu itu beliau sempat bercakap-cakap sebagian dengan Bahasa Sunda huehehe. Tapi setelah beliau ngobrol pakai Bahasa Indonesia (dan baru bisa saya simak), dan beliau menuturkan kenapa digelar acara Festival Steak Maranggi ini. Beliau ternyata ingin memperkenalkan hal lain dari makanan asal Purwakarta, dan ingin mendiversifikasi makanan khas Purwakarta, yaitu sate Maranggi, menjadi steak Maranggi, karena beliau tahu, kalau makanan ‘steak’ juga merupakan makanan yang populer di kalangan anak muda. Bahkan steak yang diperlombakan di Festival Steak Maranggi menggunakan daging yang merupakan hasil dari Kabupaten Purwakarta.

Mau tau visi dan misi Kang Dedi untuk Purwakarta Istimewa?

Kang Dedi juga bercerita beberapa rencana dari kabupaten Purwakarta seperti menerapkan Wi-Fi di 2.000 saung sawah di Purwakarta, jadi nanti budak angon yang beternak bisa langsung memasarkan hasil panen di internet. Lalu juga ada program wajib minum susu dan wajib makan daging dua kg tiap bulannya. Wow!
Selain itu juga akan diadakan Olimpiade yang mana nantinya akan mengirim anak-anak berbakat dari Purwakarta ke luar negeri untuk magang di peternakan di luar negeri untuk belajar (untuk saat ini memang fokusnya di peternakan sih).
makan siang bareng kang dedi mulyadi purwakarta chef aiko - kadungcampur

Makan siang bareng Kang Dedi sambil ngobrol-ngobrol

Nah si Kang Dedi ini memang ingin memajukan budaya ternak di warganya, karena beliau percaya budaya berhubungan dengan perekonomian. Beliau sendiri juga berternak dan memiliki domba-domba berkualitas baik. Makanya beliau juga lagi mencari tahu apa sih makanan dan minuman yang cocok untuk ternak di sini. Jadi nanti diharapkan kualitasnya akan menuju seperti daging asal Jepang – wagyu, yang ternaknya kadang diberi minum wine, dsb. Bahkan beliau juga sering membantu warganya yang kesusahan dengan mensubsidi ternak kepada penduduknya. Ngomong-ngomong, ternyata di sini ada domba khas Purwakarta alias domba garwa yang merupakan persilangan dari domba jantan dari Garut dan domba betina dari Purwakarta!
kang dedi mulyadi purwakarta foto bareng blogger - kadungcampur

Kang Dedi foto bareng blogger

Berkunjung ke Museum Diorama Purwakarta

Setelah makan siang dan berbincang-bincang dengan Kang Dedi, kami juga ada kesempatan untuk mengunjungi salah satu museum di Purwakarta. Well, mungkin untuk sebagian orang akan berpikir kalau museumnya akan terlihat kuno atau kurang dipelihara, dan ternyata Museum Diorama Purwakarta yang kami kunjungi berbeda, cuy! Jauh dari kesan kuno, apalagi tidak terpelihara.

Keren, ada arsip atau buku dalam bentuk digital

Museum Diorama Purwakarta atau nama kerennya adalah Bale Panyawangan Diorama, yang terletak di jalan KK. Singawinata, merupakan museum yang patut dikunjungi. Di dalam museum ini sudah dilengkapi dengan arsip dalam bentuk digital, misalnya ada buku yang isi dokumennya disorot dari atas dan sudah menggunakan sensor jika kita ingin membalik halaman dari ‘buku’ tersebut.
museum diorama purwakarta buku digital - kadungcampur

Canggih deh ini koleksi buku digitalnya di Museum Diorama Purwakarta

Bisa foto bareng Kang Dedi juga!

Selain itu kita juga bisa berfoto bareng Kang Dedi lho di Museum Diorama Purwakarta. Eits, bukan berarti Kang Dedi akan selalu hadir di museum ini hehe, tapi Kang Dedi tampil dalam wujud digital di monitor! Tinggal atur posisi kita di layar, dan Kang Dedi akan ‘berjalan’ masuk ke tengah-tengah layar hehe.
museum diorama purwakarta foto virtual bareng kang dedi mulyadi - kadungcampur

Foto bareng Kang Dedi di Museum Diorama Purwakarta secara virtual hehe

Bisa sepedaan ‘keliling’ Purwakarta!

Kalau kamu suka sepedaan, di museum ini juga disediakan sepeda untuk kamu gowes keliling Purwakarta, tapi sekali lagi, kelilingnya dalam bentuk virtual ya!
museum diorama purwakarta naik sepeda virtual - kadungcampur

Salah satu blogger sedang nyobain gowes keliling Purwakarta nih!

Canggih kan?!

Museum diorama ini merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di Purwakarta. Sebenarnya masih banyak lagi sih, tapi waktunya tidak memungkinkan waktu itu hehe.

(Baca juga: What’s on Purwakarta)

Ada mini theather juga

Di Museum Diorama Purwakarta ini juga sudah dilengkapi dengan mini theatre. Memang sih, film-film yang ditampilkan bukan film-film box office, tapi lebih ke film-film singkat sejarah Purwakarta dan highlightdari wisata Purwakarta. Kemarin yang diputar adalah ‘highlight dari wisata Purwakarta’, dan di film singkat tersebut ditampilkan beberapa objek wisata yang terdapat di Purwakarta, mulai dari curug (air terjun)-nya, situ-nya, dan kerajinan keramik!
Wah gara-gara menonton videonya, jadi tahu deh di Purwakarta ada banyak tempat yang bisa dikunjungi nih!

Menuju Festival Steak Maranggi 2015

Setelah mengunjungi Museum Diorama Purwakarta dan kemudian beristirahat sejenak di bale-bale depan kantor bupati, kami pun bersiap-siap untuk mengikuti acara Festival Steak Maranggi yang lokasinya tidak terlalu jauh dari kompleks Pemkab-nya, yakni di Area Wisata Kuliner, Jalan KK. Singawinata.
festival steak maranggi purwakarta anne ratna mustika chef aiko - kadungcampur

Wah Ibu Anne (Ibu Bupati) sudah langsung diwawancarin nih sblm membuka Festival Steak Maranggi

Festival Steak Maranggi ini dibuka oleh Ibu Anne Ratna Mustika (istri dari Kang Dedi). Beliau selain membuka festival ini, ternyata juga menjadi juri lomba masak steak Maranggi ini bersama dengan Chef Aiko. Di sini terlihat sekali kalau beliau tampak sangat akrab dengan warga Purwakarta, bahkan beliau sempat membuat kuis seru-seruan dengan warga. Pertanyaannya aja mudah banget:
‘Misalnya kamu punya warung sate, kamu akan beri nama apa?’
festival steak maranggi purwakarta anne ratna mustika bersama warga - kadungcampur

Ibu Anne (Ibu Bupati) mengadakan kuis seru-seruan bersama warganya di Festival Steak Maranggi 2015

Ternyata jawaban dari 3 warga yang maju beragam dan lucu-lucu, mulai dari Sate Maranggi Mantan (aduh haha), Sate Maranggi Apalah Apalah (nah lho :D), dan yang terakhir Sate Maranggi Mantabh!
Nah yang menang yang mana hayo?!

Peserta Festival Steak Maranggi 2015 

Festival Steak Maranggi 2015 diikuti oleh 75 peserta, dan ternyata pesertanya adalah siswa dari SLTP dan SLTA di Purwakarta! WOW, keren sekali! Ajarin saya masak donggg, belum bisa nih! *lho*
 
Ini coba lihat peserta-pesertanya …!
festival steak maranggi purwakarta peserta 1 - kadungcampur

So bagaimana dengan peserta Festival Steak Maranggi 2015 yang ini?

festival steak maranggi purwakarta peserta 2 - kadungcampur

‘OMG’ – mungkin itu yang lagi dipikirkan peserta Festival Steak Maranggi 2015 yang di tengah huehehe *peace*

festival steak maranggi purwakarta peserta 3 - kadungcampur

Nah, kalau peserta yang ini gimana?

Siapa aja nih juri Festival Steak Maranggi 2015?

Tampak sekali, warga Purwakarta antusias sekali dengan Festival Steak Maranggi, dan banyak sekali yang sudah datang dan mendukung tim favoritnya!
Walaupun hujan mendera, tapi tim juri dan peserta tidak kehilangan semangat! Sayang saya, tidak sempat mencicipi makanannya, tapi tampaknya lezat nih, apalagi pake bumbu Maranggi!
festival steak maranggi purwakarta anne ratna mustika test food - kadungcampur

Ibu Anne mau test food dulu nih makanan salah satu peserta Festival Steak Maranggi

Selain mencicipi makanan dan memberi nilai, tampaknya Chef Aiko juga senang memberikan nasihat ke peserta Festival Steak Maranggi, mulai dari bagaimana menata makanan sehingga terlihat lebih oke, seperti yang ini. Chef Aiko memberi masukan untuk menaruh telur puyuh yang sudah matang di atas mash potato-nya.
festival steak maranggi purwakarta chef aiko test food - kadungcampur

Chef Aiko lagi berbincang-bincang dengan peserta Festival Steak Maranggi 2015

festival steak maranggi purwakarta hasil masakan peserta - kadungcampur

‘Coba taruh telor puyuh yang sudah digoreng di atas mashed potato-nya’ kata Chef Aiko kepada peserta Festival Steak Maranggi 2015

Seru banget deh acaranya!

Wah seru banget nih Festival Steak Maranggi, padahal baru pertama kali diadain ya.

Dan beberapa dari kami mengakhiri malam ini dengan goyangan bersama dengan pemusik di acara ini!
festival steak maranggi purwakarta live band - kadungcampur

What a wonderful day, today?! Mari akhiri hari ini dengan bergoyaanggg …

Pengen balik lagi ke Purwakarta Istimewa!

Hari yang menyenangkan memang, di mana saya bisa bertemu langsung dengan Kang Dedi dan mendengarkan rencana-rencana beliau untuk Purwakarta, kemudian bisa berjalan-jalan sedikit di kota Purwakarta – termasuk ke Museum Diorama Purwakarta dan diakhiri dengan acara utamanya, yakni Festival Steak Maranggi.

Bisa dibilang sih, ini merupakan perkenalan saya yang sebenarnya dengan Purwakarta Istimewa!
 
Jadi pengen balik lagi deh!
 
Purwakarta istimewa, pasti!
kang dedi mulyadi purwakarta timo wp - kadungcampur

Foto bareng Kang Dedi!

Advertisements
Comments
  1. Posted by Unknown
  2. Posted by Alid Abdul
  3. Posted by Jarwadi MJ
  4. Posted by Fahmi Idris
  5. Posted by cahyanto
  6. Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by Timothy W Pawiro
  10. Posted by Timothy W Pawiro
  11. Posted by siochoy
  12. Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment