Pengalaman berinternet dari masa ke masa

Author: | Posted in Lomba 8 Comments

Kamu masih ingat tidak, pengalaman berinternet dari dulu hingga sekarang? Dulu kalau mau berinternet, mesti menunggu agak lama agar modemnya terkoneksi sambil mendengar suara ‘tuuuuttt teeett toeoeoet trrrttttt’ (duh ketahuan umur nih kalau begini!). Sekarang kalau mau terkoneksi ke internet, tinggal pakai smartphone plus paket internet kencang 4G, seperti dari IM3 Ooredoo dengan paket Freedom Combo.

Internet dari waktu ke waktu

Mungkin yang sudah kenal saya sejak lama, pasti tahu kalau band musik favorit saya adalah The Corrs (genre musik 1990-an dong!). Saking ngefansnya, terkadang saya sampai dimarahin orang tua saya, karena tagihan internet suka jebol alias mahal. Kerjaan saya waktu itu sering buka situs mengenai The Corrs, karena mau baca berita – beritanya dan download foto – fotonya. Ini semua dilakukan pada waktu itu dengan bantuan modem dial-up 56kbps dan koneksi telepon. Masih mengalamikah kamu? Haha. Jadi bisa dibayangkan, betapa sabarnya saya menanti foto dengan ukuran dan resolusi yang besar selesai load-nya. Bahkan saya sempat menonton video performance mereka. Jadi sekarang tahu kan, kenapa tagihan internetnya jebol, karena waktu itu tagihan dihitung berdasarkan lamanya kita terhubung ke internet. Dan, karena ini terkoneksi ke kabel telepon, mudah sekali orang tua saya mengecek ketika saya lagi berinternet ria. Tau caranya? Angkat saja teleponnya, pasti bunyinya ‘tuuuuttt teeett’ haha.

the-corrs-2016-arena-tour-tickets-600x310

Mencari info tentang The Corrs sempat menjadi tujuan utama berinternet dulu haha! (gambar diambil dari sini)

Kemudian datanglah jaman internet cable dan berjamurlah warung internet (warnet) di mana – mana termasuk di dekat tempat saya dulu kos di daerah Tanjung Duren, Jakarta. Untuk menarik banyak peminat ke warnet, maka bertebaran juga paket – paket surfing ria, paket membership, dan sebagainya. Saya pun melihat kesempatan emas ini! Tujuan saya waktu itu bukan untuk main game, yang juga mulai populer waktu itu, tetapi tujuannya sekali lagi adalah The Corrs! Tentunya kecepatan internet cable yang sudah berkecepatan Mbps jangan dibandingkan dengan kecepatan ‘tuuuuttt teeett toeoeoet trrrttttt’ karena akan jomplang dan sangatlah jauh! Ketika senggang, saya pun tidak segan – segan untuk bermalam di warnet. Hayooo, siapa yang pernah nginep di warnet juga? Haha.

pengunjung-warnet

Era internet cable masuk, banyak bertebaran warnet – warnet yang menawarkan internet cepat (gambar diambil dari sini)

teman-kuliah-di-singapura

Teman kuliah dari Korea (kanan) yang mengatakan kalau kecepatan internet di Korea Selatan sangat cepat! (foto pribadi)

Beberapa saat kemudian, saya juga mendapat kesempatan untuk tinggal di Singapura selama 1,5 tahun, dengan tujuan kuliah. Serunya di sana, jaringan internet sudah jauh maju. Pernah saya mencicipi kecepatan unduh hingga 1 Mbps dan lebih, di apartemen tempat teman saya tinggal. Dan ketika saya menganggap kecepatan internet di Singapura sudah jauh lebih cepat, ternyata teman kuliah saya dari Korea Selatan beranggapan lain. Dia merasa kecepatan internet di Singapura pada waktu itu belum terlalu cepat dibandingkan kecepatan internet di Korea Selatan. Kemudian saya pun bingung, apa kata dia nantinya kalau menjajal kecepatan internet di Indonesia hehe.

Kemudian jaringan internet cable pun mulai merambah ke perumahan, termasuk daerah tempat saya tinggal dan sekarang sudah ada paket data yang disediakan oleh provider telekomunikasi. Semuanya memberikan pilihan paket data dan kecepatan serta harga yang bersaing.

Internet cepat itu bermanfaat ngga sih?

Dengan adanya internet yang kecepatannya hingga Mbps, membuat berselancar di dunia maya menjadi lebih mudah. Yang dari awalnya hanya untuk keperluan The Corrs, berkembang menjadi untuk mencari data atau berita. Terutama waktu saya studi lanjut, banyak sekali saya mencari – cari referensi dari situs – situs mancanegara untuk tambahan data tugas kuliah. Kalau dulu dengan kecepatan dial-up, saya mesti menunggu sekian lama agar halaman website tersebut muncul semua, maka dengan internet cepat, saya tidak perlu menunggu lama lagi agar bisa melihat halaman website muncul semua. Bahkan kebiasaan saya suka membuka sekian tab browser sekaligus, untuk membuka situs berbeda. Dengan begini, tugas pun bisa terselesaikan dengan lebih cepat.

teman-kuliah-di-singapura

Internet lambat memang membuat orang jadi mengantuk! (gambar diambil dari sini)

 

Selain waktu kuliah, ternyata internet cepat sangat dibutuhkan juga pada saat lagi kerja. Pastinya dong, ya! Selain digunakan untuk mencari data, koneksi internet bisa juga digunakan untuk komunikasi, atau juga disebut sebagai VoIP (Voice over Internet Protocol), misalnya dengan menggunakan Skype, atau kalau dari smartphone, bisa via LINE atau Viber. Kalau lagi conference call, pastinya dibutuhkan internet yang stabil, karena kalau kurang stabil, pasti suaranya langsung putus – putus, apalagi ditambah kalau pakai video call, duh, kalau ini memang kudu pakai internet cepat ya.

communicating-via-skype

Komunikasi lebih mudah dengan munculnya layanan VoIP, seperti Skype (gambar diambil dari sini)

Sekarang saya lagi freelance dan full time di blogging. Kerjaan freelance biasanya kalau dapat proyek, semua selalu via email. Tugas selesai langsung kirim via email. Terkadang kalau ukuran file besar sampai melebihi 25 Mb, mau tidak mau, saya harus pakai penyimpanan online, seperti Dropbox atau Google Drive. Pastinya kalau upload file lebih dari 25 Mb nungguinnya seperti apa ya kalau internetnya tidak cepat. Bisa – bisa menunggu sampai karatan! Lain halnya dengan blogging. Sebagai blogger, tentunya untuk membuat postingan, terkadang harus melakukan riset sana sini dulu. Apalagi untuk yang travel blog, saya suka menampilkan foto – foto perjalanan. Biasanya saya set foto di ukuran 1024 x 768 pixels. Bayangkan kalau saya harus menggunggah lebih dari 10 foto untuk 1 blog post tanpa internet cepat, hmm … berapa lama saya harus menunggu? Haha.

travel-blog-mixed-up-already

Mampir dong ke travel blog saya di mixedupalready.com! Atau kamu klik saja gambar ini untuk masuk ke mixedupalready.com

Jaringan internet super cepat 4G Indosat Ooredoo

Pernah ngga, kamu ketika lagi jalan – jalan, terus tiba – tiba ada email dari kantor atau klien yang meminta agar kamu kirim file kerjaan ini itu secepatnya. Dan itu misalnya kamu lagi di kereta, atau di mobil. Kecuali kalau mobil kamu adalah Wi-Fi berjalan, tentunya kamu mengandalkan smartphone-mu untuk melakukan tethering, ya. Saya pun demikian. Jadi walaupun di rumah sudah pasang koneksi internet cable plus dipasang Wi-Fi juga, tapi terkadang memang koneksinya bisa butut juga, dan smartphone saya plus jaringan Indosat 4G jadi penyelamat.

working-on-a-train

Bekerja di mana saja, dengan mengandalkan koneksi internet via jaringan telekomunikasi (foto diambil dari sini)

Entah kenapa, sepertinya Indosat Ooredoo menurut saya merupakan penyedia jasa telekomunikasi yang murah hati banget. Bagaimana tidak, Indosat Ooredoo tidak tanggung – tanggung dalam kasih bonus untuk paket Freedom Combo dan kebetulan paketnya ramah dompet juga hehe. Bayangin saja, bonus yang diberikan oleh Indosat Ooredoo adalah bonus kuota data di jaringan 4G dengan jumlah 10Gb! Asyik banget ‘kan, ya?

paket-indosat-ooredoo-freedom-combo

Paket Freedom Combo dari IM3 Indosat yang menyediakan bonus data sebesar 10Gb di jaringan 4G

Jadi dengan besarnya bonus kuota 4G sejumlah 10Gb, jadi tidak terlalu khawatir ketika internet cable koneksinya lagi lelemot, padahal tinggal beberapa jam menjelang deadline. Tethering on, dan langsung konek lagi via jaringan Indosat Ooredoo.

Advertisements
Comments
  1. Posted by Ety Abdoel
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Primastuti satrianto
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Nasirullah Sitam
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Noe
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment