Advertisements

Peduli keselamatan berkendara saat mudik atau liburan

Author: | Posted in Lifestyle 11 Comments

Peduli keselamatan berkendara saat mudik atau liburan – Mudik atau pulang kampung, pastinya adalah momen yang ditunggu saat libur Lebaran oleh sebagian besar rang-orang. Ada yang memilih untuk hunting tiket pesawat atau kereta jauh-jauh hari, tapi ada juga yang memilih untuk naik kendaraan dan menyetir sendiri, biar lebih rame dan ada rasa kebersamaan.

Walaupun saya ga merayakan Lebaran dan belum pernah merasakan mudik saat Lebaran, tapi kayaknya bisa dibilang kalau mudik mirip dengan road trip yang perjalanannya jauh, bahkan antar kota, antar propinsi, dan antar pulau. Bedanya ya ada di momen Lebaran serta jumlah kendaraan yang lebih banyak di kala momen mudik saat Lebaran.

Saya termasuk salah seorang yang suka road trip santai, tapi paling males kalau disuruh menyetir mobil di dalam kota saat keseharian haha. Road trip yang mana saya menyetir sendiri memang belum terlalu jauh-jauh amat sih, paling perjalanan dari Jakarta ke Bandung, road trip dari Riau ke Padang yang diadakan salah satu brand otomotif, sama paling road trip dari selatan ke utara Bali. Oh iya, paling sama waktu di Australia Barat, saya juga sempet road trip dari Perth ke kota sekitar.

peduli keselamatan berkendara 1 - kadungcampur

Asik, pulang kampung ke mana, kita?

Mudik atau pulang kampung atau road trip atau apapun sebutannya, memang paling enak kalau ada orang lain yang juga bisa menyetir. Jadi kalau cape bisa gantian nyetir haha. Di antara pengalaman saya menyetir saat road trip, yang saya menyetir sendirian, palingan saat perjalanan dari Jakarta ke Bandung, dan dari selatan ke utara Bali. Wah itu beneran melelahkan deh. Lelahnya karena dua penyebab yang berbeda, kalau perjalanan Jakarta-Bandung karena suka macet, selatan-utara Bali karena jauhnya yang lumayan hehe.

Biasanya sebelum mulai perjalanan panjang naik mobil, kalau saya siap-siap dulu ini itu. Baik perginya sendirian, atau rame-rame, tetap harus kudu peduli keselamatan berkendara deh.

Tips berkendara saat mudik atau liburan

1 | Cek kendaraan dulu

Ini sih ga mesti saat mau mudik atau liburan, ya. Waktu saya sering bawa mobil pas kerja dulu, saya suka dinasehatin sama orang tua, buat selalu ngecek kondisi mobil dulu sebelum dipakai. Apalagi kalau misalnya kita menyewa kendaraan saat mudik atau liburan, ya. Harus benar-benar dicek deh, karena kita ga tau kondisinya seperti apa, ya.

Apa aja yang perlu dicek emangnya? Misalnya aja cek oli, cek ban, dan lainnya. Mungkin cek air untuk wiper masih cukup atau ga. Jadi kalau misalnya angin di salah satu ban ada yang kurang, bisa ditambahin dulu di SPBU terdekat atau tukang tambah angin di dekat rumah. Jangan lupa untuk menyesuaikan tekanan udara pada ban dengan yang sudah ditentukan, ya. Kalau saya sih biasanya tekanan udara untuk mobil Honda Jazz di 32 Psi.

2 | Siapin cemilan yang cukup

Siapin cemilan yang cukup sebelum mulai perjalanan jauh emang saya banget dah. Biasanya kalau mau road trip jauh seperti waktu lagi di Bali itu, saya sebelum mulai, mampir dulu di minimarket terdekat. Langsung beli lumayan banyak, mulai dari cemilan, sampai air mineral. Terpenting sih air mineral ya, apalagi kalau menyetirnya saat siang hari, atau misalnya kamu orangnya gampang haus gitu hehe. Kalau menyetir saat malam hari, biasanya saya butuh minuman yang dingin dan segar, biar bantu tetap melek sih. Kalau cemilan, biasanya saya pilih yang gampang dibuka.

Intinya sih kalau mau makan dan minum, jangan sampai mengganggu konsentrasi. Kalau lagi sendirian, dan mau buka makanan aja ribet, mending menepi dulu aja hehe.

Menyetok makanan sebelum berangkat menurut saya sih penting ga penting. Saya beli banyak, karena biar nanti pas dalam perjalanan, ga keseringan berhenti-berhenti di warung, saat lagi kelaparan atau haus hehe. Tapi ya balik lagi ke kamu masing-masing deh.

3 | Siapin GPS atau peta

Sekarang tuh memang lebih enak sih, karena udah ada aplikasi GPS di smartphone kita. Kalau dulu boro-boro deh. Jadi keinget waktu dulu saya juga sering diajak naik mobil saat pulang kampung dari Jakarta ke Jawa Tengah. Dulu orang tua saya kalau menyetir ya, mengandalkan ingatan dan petunjuk arah aja hehe. Kalau ga tau, ya tanya penduduk sekitar deh.

Kalau saya siapin GPS atau mungkin peta, biar saya bisa ada gambaran ke arah mana perjalanannya nanti. Dan juga bisa mengira-ngira, berapa lama waktu yang dibutuhkan, anggaplah untuk persiapan mental, apalagi kalau ada yang merah-merah haha.

peduli keselamatan berkendara 2 - kadungcampur

Biar ga nyasar dan hemat waktu, siapin dulu GPS nya πŸ™‚Β 

Pernah sih waktu road trip di Bali beberapa waktu lalu, saya bawa mobil sama teman saya, dan teman saya sebagai penunjuk arah. Awalnya dia yakin banget kalau arahnya ke sini, tapi ternyata kok salah, kayak ga nyampe-nyampe. Akhirnya daripada buang waktu, langsung deh saya nyalain GPS hahaha. Untung belum terlalu jauh salah arahnya.

Oh iya, kalau misalnya bingung arahnya ke mana, atau misalnya bingung baca GPS di smartphone, mending menepi dulu, atau berhenti di tempat makan terdekat. Soalnya kalau bingung di tengah jalan, bahaya juga, ya?

4 | Berhentilah kalau perlu

Berhentilah kalau perlu, misalnya perlu istirahat, perlu makan, perlu ke toilet. Itulah kenapa ada rest area di beberapa jalanan tol, saat keluar kota.

Saya pernah sih, pas dalam perjalanan Bandung ke Jakarta, karena mengantuk yang sangat, akhirnya berhenti di salah satu rest area, dan tidur sementara waktu. Tidur sebentar itu sangatlah membantu, sekitar 5 menit, 10 menit, 15 menit, bisa lebih segar deh. Soalnya bahaya banget kalau sampai mengantuk. Saya pernah baca cerita seorang teman yang sempat tertidur sekilas saat menyetir, eh tiba-tiba langsung menabrak mobil di depannya. Walau tertidur sekilas, kita ga bakal tau, kalau mobil di depan tiba-tiba berhenti, β€˜kan?

Atau misalnya kamu dalam perjalanan antar propinsi, bisa banget mampir dulu di kota-kota yang dilewatin. Anggaplah sambil main-main ke destinasi wisatanya, kita bisa juga istirahat sementara waktu. Kalau perlu malah sekalian menginap semalam atau lebih. Lumayan, nambahin stock foto juga, ya hehe.

berhenti kalau perlu istirahat saat perjalanan jauh - kadungcampur

Kalau perlu, berhenti dulu di kota terdekat untuk istirahat, jangan dipaksain πŸ™‚Β 

5 | Istirahat yang cukup sebelum berkendara

Istirahat yang cukup sebelum perjalanan jauh tuh penting banget, atau mungkin istirahat yang cukup di kota transit, sebelum melanjutkan perjalanan jauh lagi.

Istirahat yang cukup bisa bantu kita untuk tetap menjaga fokus kita biar tetap tinggi selama perjalanan, apalagi kalau ada potensi macet sepanjang perjalanan, dan misalnya kita menyetir sendirian.

Selamat berkendara dengan selamat, ya!

Peduli keselamatan saat berkendara, baik di saat mudik, atau liburan, atau kapan pun juga, itu memang penting banget. Kalau kita bawa keluarga saat berkendara, berarti kita bertanggung jawab dengan keluarga kita. Toh kalau kita sendirian, akan ada keluarga dan sanak saudara yang menunggu kita untuk sampai dengan selamat. Dan jangan dilupakan juga, kalau kita udah keluar rumah, dan masuk ke jalan umum, berarti jalanan milik bersama dengan orang lain 😊

Di bawah ini ada video peduli keselamatan dari Jasa Raharja, dalam rangka libur Lebaran 2018. Coba ditonton dulu, ya. Yang mau berangkat dan pulang kampung, atau perjalanan balik, selamat berkendara dengan selamat, ya.

tol jawa tengah baru pemandangan elok 2 - kadungcampur

Kalau mudiknya lewat Jawa Tengah, dan lewat tol, pasti sempat lewat sini hehe. Selamat berkendara dengan selamat πŸ™‚Β 

Advertisements
Comments
  1. Posted by andiyani achmad
  2. Posted by Monica Anggen
  3. Posted by Reh Atemalem
  4. Posted by kurnia amelia
  5. Posted by gita siwi
  6. Posted by Honey Josep
  7. Posted by Liswanti
  8. Posted by zata
    • Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by Fania surya
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment