Seharian bersama #OPPOSelfieTour2017 dan OPPO F1s

Author: | Posted in Liputan, Tips 14 Comments

Beberapa bulan lalu saya sempat ikutan blogger gathering bersama OPPO Community untuk OPPO F1s. Dulu sih hanya sempat mencoba sebentar saja waktu event-nya. Memang udah keliatan deh, kalau untuk urusan selfie, OPPO F1s bisa diandalkan.

Kemudian bulan lalu, saya termasuk yang beruntung untuk ikutan #OPPOSelfieTour2017 yang berlangsung di daerah Kota Tua, tepatnya di Historia Food & Bar. Semestinya sih, bisa sekalian untuk perkenalan produk baru dari seri OPPO F1s, tapi ternyata, produknya baru meluncur ketika #OPPOSelfieTour2017 diadakan di kota Malang. Penasaran dengan yang baru semestinya, tapi ya udah, karena acara di #OPPOSelfieTour2017 Jakarta, juga seru kok. Di sini kami diajak untuk mengenal secara singkat mengenai perjalanan smartphone OPPO, termasuk juga ada pembicara yang membahas mengenai penggunaan smartphone untuk foto dan video. Di sesi terakhir juga ada penjelasan singkat untuk melakukan review produk.

opposelfietour2017 blogger gathering

Acara #OPPOSelfieTour2017 di Historia Food & Bar, Jakarta

Di #OPPOSelfieTour2017 ini sebenarnya juga diadakan ‘Photo and Video competition’, tapi sayangnya saya belum beruntung hiks.

Perjalanan OPPO dari dulu hingga sekarang

OPPO N1

Saya masih ingat dulu ketika peluncuran produk OPPO N1, di iklannya ditampilkan kalau OPPO N1 memiliki rotating camera. OPPO N1 yang diluncurkan di bulan 2013, menawarkan sesuatu yang unik untuk smartphone berbasiskan Android. Karena OPPO N1 memiliki kamera berputar, makanya yang ditonjolkan adalah fitur slow shutter dan tentunya light trail. Kedua fitur ini kemudian akhirnya banyak juga diterapkan oleh berbagai produsen handphone.

opposelfietour2017 oppo n1 trail light

Light Trail menggunakan Oppo N1

OPPO Find 7

Di bulan Maret 2014, Oppo kemudian meluncurkan OPPO Find 7 yang memiliki fitur RAW mode untuk format gambarnya. Karena gambar yang dihasilkan bisa dalam format raw, maka diadakan semacam tantangan untuk menggunakan OPPO Find 7 di pemotretan majalah FHM untuk edisi Cina. Tau kan kalau foto digunakan untuk majalah berarti foto yang dipakai harus memiliki ketajaman yang tinggi biar tajam, apalagi digunakan juga untuk cover majalahnya. Selain fitur RAW mode, ternyata OPPO Find 7 udah memiliki layar dengan ketajaman 2K dan juga fitur fast charging.

oppo find 7 fhm china

OPPO Find 7 digunakan untuk photo shooting majalah FHM China

Untuk OPPO Find 7, ternyata OPPO juga pernah bekerja sama dengan Copa Sudamericana untuk meluncurkan OPPO Find 7 edisi Copa Sudamericana. Karena saat itu ada pertandingan antara Brazil dan Argentina, maka OPPO Find 7 edisi Copa Sudamericana juga ada 2 jenis, yaitu versi Brazil dan versi Argentina.

OPPO N3

Untuk membuktikan bahwa kamera OPPO memang mumpuni, OPPO pun terus menantang orang-orang untuk menggunakan kameranya. Setelah sebelumnya digunakan untuk pemotretan majalah FHM, OPPO N3 kemudian digunakan untuk keperluan photo shoot di salah satu episode America’s Next Top Model (ANTM). Wow, pasti udah pernah liat salah satu episode ANTM dong, ya, dan pasti tau kalau biasanya para fotografer menggunakan kamera professional ketika melakukan photo shoot para modelnya. Ini OPPO memang sudah pede dengan kamera si OPPO N3 yang diluncurkan bulan Oktober 2014, dan bisa dilihat sendiri hasil yang cakep dari kamera OPPO N3 ini. Mata sang model terlihat tajam, ya. (ini saya foto dari projector sih, jadi ga terlalu terlihat tajam, ya).

oppo n3 americas next top model

Salah satu hasil foto America’s Next Top Model menggunakan OPPO N3

OPPO F1 Plus

Pembuktian dari kamera smartphone OPPO kembali diuji. Kali ini untuk produk OPPO F1 Plus yang diluncurkan di bulan April 2016. Di sini OPPO bekerja sama dengan Masyarakat Fotografi Indonesia. Di kegiatan ini, para fotografer profesional bukanlah orang yang menggunakan OPPO F1 Plus untuk memfoto, namun mereka hanya mengarahkan saja. Lalu yang foto siapa? Ya, orang-orang biasa yang memfoto menggunakan kamera depan dengan arahan dari para fotografer tersebut. Dan sejak inilah OPPO mulai mempopulerkan istilah ‘selfie expert’.

masyarakat fotografi indonesia oppo f1 plus

Selfie menggunakan Oppo F1 Plus dengan diarahkan fotografer profesional

OPPO F1s

Istilah selfie expert kemudian dilanjutkan ke produk OPPO selanjutnya, yakni OPPO F1s yang diluncurkan pada bulan Agustus 2016. Kali ini OPPO menggunakan brand ambassador, seperti Reza Rahadian dan Chelsea Islan. Sebagai selfie expert, OPPO F1s mempunyai teknologi screen flash yang bisa menjaga keseimbangan warna antara objek dengan background, sehingga hasilnya nanti si objek akan terlihat natural dan ga terlalu putih.

oppo f1s brand ambassador reza rahadian chelsea islan

Brand Ambassador OPPO F1s

Selain bekerja sama dengan brand ambassador, OPPO lagi-lagi melakukan tantangan terhadap kameranya, kali ini OPPO F1s digunakan untuk pemotretan majalah Maxim.

oppo f1s maxim indonesia

OPPO F1s digunakan untuk photo shooting dari majalan Maxim Indonesia

Promosi OPPO F1s juga berlanjut ketika OPPO bekerja sama dengan Raisa dalam kolaborasi yang bertajuk OPPO Handmade Tour. Di sini OPPO mempromosikan tour dari Raisa, dan kemudian Raisa mempromosikan OPPO F1s.

oppo handmade tour raisa

OPPO Handmade Tour bersama Raisa

Karena OPPO F1s sudah terkenal dengan julukannya sebagai ‘selfie expert’, OPPO F1s juga cocok digunakan untuk kegiatan vlogging. Apalagi OPPO F1s memiliki kualitas kamera depannya yang sudah 16 MP dan juga didukung oleh koneksi 4G LTE. Tentunya kualitas foto tidak hanya ditentukan dengan resolusi yang sudah 16 MP, tapi pastinya juga harus didukung dengan kualitas sensor dan software foto yang baik.

Penghargaan yang didapat OPPO

Perjalanan OPPO di Indonesia tuh memang dari nol banget. Namun sekarang OPPO sudah bisa merebut market share di Indonesia dan menduduki posisi nomor 2. Bahkan menurut hasil riset, bisa dikatakan kalau OPPO F1s menduduki ranking teratas untuk smartphone dengan range harga di Rp. 3 – 4 jutaan. 

Selain itu, OPPO juga sudah cukup sering mendapatkan banyak penghargaan, seperti misalnya Best Camera Phone di Cellular Award, Best Selfie Camera phone dari Tabloid Pulsa, Best smartphone selfie dari yangcanggih.com di 2016, dan masih banyak lagi.

award oppo f1s best selfie smartphone

Salah satu award yang diterima OPPO F1s

Foto dengan menggunakan kamera handphone

Apa sih kamera yang terbagus? Jawaban sebenarnya ga melihat dari jenis kameranya, tapi jawabannya dari ‘the best camera’ adalah ‘kamera yang kamu bawa saat itu’. Mulai dari kamera DSLR, Mirrorless, bahkan kamera handphone. Ini karena yang ingin kita dapatkan adalah momennya, bukan?

quotes camera

What is the best camera?

Kristian dari yangcanggih.com sudah menggunakan kamera handphone sejak cukup lama untuk memfoto, termasuk salah satunya OPPO F1s ini. Dia sudah mencoba dari yang mode Auto hingga yang mode Expert, termasuk mencoba menggunakan kamera utama (belakang) dan kamera depan (selfie).

Yang kemudian saya cukup takjub adalah hasil foto yang bagus dan cukup detail dari kamera OPPO F1s. Ini bisa saya lihat ketika Kristian membagikan hasil foto yang sudah dicetak.

kualitas foto cetak oppo f1s

Hasil kualitas foto cetak dari OPPO F1s

Salah satu hal yang bisa diunggulkan dari OPPO F1s ini menurut Kristian adalah mode Expert-nya. Di sini, kita bisa mengendalikan secara manual dari fokus, ISO, shutter speed, dan kita juga bisa menyimpan foto dalam format RAW. Foto dalam format RAW akan lebih enak untuk diperbaiki, dibandingkan dari format JPEG, yang dari segi kualitas sudah di bawah RAW.

oppo-f1s-raw-image-before-1

Hasil foto dengan format RAW dari OPPO F1s – before editing

oppo f1s raw image after editing

Hasil foto dengan format RAW dari OPPO F1s – after editing

Misalnya kita ingin menggunakan kamera dari OPPO F1s untuk memfoto dengan cahaya yang kurang terang, maka kita bisa merubah shutter speed menjadi lebih lambat, misalnya 1 detik. Tentunya kalau sudah 1 detik, kita ga boleh goyang sama sekali, karena bisa-bisa fotonya akan blur. Makanya disarankan untuk menggunakan tripod atau dinding sebagai ‘penahan’ dari kamera.

Di bawah ini beberapa hasil foto Krisitan lainnya dengan menggunakan OPPO F1s:

oppo-f1s-panorama-feature

Menggunakan fitur panorama dari OPPO F1s

macro-feature-oppo-f1s

Hasil foto menggunakan OPPO F1s

oppo-f1s-selfie

Hasil foto menggunakan kamera depan OPPO F1s

Nah, kalau ini adalah beberapa foto saya dengan menggunakan kamera OPPO F1s dan kemudian di-edit dengan menggunakan Snapseed —- sekalian follow akun Instagram saya ya, @timo_wp haha. Untuk kompetisi fotonya, kami harus bisa mengambil foto yang baik dari 2 makanan serta 1 minuman yang disediakan. Seru banget deh ya, secara suasananya cukup rame, jadi mesti bisa ambil angle yang oke haha.

Proses kreatif untuk menghasilkan video

Apa saja sih yang perlu diketahui ketika membuat suatu video? Nah, Mbak Tini dari Kompas Tekno yang gantian bertugas bagi-bagi ilmu deh hehe.

Prosesnya sih mirip-mirip dengan kalau kita mau membuat blog post, atau foto. Ada konsep, kemudian kita menerapkan konsepnya, dan kemudian diakhiri dengan proses editing.

Pre-production

cara buat video pre production

Proses pre-production dari cara buat video

Apa saja sih yang termasuk dalam fase pre-production ini? Di sini, kita harus tau, kenapa sih kita ingin buat video ini, apa saja yang ingin kita bagikan ke penonton. Mungkin aja kalau sedang membahas produk, kita bisa bahas mengenai fitur dan spesifikasi produk tersebut.

Setelah itu, baru kemudian kita membuat konsep dari video yang akan kita buat, dari awal hingga akhir. Jadi ini bisa kita jadikan pegangan untuk di proses produksk, dan kita bisa fokus dalam mengambil gambar yang diperlukan saja.

Production

cara buat video fase production

Proses production dari cara buat video

Ketika kita membuat videonya, dan kita menjadi ‘bintang’ dari video tersebut, maka yang terpenting adalah ‘just be yourself’, kalau ga, bisa terlihat canggung sih di video. Kalau kamu orangnya gokil, ya it’s okay untuk tampil lucu, jangan malah tiba-tiba tampil serius hehe.

Kemudian kita juga harus bisa se-fleksibel mungkin ketika dalam proses produksi, karena kita pastinya ga tau apa yang terjadi pada saat produksi, kan? Bisa saja keadaannya saat itu terlalu ramai, jadi kita harus ganti skenario, dan sebagainya.

Post-production

cara buat video post production

Proses post-production dari cara buat video

Di post-production, hal yang terpenting adalah proses editing. Biasanya kalau saya untuk mengedit video, lebih enak kalau dilakukan di laptop dengan menggunakan software, seperti Adobe Premiere. Tapi sebenarnya ada juga aplikasi video editor di smartphone, seperti Viva Video. 

Jangan lupa kalau sudah selesai videonya, bolehlah kamu share di media sosialmu, biar banyak orang yang liat dan kamu jadi dikenal banyak orang hehe.

Oh iya, sebenarnya saya juga udah buat video sih waktu itu, hanya saya kurang puas dengan hasilnya huhuhu. Kami diminta untuk membuat video bebas, dengan lokasi di seputaran Kota Tua deh. Semuanya dilakukan dengan menggunakan smartphone. Kalau mau lihat videonya ada di Facebook saya di sini.

Hal yang perlu diperhatikan ketika review produk

Apa aja sih yang biasanya kamu perhatikan ketika membuat review produk? 

Kalau menurut Mas Ahmad dari Tabloid Pulsa, biasanya yang dilihat itu ada 5 hal ketika membuat review produk – dalam hal ini, produknya handphone ya. Misalnya saja bisa dilihat dari Look, Feel, Performance, Imaging, dan Value.
Kalau dari kategori Look, biasanya yang kita bisa bahas itu misalnya design-nya bagaimana, lalu pilihan warna yang tersedia apa aja. Sedangkan kalau dari Feel adalah apa yang kita rasakan ketika memegang handphone tersebut? Apakah pas di genggaman, posisi tombolnya bagaimana, dan sebagainya.

cara review produk 1

Hal yang perlu diperhatikan ketika review produk (1)

Nah, kalau performance, kita bisa melakukan tes sih, ya. Misalnya dengan melakukan tes video playback, atau coba main game HD, apakah lancar atau nge-lag. Di situ kita juga bisa melihat, bagaimana grafik dari handphone tersebut, kan? Tentulah kalau buat review 80% adalah hasil subjektivitas si orang yang membuat review, ya? Makanya kita bisa pakai software untuk benchmarking, seperti misalnya 3DMark, Antutu, atau Geekbench.

cara review produk 2

Hal yang perlu diperhatikan ketika review produk (1)

Untuk Imaging, tentu kita bisa melakukan pengetesan untuk kameranya. Kalau handphone-nya memiliki kamera depan dan belakang, ya kita bisa tes dua-duanya. Oh iya, jangan lupa juga dites membuat video juga.

Setelah melihat ke-4 hal di atas, baru kita bandingkan dengan harganya alias Value, apakah sesuai atau ga. Tentu aja kita ga bisa mengharapkan handphone di bawah 1 juta memiliki kamera dengan resolusi tinggi, ya hehe.

Wah, banyak banget yang saya dapatkan dalam seharian ini di acara #OPPOSelfieTour2017. Mudah-mudahan, ke depannya OPPO bakal sering nih mengadakan acara gathering seperti ini ya 🙂

oppo f1s camera phone

Tumpukan OPPO F1s yang kami gunakan untuk photo dan video competition saat #OPPOSelfieTour2017

Advertisements
Comments
  1. Posted by Wara
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Dhanang Sukmana Adi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by evrinasp
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Cerita Melalak
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by Liswanti Pertiwi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by goiq
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by DollyPR
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment