Advertisements

Pilih ngekos atau nyicil apartemen aja?

Author: | Posted in Advertorial, Liputan 1 Comment

Seseorang memilih untuk ngekos atau ngontrak rumah tentunya ada banyak alasan deh, mulai dari karena dia baru pindah dari luar kota, atau biar dekat dengan tempat kuliah atau kerjanya. Saya pun dulu demikian, waktu ngekos pas jaman-jaman kuliah.

Dulu pas jaman saya kuliah, transportasi belum senyaman sekarang. Dulu pun kereta juga masih ada yang kereta ekonomi, dan ini ga semuanya ada pendingin ruangan, dan biasanya ada banyak pedagang yang bisa masuk juga. Makanya  biar ga terlalu makan waktu dan cape di jalan, ya udah deh, akhirnya memutuskan untuk ngekos. Dan saya pun ngekos sekitar 2 tahunan deh.

Namanya juga kos-kosan mahasiswa, apalagi fasilitas ya seadanya. Kamar mandi pun dipakai barengan. TV Cable? Boro-boro, dulu aja ga ada yang namanya Wi-Fi haha! Jadi ya bener-bener buat tidur ama belajar! – eh kebalik ya, belajar dan tidur.

Kalau dilihat dari harga, dulu mah harganya masih tergolong murah, ya. Apalagi kos-kosan mahasiswa. Beda dengan kos-kosan karyawan, apalagi yang di daerah strategis dekat dengan perkantoran. Harga kos bulanannya aja bisa sampai jutaan, ada yang mulai dari 1 jutaan hingga 5 jutaan, tergantung dari fasilitas yang kamu dapet sih. Biaya ngekos mungkin ya kurang lebih sama dengan biaya kontrakan gitu deh ya kalau dihitung bulanan. Namun mungkin kalau kontrakan, lokasinya ga sestrategis dengan kos-kosan ini.

Terus saya mikir, kalau misalnya biaya ngekos atau kontrakannya aja udah 5 jutaan, kenapa ga nyicil properti aja gitu, ya? ‘Kan, sekalian investasi jangka panjang juga nih?

nyicil apartemen prajawangsa city 5 juta - kadungcampur

Kalau biaya ngekos atau kontrakan udah 5 jutaan, kenapa ga mempertimbangkan untuk nyicil apartemen aja 😉

Tapi kemudian timbul pertanyaan lagi, enakan beli rumah atau apartemen?

Pilih yang mana? Beli rumah atau apartemen?

Seperti yang pernah diomongin Pak Ghozali, pada acara blogger gathering di Mall @ Bassura sebelumnya, bahwa investasi properti tuh memang bisa dibilang lebih menguntungkan, karena bisa memberikan 3 keuntungan, seperti cashflow, capital gain, dan juga collateral. Mau bentuknya rumah atau apartemen, sebenarnya ya bisa memberikan ketiga hal tersebut.

(Baca juga: Jangan jajan terus, inget investasi properti juga ya!)

blogger gathering prajawangsa city - kadungcampur

Acara bincang siang tentang investasi properti bersama Prajawangsa City

Terus pilih yang mana, dong? Enakan beli rumah atau apartemen aja?

Kalau beli properti seperti rumah, mungkin malah ada yang galau dengan harga rumah di Jakarta semakin mahal aja. Sedangkan kalau beli rumah di suburb alias pinggiran kota Jakarta, berarti mesti commuting setiap hari untuk kerja – kalau misalnya kerja atau kegiatannya berpusat di Jakarta, ya. Berangkat pagi, pulang malam. Memang sih sekarang lebih enak kok kalau naik transportasi publik, seperti commuter line, serta udah banyak alternatif transportasi daring juga.

Tapi kalau saya kok agak semakin malas kalau commuting tiap hari ya hahaha. Saya saat ini tinggal di daerah Tangerang Selatan, dan kegiatan saya, termasuk pekerjaan, banyaknya di daerah Jakarta Pusat. Jadi mau ga mau, saya mesti commuting dari Tangerang Selatan ke Jakarta. Dan kalau misalnya lagi ada urusan tertentu, saya kudu pulang malam, rasanya kok males ya pas mau balik meluncur ke Tangerang Selatan. Pengen pinjam pintu Doraemon, tapi sayangnya belum saling kenal. Makanya saya tuh sering berandai-andai:

‘Andaikan saya tinggal di daerah Jakarta, pasti kalau pulang jadinya ga perlu terlalu jauh dan ga terlalu makan waktu’

Kalau misalnya harga rumah di Jakarta menurutmu sudah terlalu mahal, kenapa ga coba berpikir untuk membeli apartemen di daerah Jakarta?

Hunting apartemen di Jakarta?

Apartemen di Jakarta rasa-rasanya juga udah mulai banyak kok di seluruh penjuru mata angin, mulai Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan tentunya Jakarta Timur. Jadi ya udah deh, kita tinggal mulai hunting apartemen berdasarakan banyak faktor yang sesuai dengan diri kita deh, baik dalam hal budget maupun prefererensi lokasi.

Kalau ngomongin budget sih, kalau misalnya belum ada uang yang cukup, kenapa ga nyicil apartemen aja? Udah banyak kok program cicilan apartemen 🙂 Dan juga kalau bisa, kita membeli apartemen pas belum dibangun atau masi dalam tahap pembangunan. Karena biasanya, harga unit apartemen tersebut bisa lebih rendah dari ketika apartemennya udah jadi.

apartemen prajawangsa city site plan 2 - kadungcampur

Hunting apartemen aja, yuk! 🙂

Kenapa bisa rendah?

Simpelnya sih gini, kamu kalau mau membeli sesuatu, tapi barangnya ga ada, bagaimana? Berminat, ga? Nah, sama aja dengan apartemen yang belum dibangun. Untuk menarik minat pembeli, menurut saya biasanya harganya akan dibuat lebih rendah. Nanti pas udah jadi dan kita tempatin, biasanya harganya udah naik tuh hahaha. Kalau misalnya apartemennya belum dibangun, jangan lupa juga cek pengalaman dari developernya, misalnya cek proyek-proyek sebelumnya. Kan bisa jadi referensi kita tuh.

Misalnya aja nih, proyek terbaru dari Synthesis Development yang terbaru, namanya Prajawangsa City. Proyek apartemennya masih berlokasi di seputar Jakarta, tepatnya di Kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Dan pastinya masih dalam tahap pembangunan juga kok. Kalau melihat dari pengembangnya, Synthesis Development udah banyak mengerjakan proyek pembangunan apartemen, perkantoran, mall, dan perumahan, misalnya Plaza Semanggi, Bassura City, dan masih ada beberapa lagi. Jadi bisa dibilang udah berpengalaman pastinya!

Pilih ngekos atau nyicil apartemen Prajawangsa City aja?

Tentunya kalau kamu memilih untuk tinggal di apartemen, pastinya karena lokasinya dekat dengan kantor atau kegiatanmu lah, ya. Seperti contohnya Prajawangsa City yang lokasinya cukup dekat dengan daerah yang udah cukup populer buat perkantoran, yaitu TB Simatupang.

Selain itu, sepertinya setelah kita melihat cubicle kita di kantor seharian, rasanya akan lebih enak kalau sudah sampai di apartemen, terus bisa lihat yang hijau-hijau. Nah, Prajawangsa City yang merupakan sebuah superblock yang dibangun di atas lahan 7 hektar ini, nantinya akan memiliki 50% area yang dijadikan sebagai area hijau – sebagai taman dan jogging track. Berarti area hijaunya akan memiliki luas sekitar 3.5 hektar nih!

apartemen prajawangsa city site plan dengan area hijau luas - kadungcampur

Kompleks Prajawangsa City yang 50% dari areanya akan berupa area hijau 🙂

Kalau saya misalnya udah masuk ke dalam apartemen, rasa-rasanya kok ya malas kalau mesti keluar lagi untuk beli ini itu. Apalagi cari makan, ya. Nah, sama seperti Bassura City, nanti Prajawangsa City juga akan memiliki shopping mall kok! Enak banget deh, kalau ngeliatin Mall@ Bassura. Bioskop ada, tempat makannya banyak, apalagi tempat ngopi hehehe. Cocoklah buat dijadiin sebagai tempat tongkrongan juga kok ?

Oke, jadi si Prajawangsa City lokasinya udah cukup dekat dengan TB Simatupang, area hijaunya sekitar 50%, terus akan ada mall juga, jadi tunggu apalagi dong? Daripada kamu ngekos, mending mulai nyicil apartemen aja, seperti Prajawangsa City nih. Apalagi di bulan Maret 2018 lagi ada promo spesial. Karena apartemen Prajawangsa City masih indent alias masih tahap pembangunan, kamu bisa tinggal di apartemen Bassura City selama 3 tahun! Wuih enak banget, ya, ga usah pusing mau tinggal di mana. Kalau kamu mau tau info lebih lanjut, langsung aja meluncur ke website Prajawangsa City di sini ?

nyicil apartemen prajawangsa city gratis tinggal di bassura - kadungcampur

Apartemen Prajawangsa City lagi ada promo nyicil apartemen nih 😉 

Advertisements
Comments
  1. Posted by Ria Buchari

Add Your Comment