Mulai investasi reksa dana aja dulu di Bibit

0
423
timo wp investasi reksa dana online via bibit - kadungcampur
mulai investasi di bibit

Mulai investasi reksa dana di Bibit aja dulu– tapi jangan lupa disesuaikan dengan profil risiko masing-masing, ya 🙂

Di postingan ini, pengen ngomongin tentang reksa dana lagi, ya. Sebenarnya saya sudah beberapa kali pernah tulis postingan tentang reksa dana, mulai dari definisi dan jenis reksa dana, sampai tujuan investasi menggunakan reksa dana.

Ajakan untuk mulai investasi reksa dana, sebenarnya udah dimulai sejak beberapa tahun lalu sih. Hmm, sebentar saya coba kira-kira dulu. Kalau ga salah sih antara tahun 2006 – 2007 ya, udah mulai ya beberapa financial planner mulai menggiatkan untuk berinvestasi, terutama di reksa dana.

Kenapa di reksa dana dulu sih, ga langsung ke saham?

Lho kalau udah pada ngerti, boleh banget mah kalau langsung ke saham. Tapi kalau misalnya belum paham untuk investasi langsung di saham, mending agak ditunda dulu hehe. Dipahami dulu sebelum terjun, ya.

Nah bagi yang belum paham investasi di saham, sebenarnya bisa mulai dulu investasi reksa dana untuk permulaan. Karena kalau kita berinvestasi di reksa dana, sebenarnya sudah ada Manager Investasi yang akan mengelola investasi kita. Kita juga ga perlu repot terlalu mantau setiap saat 🙂

Pastinya, kita perlu paham juga, reksa dana itu investasi jenis apaan toh. Yang penting, mulai investasi karena sudah paham, dan ga ikut-ikutan hehe.

Udah pernah cek profil risiko investasi masing-masing?

Biasanya sebelum kita mulai berinvestasi, kita pasti akan diminta isi yang namanya profil risiko dulu. Waktu jaman baheula, profil risikonya berupa lembaran-lembaran kertas, tapi sekarang udah ada yang menyediakan form profil risiko investasi dalam bentuk digital. Pertanyaannya nanti akan digunakan untuk memberitau, kita tuh jenis investor seperti apakah dan jenis investasi reksa dana apa yang cocok dengan kita.

Contoh pertanyaannya nih seperti ini sih, mulai dari tanggal lahir, pendapatan kita, sama reaksi kita terhadap pergerakan nilai reksa dana. Yes, jadi yang berubah-ubah di reksa dana itu adalah nilai reksa dana tersebut. Misalnya ketika kita beli reksa dana hari ini di harga Rp. 1,500.- , bisa saja besok berubah jadi Rp. 1,000.- atau Rp. 2,000.-, sedangkan jumlah unit yang kita punya akan tetap, jika tidak ada transaksi penjualan atau pembelian 🙂

pertanyaan profil risiko investor bibit 01 - kadungcampur
Pertanyaan profil risiko investor (01)
pertanyaan profil risiko investor bibit 02 - kadungcampur
Pertanyaan profil risiko investor (02)

Untuk profil risiko investasi ada 3 macam

1 | Konservatif

Kalau kamu termasuk tipe konservatif, berarti kamu belum cocok jika berinvestasi di reksa dana saham yang memang pergerakannya fluktuatif ya. Hari ini bisa tinggi, besok bisa rendah, semacam roller coaster aja deh. Kalau misalnya kurang cocok di saham, kamu masih tetap bisa investasi kok, tapi investasi di produk yang risikonya rendah, misalnya di pasar uang.

Pasar uang ini mirip-mirip deposito sih, risikonya kecil, tapi return-nya (kalau di deposito namanya bunga) juga kecil. Tapi kira-kira return pasar uang bisa di atas sedikit dari deposito ?

2 | Moderate

Kalau yang profil moderate berarti kamu masih relatif lebih bisa menerima jika ada perubahan nilai dari unit reksa dana kamu. Dengan begitu, semakin bisa menerima risiko, semakin tinggi pula return yang bisa didapatkan

3 | Agresif

Nah, kalau profil agresif sih memang yang profil yang paling tinggi sih ya, karena bisa menerima penurunan nilai dari unit reksa dana. Bahkan ketika tau nilainya turun, dia pun terkadang suka beli lagi hehe ~ mumpung harganya lebih murah (eits, tapi ya mesti dicek juga sih, penurunannya karena apa, ya). Bisa dilihat di gambar di bawah, semakin agresif profil risiko seseorang, maka portfolio dari sahamnya pun bisa lebih besar.

Pembagian investasinya gimana nih?

Sering saya beberapa kali ditanyain, tentang investasi di reksa dana. Duh maaf, saya pun juga bukan financial planner, nanti kalau ada salah, saya yang dimarahin huehe.

Pertanyaannya mulai dari yang dasar, seperti reksa dana tuh apa sih, investasinya kek gimana caranya, sama pake reksa dana yang mana?

Kalau dua pertanyaan pertama mah, bisa dijawab sih ya, tapi kalau pertanyaan beli reksa dana yang mana, hmm, sebagai investor pemula, mungkin bakal bingung sih ya, where should I put my ‘eggs’? Seperti ada kata pepatah ‘don’t put your eggs in one basket’ ~ sama halnya dengan investasi, jangan taruh semua uangmu di satu produk investasi saja. Dengan kata lain harus dibagi-bagi alias diversifikasi

Diversifikasi investasi untuk tiap orang ya bakal beda-beda sih ya, balik lagi ke profil risiko investasi masing-masing. Mungkin si A lebih banyak investasi di pasar uang, karena profilnya doi lebih konservatif. Sedangkan kalau si B lebih banyak di reksa dana saham, karena profilnya agresif.

Dan kalau pun masih bingung untuk pembagiannya, sekarang juga udah ada sebuah alat yang bisa bantu kita kok untuk pembagian dana investasi kita.

Bantuan diversifikasi investasi kita dengan Robo Advisor dari Bibit

Robo Advisor ini merupakan sebuah teknologi yang digunakan pada aplikasi Bibit, yang gunanya untuk membagi-bagi dana investasimu ke beberapa jenis reksa dana. Pembagian porsi dari dana investasinya juga sudah disesuaikan dengan profil risiko yang di awal kamu sudah isi (ingat contoh saya di atas yang ada enam pertanyaan profil risiko?).

Teknologi dari Robo Advisor ini sebenarnya diadaptasi dari sebuah riset seorang ekonom pemenang Nobel Prize, bernama Harry Markowitz. Hasil risetnya dinamakan ‘Modern Portfolio Theory’.

robo advisor bibit - kadungcampur
Teknologi Robo Advisor di Bibit yang bisa membantu investor pemula 🙂

Saya sempet baca-baca sekilas tentang Modern Portfolio Theory, tapi makin lama kok bacaannya semakin teknis ya haha. Intinya sih balik lagi ke diversifikasi investasi sehingga hasilnya bisa optimal, tapi tetap disesuaikan dengan profil risikomu, kok. Kalau mau baca-baca lebih detail, bisa banget meluncur ke halaman Wiki tentang: Modern Portfolio Theory

Di screenshot di atas pada bagian profil risiko, bisa keliatan kalau Robo Advisor sudah membagi dana investasi kita ke tiga jenis reksa dana, mulai dari: pasar uang, obligasi, dan saham.

Si Robo Advisor sudah langsung menerapkan teori Portfolio Modern itu yang disesuaikan dengan profil risikomu. Tentunya kita bisa mengubah skor dari profil risikonya sendiri dengan menekan tombol minus / positif di diagram profil risikomu.

Selain itu, di setiap jenis reksa dana, kita juga bisa memilih produk reksa dana yang dikeluarkan dari berbagai macam Manager Investasi. Jumlah reksa dana yang sudah terdaftar di Bibit pun juga udah cukup banyak kok, misalnya reksa dana Pasar Uang sudah ada 21 produk reksa dana, Obligasi ada 17 produk reksa dana, dan terakhir untuk Saham sudah ada 20 produk reksa dana.

Nah, kalau misalnya kamu sudah setuju dengan hasil rekomendasi dari Robo Advisor, langsung aja klik ‘Investasi Sekarang’ dan akan muncul pertanyaan berapa banyak nominal investasimu. Selanjutnya kamu tinggal mengecek sekali lagi jenis reksa dana yang dipilih, dan tinggal menyetujui pembelian reksa dananya.

Untuk metode pembayaran, mulai dari Virtual Account Bank Permata (kalau kamu ga punya rekening bank Permata, bisa transfer melalui Bank BCA), dan juga transfer manual. Yang mengejutkan adalah, ada satu metode pembayaran lagi, yaitu pakai Go-Pay hehe. Baru kali ini nih, beli reksa dana pakai Go-Pay! Keuntungan kalau kamu membayarnya melalui Virtual Account Bank Permata dan Go-Pay adalah pembelianmu langsung terverifikasi secara otomatis. Sedangkan kalau kamu transfer manual, kamu harus upload bukti transfernya 🙂

download aplikasi reksa dana bibit - kadungcampur
Aplikasi Bibit sudah terdapat di App Store dan Google Play Store 🙂

Note: Robo Advisor tidak bisa melakukan transaksi pembelian ya, karena si Robo Advisor hanya memberi saran. Yang melakukan transaksi pembelian (dan penjualan) adalah kita sendiri.

Mulai investasi reksa dana dengan mudah menggunakan Bibit

Yang pemula, boleh banget mulai investasi reksa dana di Bibit terlebih dahulu. Ga perlu terlalu pusing untuk milih-milih mau reksa dana yang mana, karena sudah dibantu oleh si Robo Advisor. Langsung aja kalau mau download, bisa klik: download Bibit .

So, bulan ini kamu mau mulai investasi reksa dana berapa persen dari penghasilanmu? ? 

PS: Bibit sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here