Enaknya membeli mobil baru atau mobil bekas, ya?

Author: | Posted in Liputan, Otomotif 46 Comments

Membeli barang sekarang tentunya sudah lebih mudah, karena banyak alternatifnya, mulai dari beli online atau di toko, beli tunai atau secara kredit, bahkan beli baru atau bekas. Ini sama juga dengan kalau kamu ingin beli mobil. Kamu sekarang udah bisa beli mobil via online misalnya melalui portal otomotif no 1, seperti Mobil123.com, atau beli mobil secara kredit, dan kalau kamu mau, kamu juga bisa beli mobil bekas daripada beli mobil baru.

membeli-mobil-bekas-mobil123-blogger-gathering

Blogger gathering Mobil123 membahas mengenai membeli mobil bekas

Alasan membeli mobil bekas

Membeli mobil bekas bukan berarti sang pembeli ga mampu membeli mobil baru lho, ya. Mobil bekas tuh memiliki segmen pembeli sendiri, dan ga bisa disamakan dengan mobil baru. Walaupun sekarang banyak mobil baru dengan harga murah, namun mobil bekas juga masih banyak peminatnya.

Memang kenapa gitu orang memilih untuk membeli mobil bekas ketimbang mobil baru?

Harga lebih murah

Mungkin aja, ada orang tua yang ingin membeli mobil untuk anak, ketimbang membeli mobil baru, mending dibeliin mobil bekas. Alasannya karena harganya bisa lebih murah ketimbang mobil yang baru, dan dengan harga yang lebih murah, bisa aja mendapatkan mobil dengan fitur yang sama atau bahkan lebih oke.

Dapat langsung dipakai

Membeli mobil bekas itu biasanya prosesnya lebih cepat ketimbang membeli mobil baru, karena biasanya dokumen sudah ready. Kalau customer sudah memiliki uang cash untuk membelinya, dia bisa langsung membawa pulang mobil bekas tersebut. Kalau kamu membeli mobil baru, tentunya harus ada dokumen-dokumen yang harus diurus, sehingga akan memakan waktu sebelum mobil tersebut diantar ke rumahmu.

Biasanya kalau menjelang Lebaran, akan banyak orang yang hunting mobil bekas, kira-kira sekitar dua minggu sebelum Lebaran. Alasannya ya karena itu, karena dia bisa langsung membawanya setelah melakukan pembelian.

Tingkat depresiasi lebih rendah

Walaupun mobil merupakan tergolong aset yang produktif, tapi sayangnya nilainya biasanya akan terus tergerus tiap tahun. Biasanya di tahun pertama tingkat depresiasinya akan lebih tinggi ketimbang di tahun-tahun berikutnya. Misalnya dia beli mobil di tahun 2015 dengan harga 100 juta, dan ketika dijual di tahun 2016, harganya bisa sudah di angka 80 juta. Namun untuk di tahun 2017, nilainya bisa jadi hanya berkurang sedikit, misal di angka 75 juta.

Tingkat depresiasi yang lebih rendah inilah yang diincar orang-orang yang membeli mobil bekas. Mereka ga mau melihat nilai mobilnya tergerus terlalu cepat seperti kalau dia beli mobil baru. Dan lagian kalau dia misal menjual mobil tersebut, dia ga akan terlalu rugi juga.

Teliti sebelum membeli mobil bekas

Walaupun membeli mobil bekas ada manfaatnya juga, namun kamu ga bisa sembarangan membeli mobil bekas. Berbeda kalau kamu membeli mobil baru yang langsung dikirim dari pabrik. Membeli mobil bekas berarti mobil tersebut sudah ada history pemakaian dengan orang lain.

halomoan fischer mobil88 alasan membeli mobil bekas

Halomoan Fischer dari Mobil88 membagikan kiat dalam membeli mobil bekas

Memang apa aja yang bisa menjadi risiko dalam membeli mobil bekas?

Memiliki dokumen bermasalah

Kalau kita membeli melalui orang yang kurang kita kenal, kita ga tau sejarah dia memakai mobil tersebut, apakah mobil tersebut bermasalah dalam hal hukum, apakah mobil tersebut terlibat dalam hal-hal kriminal, atau apakah mobil tersebut termasuk dalam kegiatan pencucian uang? Kita harus bisa mengecek dokumennya ke Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap), apakah dokumennya terblokir atau gak. Sayangnya proses blokir di Samsat ga bisa terjadi secara singkat. Jadi kalau mobil tersebut dipakai untuk tindak kejahatan di pagi hari, dan kamu mengeceknya di siang hari, bisa jadi blokirnya masih dalam proses.

Oh iya, kalau kamu membeli mobil bekas dengan dokumen yang bermasalah, bisa jadi kamu ga bisa melakukan proses balik nama lho.

Kerugian material

Membeli mobil bekas itu susah-susah gampang. Kadang agar bisa terjual, si penjual mengakali kerusakan (mungkin bekas tabrakan, atau bekas banjir) sedemikian rupa, sehingga ga terlalu kelihatan, apalagi oleh pembeli yang awam. Nah, anggaplah kamu membeli mobil bekas yang sudah ‘rusak’ tersebut tapi diakal-akalin oleh penjualnya. Suatu hari kamu ingin menjual tersebut, dan pembelinya adalah seseorang yang tau mengenai otomotif dan dia bisa melihat kerusakan yang sebenarnya. Tentunya harganya bisa jatuh dari harga yang kamu harapkan, ‘kan?

Selain kerusakan, seperti bekas tabrakan atau bekas banjir, si penjual juga bisa mengakali odometernya, dan diputer ke kilometer yang lebih rendah. Tentunya kamu akan lebih senang membeli mobil dengan kilometer yang lebih rendah ‘kan, ya?

Memang ga semua penjual mobil bekas seperti itu, ya.

Ancaman keselamatan

Mobil sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga apabila terjadi kecelakaan, mungkin akan mengenai strukturnya dan bisa terjadi perubahan dalam keseimbangannya. Ini bisa menyebabkan mobilnya jadi kurang stabil dan akan sangat bahaya.

Bisa juga kalau ternyata airbag di mobilnya sudah ga berfungsi dengan baik, kemudian diakal-akali oleh penjualnya. Akan sangat bahaya jika ketika terjadi kecelakaan, dan airbagnya ga mengembang.

Itulah kenapa kita harus berhati-hati kalau ingin membeli mobil bekas, ya. Sekali lagi, ga semua penjual seperti itu, ya.

Tips membeli mobil bekas

Akan lebih enak kalau kamu membeli mobil bekas dari orang yang sudah kamu kenal, misalnya saudara atau teman dekat. Namun tentunya ga setiap saat mereka jualan mobil ‘kan, ya?

Lalu bagaimana dong, kalau misalnya kamu ingin membeli mobil bekas di tempat lain?

Beli di tempat yang terpercaya

Dokumen sudah diperiksa

Membeli mobil bekas di tempat yang terpercaya akan mengurangi risiko-risiko di atas, apalagi kalau kita memang orang awam yang kurang mengerti mengenai otomotif, ya. Sekarang sudah banyak provider mobil bekas yang bisa kamu datangi, seperti misalnya Mobil88 atau Autosafe Hyundai Used Car. Staf mereka sudah dilatih untuk bisa mengecek mobil tersebut luar dalamnya, dan melihat apakah bekas tabrakan atau bekas banjir.

hendrik wiradjaja autosafe hyundai used car membeli mobil bekas

Hendrik Wiradjaja dari Autosafe Hyundai Used Car membagikan info mengenai membeli mobil bekas di tempat terpercaya

Selain itu, provider ini juga akan mengecek dokumen-dokumen dari mobil tersebut, apakah bermasalah atau gak. Salah satu dokumen yang dicek adalah buku service-nya. Sangat penting untuk melihat apakah pemilik sebelumnya rajin service atau gak. Buku service juga ga bisa dikelabui kok, karena akan ada cap dari bengkel resminya.

Harga terjamin

Membeli di tempat yang terpercaya, biasanya juga sudah memiliki harga yang terpercaya, dan bukan harga yang ‘ajaib.’ Contohnya di Autosafe Hyundai Used Car, mereka sudah memiliki tabel harga untuk mobil bekas Hyundai. Ini juga bisa menjadi patokan harga untuk customer-nya kalau mereka ingin menjual mobil Hyundai yang dimilikinya.

nilai mobil bekas hyundai buy back guarantee

Program Buy Back Guarantee untuk menjamin harga mobil bekas Hyundai

Mobil bekas sudah direkondisi

Biasanya mobil bekas yang dijual di tempat terpercaya, seperti Mobil88 atau Autosafe Hyundai Used Car, sudah melalui proses pengecekan dan rekondisi. Contohnya aja Mobil88 memiliki 288 check point sebelum akhirnya mobil tersebut ditaruh di showroom mereka. Kemudian kalau di Autosafe Hyundai Used Car, biasanya mobilnya juga sudah melalui berbagai perbaikan major dan minor, terutama di mesinnya. Untuk body, akan dibuat sedemikian rupa agar mendekati aslinya, sesuai dengan prinsip Autosafe Hyundai: ‘Every used car is a new car for the customer.’

Nah, semoga setelah membaca blog post ‘Enaknya membeli mobil baru atau mobil bekas, ya?’, kamu bisa memutuskan apakah akan membeli mobil bekas atau mobil baru? Ga ada salahnya juga kalau kamu akhirnya memutuskan untuk membeli mobil bekas, tapi kamu harus hati-hati, ya.

Terima kasih atas undangan Mobil123.com, Mobil88, dan Autosafe Hyundai Used Car atas undangannya ke acara ‘Mobil Bekas, Solusi Kebutuhan Anda’ 🙂

Joe Dische (kiri) dan Hammish Stone (kanan) dari iCar Asia menyempatkan hadir di acara blogger gathering Mobil123 kali ini

Advertisements
Comments
  1. Posted by Agung Han
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Rahmi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by lendyagasshi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Agatha Mey
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by Yusep Hendarsyah
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by ndop
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by unggulcenter
    • Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by Nefertite Fatriyanti
    • Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by indra
    • Posted by Timothy W Pawiro
  10. Posted by Teddy
    • Posted by Timothy W Pawiro
  11. Posted by Amrudly
    • Posted by Timothy W Pawiro
  12. Posted by kornelius ginting
    • Posted by Timothy W Pawiro
  13. Posted by ono sembunglango
    • Posted by Timothy W Pawiro
  14. Posted by Upit
    • Posted by Timothy W Pawiro
  15. Posted by Wichan
    • Posted by Timothy W Pawiro
  16. Posted by si A
    • Posted by Timothy W Pawiro
  17. Posted by Choirul Huda
    • Posted by Timothy W Pawiro
  18. Posted by Ratna Dewi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  19. Posted by Dzulfikar
    • Posted by Timothy W Pawiro
  20. Posted by tutyqueen
    • Posted by Timothy W Pawiro
  21. Posted by Awan
    • Posted by Timothy W Pawiro
  22. Posted by Liswanti
    • Posted by Timothy W Pawiro
  23. Posted by Fajar
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment