Pakai software asli dong, seperti Laptop Dell

Author: | Posted in Laptop 22 Comments

Biasanya apa yang kamu lakukan kalau misalnya ada problem dengan laptop-mu? Biasanya kalau sampai ga bisa diatasin sendiri, kita yang akan telpon Customer Service-nya agar bisa bantu perbaikin laptop kita yang bermasalah.Beberapa waktu lalu saya sempat menghadiri blogger gathering yang diadakan oleh Dell dan Microsoft. Tema yang diusung ‘Malu Kalau Palsu’ pastinya udah bisa ketebak, yang dimaksud yang palsu di sini apa hehe. Bener banget! Software-nya hehe. Dan ternyata Laptop Dell udah bekerja sama dengan Microsoft untuk melengkapi laptop Dell dengan Windows 10 yang original.

blogger gathering dell microsoft malu kalau palsu - kadungcampur

Blogger gathering Dell dan Microsoft dengan tema #MaluKalauPalsu (makasih Berbie fotonya)

Emang kenapa mesti pakai software asli?

Ancaman malware

Saya nge-blog menggunakan platform WordPress, dan saya juga install beberapa plugin di blog saya. Menurut info yang saya baca-baca, kita harus langsung senantiasa update plugin-plugin yang kita pasang, begitu ada update-nya. Karena menurut info tersebut, kalau sampai ketinggalan, bisa-bisa akan jadi celah buat hacker untuk masuk dan gangguin blog kita.

Sama juga halnya dengan software bajakan, kalau kita menggunakan software bajakan, takutnya malah terkena malware. Mungkin saat kita install software bajakan, di dalam software-nya udah dimasukkan sesuatu yang kita ga tau, kan gawat, ya. Menurut riset yang dilakukan Microsoft dan NUS di tahun 2014, dari 203 komputer yang dibeli dan menggunakan software bajakan, 61% darinya terkena malware yang berbahaya. Wew, ngeri banget! Makanya pakai software asli biar ga kena malware.

Ga buang-buang waktu untuk disinfeksi

Seperti manusia pada umumnya, kalau udah terkena infeksi, ya udah deh harus diobatin kan, kalau ga ya terinfeksi terus. Sama halnya dengan laptop atau komputer yang terkena infeksi malware, makanya harus diobatin. Saya jadi teringat kejadian teman saya beberapa waktu lalu saat nge-print di jasa printing. Dia sepertinya lagi terburu-buru, jadi saat bolak-balik nyolokin flash disk dari komputer di situ ke laptopnya, doi ga inget scan flash disk dulu. Alhasil laptopnya langsung terkena virus. Ya ampun, dia sampai pusing tujuh keliling gimana caranya bersihin laptop kesayangannya dari infeksi. Googling sana sini, cobain ‘obat’ ini itu semaleman. Akhirnya berhasil juga pulih.

Nah, kayak gini nih, ternyata bisa kejadian juga kalau kita pakai software bajakan. Kalau laptop kita udah terkena malware karena kita menggunakan software bajakan, kita harus mengesampingkan semuanya terlebih dahulu dan harus perbaikin laptop kita deh ya. Kalau ga bisa perbaikin sendiri, berarti minta tolong orang, dan berarti keluar biaya. Hiks.

blogger gathering dell microsoft malu kalau palsu 3 - kadungcampur

Laptopnya pakai software yang asli dong, kan #MaluKalauPalsu 😉

Efek pada kinerja PC atau laptop

Emangnya ada hubungannya malware dan kinerja PC. Ada tuh, bisa aja karena si malware ‘bekerja’ di belakang layar tanpa sepengetahuan kita, akhirnya malah dia menyedot memori laptop kita. Alhasil ketika kita mau kerja, laptopnya malah jadi lambat. Mau buka aplikasi A, B, dan C, duh pasti lemot banget, malah bisa sampai freeze. Ini saya sempet ngalamin sih, ga inget juga pas habis install apa yang saya download dari internet. Sepertinya ada juga software tambahan yang menyertai dan bikin lambat kinerja laptop. Akhirnya saya coba buka Task Manager dengan susah payah, dan astagah, si software tambahan ini memakan lebih dari 90% memori saya. Pantesan aja langsung nge-freeze laptopnya.

Ini si software tambahan yang ga penting, berarti kinerjanya mirip-mirip si malware ya. Saya ga tau sih teknisnya gimana, tapi memang ga enak sih kalau gara-gara itu, trus memakan memori laptop sampai banyak haha. Akhirnya malah kerja kita jadi ga produktif kan ya gara-gara ini.

Biar lebih maksimal pakainya

Pastinya kalau pakai software asli setau saya yang ga bikin repot adalah saat ada update software. Biasanya kalau yang bajakan, ga bisa update, soalnya ada yang kalau update dan ketauan bajakan, langsung ke-detect, dan akhirnya malah jadi trial, eh bener ga ya? Haha.

Nah, kalau misalnya ga bisa update, ga enak dong, jadinya kita ga bisa memanfaatkan fitur-fitur terbaru dari software itu. Yang ada malah kalau ada yang terbaru, mesti download-download versi terbaru. Malah jadi repot kan ya haha.

Ga hanya fitur-fitur terbaru sih yang ga bisa kita cobain, bahkan untuk support kalau ada apa-apa, kita bisa gunakan. Ya iya, masa nanti kalau ditanya-tanya, eh ternyata pas dicek sama Customer Service-nya, software kita ga asli huehe.

joni lie microsoft indonesia windows 10 inking testing - kadungcampur

Bapak Joni Lie dari Microsoft saat mempertunjukkan fitur Windows Inking

Ngomong-ngomong tentang update software, untuk Windows 10 merupakan seri Windows terbaru, dan sekarang sudah sampai pada update-an Windows 10 Fall Creators Update. Dan kamu ga akan bisa menikmati cakepnya fitur-fitur dari update-an terbaru kalau kamu pake yang bajakan, misalnya photo remix, mixed reality + Paint 3D + Power Point, dan Windows Inking. Pas acara blogger gathering kemarin, sempat dipraketikkin bagaimana canggihnya Windows Inking ini untuk buat gambar 3D, padahal waktu itu gambarnya 2D dulu lho. Trus bisa diputer-puter gambarnya dan jadi 3D huehe.

Portofolio Dell dari laptop ke desktop

Berbicara soal software asli, tentunya Dell sebagai salah satu brand komputer yang mendukung penggunaan software asli pada produknya. Misalnya aja untuk produk laptop Dell yang udah pre-installed Windows 10 pada saat kita beli, dengan begini kita ga perlu repot-repot lagi untuk beli software Windows 10 secara terpisah. Pastinya kalau udah pre-installed dari pabrikan, berarti udah dijamin keaslian dari software-nya dong, ya.

Ngomong-ngomong tau ga perjalanan Dell tuh dari tahun berapa?

Michael Dell, sang pencipta brand Dell, mulai membuat produk pertama Dell di tahun 1984. Dan dalam kurun waktu 33 tahun hingga sekarang, portofolio produk Dell udah meluas dari yang hanya desktop PC, hingga sekarang juga mencakup laptop dan aksesoris komputer. Bahkan produk Dell ga hanya digunakan untuk urusan personal dan kerja, tapi Dell juga udah buat produk laptop dan desktop PC khusus gaming!

portofolio produk dell laptop pc personal gaming - kadungcampur

Portofolio produk Dell

Tentunya saya sebagai blogger kalau pilih laptop, saya pastinya akan pilih yang tipis-tipis dan ringan, soalnya saya suka kalau ke mana-mana, bawa laptop, pas traveling pun demikian. Makanya jodoh banget dengan laptop tipis dan ringan, siapa tau juga berjodoh dengan laptop Dell XPS 13 yang saat blogger gathering kemaren juga ikutan dipajang dengan produk Dell yang lain.

Laptop Dell XPS 13

Kenapa saya berharap berjodoh sama laptop Dell XPS 13 ini? Karena tampilannya aja cantik dan premium, dan terbuat dari serat karbon. Hal lain yang membuat saya jatuh cinta adalah tampilan layarnya, yang dapat sebutan Infinity Edge. Ngomong-ngomong ‘infinity’ saya jadi teringat kolam renang yang sebutannya infinity pool alias yang ujungnya seperti ga keliatan huehe. Mirip-mirip deh dengan layar XPS 13 yang menganut konsep Infinity Edge ini. Pinggiran layarnya tipis banget euy. Dan ga hanya itu yang bakalan bikin orang jatuh cinta, resolusinya mantabh kali, mencapai 3200 x 1800, dan mengusung nama Ultra Sharp QHD.

laptop dell xps 13 timo wp - kadungcampur

Saya dengan jodoh saya si Laptop XPS 13 *uhuk* *berharap* (makasih Berbie fotonya)

Bagaimana dengan performanya?

Laptop Dell XPS 13 udah mengusung 7th Gen Intel, bahkan sudah mengusung fast booting karena menggunakan SSD sampai dengan 512GB. Emang panteslah ya laptop premium pakai SSD, karena dengan flash memory chip, makanya si laptop lama-lama bisa belajar dan ‘mengingat’ mana aja yang paling sering digunakan oleh pengguna laptopnya. Program yang paling sering digunakan akan tersimpan di sini, makanya akan lebih cepat ketika digunakan.

Selanjutnya yang akan mendukung saya sebagai blogger pastinya adalah memori internal dari Laptop Dell XPS 13 yang mencapai 16Gb. Dengan begini jadinya saya bisa buka banyak aplikasi yang diperlukan tanpa takut lemot, misalnya saat saya lagi edit foto atau video untuk keperluan blog post saya.

Hal lain yang buat saya jatuh cinta sama laptop Dell XPS 13 adalah daya tahan baterenya yang bisa mencapai 22 jam kalau menggunakan Dell Power Companion. Untuk penggunaan normal, contohnya Dell XPS 13 2-in-1 (9365), daya tahan baterenya sih bisa sampai 15 jam ya. Daya tahan batere yang sampai 15 jam ini berguna banget, apalagi pas lagi kerja di luar, seperti di café atau coffee shop. Jadinya bisa PEDE aja kalau misalnya ga nemu colokan atau tempat duduk yang dekat colokan udah pada penuh. Batere yang 15 jam ini mungkin bakal bisa menemani saya sampai café nya tutup kali ya hahaha.

Premium support dari Dell

Satu hal yang menarik dari Dell adalah adanya premium support seperti SupportAssist.

Biasanya apa yang kamu lakukan kalau misalnya ada problem dengan laptop-mu? Biasanya kalau sampai ga bisa diatasin sendiri, kita yang akan telpon Customer Service-nya agar bisa bantu perbaikin laptop kita yang bermasalah.

supportassist dell - kadungcampur

Bedanya kamu pakai Laptop Dell dan lainnya ketika ada masalah

Kalau kamu pakai Dell, akan ada yang namanya layanan SupportAssist. Ini beda banget dengan biasanya. Jadi kalau misalnya ada masalah, bukan kita yang kontak Customer Service-nya, tapi Dell lah yang akan mengontak kita.

Duh kalau gini kan saya makin berharap jodoh saya dengan laptop Dell XPS 13 dimudahkan yaaaa. Siapa coba yang ga jatuh cinta kalau layanannya seperti ini.

Terima kasih ya Dell Indonesia dan Microsoft Indonesia udah ngadain blogger gathering dan udah kasih informasi yang menarik terutama soal penggunaan software asli untuk keamanan laptop atau desktop PC kita! 😊

laptop dell inspiron 13 7000 2 in 1 timo wp - kadungcampur

Produk laptop Dell Inspiron juga dipajang saat blogger gathering kemarin (makasih Berbie fotonya)

Advertisements
Comments
  1. Posted by Dede Ariyanto
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by Ahmed Tsar
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Andiyani Achmad
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Sam Azhar
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by satto raji
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by Kurnia amelia
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by Agung Han
  8. Posted by Liswanti
  9. Posted by Lia Harahap
  10. Posted by Riyardiarisman
  11. Posted by Andri Mastiyanto
  12. Posted by gita siwi
  13. Posted by Dennise
  14. Posted by Atisatya Arifin
  15. Posted by Ivonie
  16. Posted by Sally Fauzi

Add Your Comment