Alasan Jogja Tepat untuk Tempat Bermukim pada Masa Tua

3
310
pakai pakaian abdi dalam di jogja featured image - kadungcampur
Jogja sebagai tempat tinggal saat aku pensiun nanti? Bisa jadi!

Alasan Jogja Tepat untuk Tempat Bermukim pada Masa Tua – Bokap saya sekarang sudah memasuki usia pensiun, tapi yang namanya ga bisa diem, tetep aja sambil cari orderan atau kerjaan, ya. Makanya suka bolak-balik, kadang tinggal di Semarang, kadang tinggal di Tangerang Selatan. Kalau di Semarang, biasanya urusan ngemong cucu, tapi kalau di Tangsel, ya berarti urusan kerjaan hehe.

Di masa-masa pensiun ini, si bokap udah beberapa kali tanya, ‘Tim, enaknya tuh beli rumah di Jogja atau Solo, ya?’ Saya yang ditanya pun langsung mikir, hmm, enaknya di mana ya?

Saya coba tanya-tanya ke temen deh, yang memang tinggal di ke dua kota itu. Ada yang bilang Solo, ada yang bilang Jogja. Wah, malah tambah bingung karena setiap jawaban punya alasannya masing-masing. Tapi saya pernah lho buat artikel yang bilang kalau Jogja itu ngangenin. Saya suka kangen sama yang namanya Jogja, mulai dari kotanya, makanannya, dan biaya hidup yang masih terjangkau. Hmm, jadi apakah mungkin saya menjawab Jogja ke pertanyaan si bokap? Hehe. Mungkin aja sih ya.

Kalau dipikir, apa lagi sih yang menjadi pertimbangan orang ketika ingin membeli properti hunian untuk ditinggal di masa tua? Kalau seperti orang tua saya yang udah berpuluh tahun hidup di kota Jakarta, rasanya ketika pensiun ingin merasakan suasana yang berbeda. Saya juga pernah ketemu teman bokap di salah satu café di Bintaro. Beliau juga bilang kalau sebentar lagi dia udah mau pindah aja ke Bali, bisa menikmati masa-masa tua di sana.

Wah, memang sih ya Jogja dan Bali merupakan dua kota yang berbeda banget dengan Jakarta. Dan menurut saya juga memang cocok untuk dijadikan tujuan di masa pensiun ?

Memilih Jogja sebagai tempat bermukim pada masa tua

Kalau melihat karakter orang tua saya, kayaknya lebih cocok Jogja, kalau mereka ingin memilih tempat bermukim pada masa tua deh. Saya juga pernah iseng ngomong agar mereka pindah ke Bali aja nanti, tapi mereka ga mau hehe. Mungkin karena pada dasarnya kedua orang tua saya asalnya dari Jawa Tengah, jadi lebih merasa cocok dengan Jogja. Mungkin …

Tapi apa sih kira-kira yang membuat Yogyakarta terlihat cocok untuk tempat bermukim pada masa tua? Beberapa poin di bawah ini mungkin merupakan jawabannya.

Kharismatik dengan Keteraturannnya

Di tengah-tengah perkembangan kotanya, Yogyakarta masih menawarkan nuansa yang berbeda dibanding dengan hiruk pikuk yang ada di kota-kota besar di Indonesia. Peraturan daerah yang masih berbasis dari Kraton Yogyakarta sangat berperan dalam menimbulkan keteraturan pada masyarakat yang beraktivitas di wilayah tersebut. Aspek tata krama yang masih melekat pada siapapun masyarakat yang tinggal di sana sangat berpengaruh menghadirkan nuansa keteraturan di Kota Gudeg tersebut.

Sekalipun wilayah ini sangat padat penduduknya, kharisma Yogyakarta yang kental dengan budaya dan nuansa keteraturan dapat membuat kita memiliki pengalaman yang menyenangkan di masa-masa tua kita.

Masih Ada Hunian dengan Harga Terjangkau

Popularitas dari Yogyakarta memang terlihat sangat berpengaruh dengan kenaikan harga rumah dijual di Jogja. Namun, pengaruh tersebut dapat dikatakan hanya berlaku jika kita memilih rumah dijual di Jogja kota.

Untuk menemukan rumah dijual di Jogja dengan harga yang terjangkau, mungkin kita bisa melirik wilayah-wilayah perbatasan atau penyanggah, seperti Kulonprogo, Wates, atau Gunung Kidul.  Selain harga rumah dijual di Jogja yang tergolong lebih murah dibanding di pusat kota, lingkungan yang ditawarkan di wilayah perbatasan atau penyanggah tersebut masih tergolong asri dan menenangkan.

Ngomong-ngomong daerah Gunung Kidul, rasanya mungkin enak kalau punya properti di sana hehe. Kan bisa sekalian dijadiin homestay, apalagi daerah Gunung Kidul ada banyak pantai yang bisa dikunjungi. Punya homestay di Jogja juga sempat disinggung oleh orang tua saya sih, jadi siapa tau, mudah-mudahan terwujud ya. Amin!

Biaya Hidup yang Murah

Siapa yang menolak sih dengan biaya hidup yang murah? Hehe.

Tadi di atas sempat saya singgung tentang biaya hidup di Jogja yang terjangkau. Ini jadi salah satu faktor yang membuat Yogyakarta menjadi incaran banyak masyarakat, termasuk kalau kita udah masuk di generasi pensiunan. Karena sambil menikmati masa pensiun, kita harus pintar-pintar dalam mengelola uang pensiunnya hehe.

Jadi, tidak hanya rumah dijual di jogja yang tergolong murah; biaya yang dikeluarkan untuk makan, minum, transportasi umum, hingga berekreasi di sana tergolong murah juga, jika dibandingkan dengan biaya di kota-kota besar lainnya.

Murahnya biaya hidup di Yogyakarta sangat mendukung bagi kita yang ingin menghabiskan masa tua dengan kehidupan yang sederhana. Jika hidup di kota Jogja saja sudah tergolong terjangkau, apalagi jika kita memilih rumah dijual di jogja yang berlokasi di wilayah penyanggah, ya ‘kan?

memilih jogja untuk tempat bermukim pada masa tua - kadungcampur
Hayoo, langsung cari-cari rumah dijual di Jogja deh abis ini hehe.

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here