Kenal lebih dekat dengan Community Investment Prudential Indonesia

0
413
community investment prudential indonesia kampung mulyasari - kadungcampur

Community Investment Prudential Indonesia – Saya selalu tertarik untuk mengetahui kegiatan Corporate Social Responsibility atau disingkat CSR dari perusahaan-perusahaan. Beberapa kali saya udah pernah mengikuti kegiatan dari perusahaan-perusahaan tersebut. Intinya sama kok, ingin membantu dan memberdayakan masyarakat di mana perusahaan itu berada.

timo wp indonesian lifestyle blogger plays child's play - kadungcampur
Hayoo siapa yang pernah main ini hehe. Permainan ini jadi salah satu permainan anak di acara Chairman’s Challenge 2018 yang merupakan bagian dari Community Investment Prudential Indonesia

Membantu bisa dalam banyak hal sih, misalnya membantu membangun sarana kesehatan, pendidikan, tempat ibadah, dan masih banyak lagi. Sedangkan kalau pemberdayaan bisa berarti memberikan ilmu atau keahlian sehingga bisa menjadi usaha sampingan dari masyarakat tersebut.

Di blog post saya sebelumnya tentang Prudential Indonesia Chairman’s Challenge 2018, di situ bisa dibaca tentang kegiatan CSR Prudential Indonesia tahunan. Dan di tahun 2018, mengambil lokasi di Kampung Mulyasari. Kalau kita lihat apa yang dilakukan Prudential Indonesia di Kampung Mulyasari, sebenarnya mencakup dua dari empat pilar yang ada di Prudential Indonesia Community Investment.

santri perempuan dari pesantren di kampung mulyasari - kadungcampur
Ketemu Tasyik, Fitri, Holis, dan Rida, waktu ikutan acara Community Investment Prudential Indonesia di Kampung Mulyasari 

Community Investment Prudential Indonesia

Sebelum bingung, apa itu Community Investment Prudential Indonesia, ini sebenarnya merupakan re-branding dari kegiatan CSR Prudential Indonesia, dan terdiri dari empat pilar, yaitu Education, Philanthropy, Health and Safety, serta East Indonesia Empowerment.

Berhubung kegiatan Chairman’s Challenge 2018 di Kampung Mulyasari, lebih condong ke pilar pendidikan dan kesehatan, maka saya hanya ngomongin kedua pilar ini aja, ya.

Support untuk bidang pendidikan dari Prudential Indonesia

Mungkin beberapa dari kita pernah melihat di area Kebayoran ada yang namanya Taman Literasi Keuangan Prudential? Saya sih kebetulan belum pernah, tapi sempat beberapa kali dengar mengenai taman ini. Sebenarnya beberapa waktu lalu sempat diadakan workshop tentang kurikulum Cha-Ching di taman tersebut, tapi sayangnya saya ga bisa ikutan melihat acara ini.

Kurikulum Cha-ching sendiri lebih menitikberatkan ke pendidikan keuangan untuk anak-anak terutama di usia 7-12 tahun. Prudential Indonesia merasa bahwa cara mengelola keuangan, udah harus bisa diajarkan ke anak-anak sejak dini. Dimulai dari yang mudah dulu kok, anak-anak harus tau dulu tentang konsep uang, mulai dari Earn (menerima/mendapatkan uang), Save (menyimpan uang), Spend (memakai/membelanjakan uang), dan juga yang terakhir Donate (menyisihkan uang untuk didonasikan).

anak anak kampung mulyasari - kadungcampur
Cara mengelola keuangan harus diajari sedini mungkin 🙂 

Program ini dibuat dengan fun, makanya Prudential Indonesia bekerja sama dengan Cartoon Network Asia untuk membuat program ini, dibantu dengan pakar pendidikan tentunya.

Oh iya, bisa cek juga video musik tentang program Cha-Ching dari Prudential:

Jika melihat dari kegiatan Chairman’s Challenge 2018 di Kampung Mulyasari, Prudential Indonesia juga ga lupa memberikan pelajaran finansial untuk masyarakat di situ. Seperti yang sudah saya bicarakan di blog post tersebut, belajar cara mengelola keuangan untuk masyarakat Kampung Mulyasari itu penting banget, apalagi karena mata pencaharian utamanya adalah sebagai petani kopi. Kopi tentunya bisa dipanen setiap bulan, makanya ketika panen, sebagian uang yang diterima dari hasil penjualan harus dikelola dengan baik.

tanaman sayuran alternatif tanaman kopi di kampung mulyasari 1 - kadungcampur
Petani pun juga harus bisa mengelola keuangan dengan baik, apalagi yang jarak antar panen agak panjang 🙂 

Selain itu, Prudential Indonesia juga memberikan masukan, agar di sela-sela panen kopi, masyarakat di Kampung Mulyasari juga bisa menanam tanaman lainnya, bisa berupa sayuran, maupun produk herbal. Hasil panen dari menanam ini tentunya bakal sangat berguna pastinya untuk mengisi pundi-pundi rumah tangga.

Support di area kesehatan dan keselamatan dari Prudential Indonesia

Prudential Indonesia memang dekat sekali dengan bidang kesehatan, makanya pantaslah kalau salah satu pilar dari Community Investment-nya juga memasukkan unsur kesehatan di sini. Makanya sejak tahun 2003, Prudential berkomitmen untuk membantu anak-anak penderita kanker. Bantuannya berupa bangsal anak-anak yang diberi gambar-gambar kartun di RS Kanker Dharmais, agar mereka bisa menikmati hari-hari mereka saat pengobatan.

Selain itu, Prudential Indonesia memberikan bantuan berupa penyediaan mesin apheresis, yang fungsinya adalah membuang sel-sel kanker di dalam tubuh, dan tetap mempertahankan sel darah sehat. Sampai saat ini sudah lebih dari lima mesin apheresis didonasikan oleh Prudential Indonesia, kepada beberapa Rumah Sakit, seperti contohnya di RS Kanker Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo, beberapa Rumah Sakit lainnya.

Nah, bagaimana dengan kegiatan Prudential Indonesia di Kampung Mulyasari. Sebelumnya Kampung Mulyasari hanya punya 1 MCK dengan 4 bilik saja. Makanya untuk mendukung agar lebih sehat dan higienis, Prudential Indonesia bekerja memperbaiki MCK yang ada serta menambah lagi MCK untuk masyarakat di Kampung Mulyasari. Contohnya bisa kita lihat dengan penambahan MCK di samping pesantren pria yang juga dibangun oleh Prudential Indonesia. Selain itu, para anak-anak yang hadir saat acara penutupan Chairman’s Challenge juga mendapatkan bingkisan peralatan dan perlengkapan mandi.

sarana mck kampung mulyasari community investment prudential indonesia - kadungcampur
Prudential Indonesia membantu pembuatan MCK di Kampung Mulyasari 

Do Well by Doing Good

Bu Nini Sumohandoyo, Corporate Communications & Sharia Director Prudential Indonesia, sempat mengatakan moto dari Prudential Indonesia: ‘Do well, by doing good.’ Intinya, Prudential berkarya bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk komunitas di mana Prudential itu berada. Makanya kita dan perusahaan lain juga bisa mencontoh apa yang Prudential Indonesia sudah kerjakan selama ini.

Perbuatan baik, bisa dimulai dari hal-hal yang kecil dulu kok, yang penting bisa memberikan manfaat terhadap orang lain, agar bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya ?

nini sumohandoyo berbincang dengan para santri pesantren kampung mulyasari - kadungcampur
Bu Nini Sumohandoyono sempat cerita tengan moto Prudential Indonesia : ‘Do well, by doing good’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here