Bukber yang manis bersama Dapur Cokelat Tebet

Bukber alias ‘buka bersama’ adalah salah satu momen yang sering saya ikuti ketika bulan Ramadhan. Walau saya tidak berpuasa, tapi sepertinya bukber udah jadi budaya dari tahun ke tahun, karena dengan bukber kita bisa saling kumpul, makan bersama, dan biasanya teman-teman yang hadir ada yang dari komunitas A, komunitas B, teman kantor sekarang, ex-teman kantor dulu, teman kuliah, SMP, dan seterusnya. Karena saya adalah blogger, berarti sekarang saya ada teman-teman blogger juga, dan pastinya suka kumpul-kumpul sendiri ataupun saat ada acara untuk diliput bersama. Salah satunya beberapa waktu lalu saat ada acara buka bersama Dapur Cokelat Tebet.

bukber dapur cokelat tebet bersama blogger

Bukber Dapur Cokelat Tebet bersama blogger

Siapa sih yang ga kenal Dapur Cokelat, secara udah hadir sejak tahun 2001, berarti udah sekitar 16 tahun hadir di Indonesia. Berawal dari dapur rumahan kecil, sekarang udah berkembang menjadi 23 cabang di Indonesia, mulai dari di Jabodetabek, Surabaya, Malang, Makasar, Pekanbaru, dan sebentar lagi akan dibuka di Cikarang.

Kreasi kue setiap saat di Dapur Cokelat

Namanya juga sebuah bisnis, makanya harus berinovasi setiap saat. Demikian juga dengan Dapur Cokelat. Setiap saat harus bisa hadir dengan suatu kreasi cokelat yang baru, termasuk di momen Ramadhan setiap tahunnya.

Waktu saya hadir ke Dapur Cokelat Tebet, udah banyak kreasi cokelat yang dipajang, terutama yang berkaitan dengan momen Ramadhan. Bayangin aja, ada cokelat berbentuk bedug, bahkan cokelat berbentuk orang-orangan, yang laki menggunakan peci, yang perempuan menggunakan kerudung. Semuanya ini dibuat dengan cokelat. Duh, mau makan kok sayang banget, ya, secara hasil kreasinya cakep banget, eh tapi kalau ga dimakan nanti lama-lama malah basi, ya haha.

kreasi dapur cokelat tebet momen ramadhan

Kreasi cokelat di momen Ramadhan yang rasanya ga mau dimakan deh hehe

Selain kreasi kue yang dibentuk-bentuk sedemikan rupa, ada juga mini cokelat atau suka disebut juga sebagai chocolate truffles, dan ini dibentuk-bentuk juga sih, tapi kalau dibentuknya seperti ini, saya mah langsung hap aja hehe. Ada yang dibentuk seperti bola-bola kecil, potongan batang pohon – yang awalnya bentuknya mirip seperti kastengel haha, ada juga yang seperti marble cake mini. Intinya, cokelatnya dibuat kecil, sehingga bisa sekali hap.

chocolate truffles dapur cokelat tebet

Chocolate Truffles a la Dapur Cokelat

chocolate truffles dapur cokelat tree log

Chocolate truffles yang berbentuk potongan batang pohon, awalnya aku pikir berbentuk ala kastengel hehe

Nah, yang menjadi primadona saat bukber bersama Dapur Cokelat Tebet saat itu adalah kue yang bernama Chocolate Melt Silverqueen cake. Eh kok ada nama Silver Queen di situ. Ya karena memang kue ini salah satu bahannya adalah si cokelat batang yang feymes itu, Silver Queen. Coba lihat aja fotonya, di atasnya ada potongan batangan cokelat Silver Queen, dan ga hanya di atasnya aja lho. Ternyata waktu saya coba, bahkan di salah satu lapisan krimnya, diikutkan cokelat Silver Queen-nya. Saya bisa merasakan renyahan dan rasa kacang mede ala Silver Queen di krim tersebut.

chocolate silver queen melt cake dapur cokelat tebet

Sang primadona, Chocolate Silverqueen Melt Cake

potongan chocolate silverqueen melt cake

Nih lihat lapisan chocolate melt silverqueen cake-nya 🙂

Ternyata oh ternyata, si Chocolate Melt Silverqueen cake ini, awalnya hanya dikhususkan untuk momen Ramadhan aja. Tapi kan sayang ya, kue sebagus ini hanya untuk momen Ramadhan aja, makanya setelah dipikirkan, ditimbang masak-masak, dan diputuskan, akhirnya kue ini menjadi salah satu kue reguler Dapur Cokelat. Hore! Jadi kamu bisa menemui kue ini tiap bulannya deh, ya. Mau pesen satu loyang yang berdiameter 18 cm, boleh. Mau beli satu potong aja, juga boleh. Mau ukurannya beda sendiri, juga boleh hehe. Tinggal kontak Dapur Cokelat terdekat hehe.

Coba-coba membuat kue

Kita yang suka banget makan kue, kadang suka bingung deh, ya, kalau ada keinginan buat kue sendiri. Secara peralatannya suka ga ada, bahkan oven panggangannya mahal, ya. Waktu temenin tante beli oven panggangan, pas saya tanya-tanya harganya berapa, wah ternyata harganya sekitar 2 jutaan. Itu oven panggangan yang ukurannya lumayan deh, kalau ga salah ada 2 tingkat, bisa untuk 2 loyang. Duh masa mau buat kue aja mesti beli oven dulu, ya?

Nah, makanya sekarang ada jenis buat kue yang katanya lagi populer nih. Namanya ‘non-baked cake’ alias buat kue yang ga perlu dipanggang deh. Tinggal buat adonan aja, masukkan ke dalam cetakan, terus tinggal masukkan ke dalam freezer deh. Tadaaa, jadi kuenya. Dan beruntungnya kami para peserta bukber Dapur Cokelat Tebet, sempat diajari salah satu koki kuenya untuk membuat salah satu non-baked cake ini. Kue yang kita buat namanya Crunchy Choco Delight. Wah, semuanya ada cokelat ya. Ya, jelas, secara namanya aja Dapur Cokelat hehe.

crunchy choco delight non baked cake dapur cokelat tutorial

Mbak Ade dari Dapur Cokelat sedang mengajari membuat Crunchy Choco Delight

crunchy choco delight non baked cake blogger liswanti pertiwi uji coba

Teman blogger, Liswanti Pertiwi, ikut mencoba membuat Crunchy Choco Delight

Bahan membuat Crunchy Choco Delight

Waktu itu bahan-bahannya udah disiapin semua, kami peserta tinggal lihat, dan ada juga yang iseng-iseng buat.

Untuk bahan dari Crunchy Choco Delight ini ada beberapa bagian.

bahan crunchy choco delight non baked cake dapur cokelat tebet

Bahan-bahan dari Crunchy Choco delight

1,28 gram Creckers Choco – biskuit ini bisa diganti apa aja, tergantung kesukaan kita. Ini nantinya akan dijadikan dasar dari kuenya. Jadi kalau memilih biskuit yang bentuknya bulat, kita bisa pakai loyang yang berbentuk bulat juga.

Ganache Chocolate – ini salah satu lapisan dari Crunchy Choco Delight, yang terbuat dari 1,1 gram dark chocolate yang udah dimasak, dan dicampur dengan 2,75 gram fresh cream yang udah dipanaskan.

Cheese filling – yang bahannya adalah:

  • 150 gram cream cheese
  • 350 gram fresh cream
  • 50 gram icing sugar
  • 1 gram vanilla powder
cheese filling crunchy choco delight non baked cake dapur cokelat tebet

Mengaduk adonan untuk cheese filling

Cheese filling ini dibuatnya beberapa tahap:

  • Kita kocok cream cheese hingga lembut, dan kemudian ditambahkan icing sugar dan vanilla powder. Aduk hingga tercampur rata, lalu sisihkan. Waktu itu sih, mengaduknya pake mixer, ya,
  • Kocok fresh cream hingga setengah mengembang aja, ga perlu sampai kaku,
  • Tambahkan fresh cream yang udah dikocok ke dalam adonan cream cheese, dan kita aduk sampai rata.

Cara membuat Crunchy Choco Delight

Lalu bagaimana cara membuatnya? Sebenarnya cara membuatnya simpel kok, tapi mudah-mudahan nanti kalau saya buat sendiri juga akan mudah deh ya hehe.

membuat crunchy choco delight non baked cake dapur cokelat tebet

Menyusun biskuit sebagai alas dari Crunchy Choco Delight

  • Susun biskuit yang jadi pilihan kita menjadi alas dari loyang yang berukuran 24 x 24 cm
  • Ratakan 225 gram cheese filling di atas biskuit menggunakan sendok olesan adonan kue
  • Tuang 150 gram ganache chocolate ke atas cheese filling
  • Susun kembal biskuit yang dipotong kecil-kecil di atas ganache chocolate
  • Tuang sisa adonan cheese filling di atas biskuit, dan ratakan menggunakan sendok olesan adonan kue.
  • Untuk garnish bisa menggunakan adonan cokelat ganache yang dimasukkan ke dalam piping bag (plastik berbentuk segitiga yang ujungnya dipotong). Bentuk hiasannya yang sesuka hati sih ya.
  • Terakhir kita bisa taburkan choco chips di atasnya.
  • Masukkan ke dalam freezer kurang lebih 1 jam
  • Sajikan deh!
crunchy choco delight non baked cake dapur cokelat tebet

Nah, ini Crunchy Choco Delight yang merupakan non-baked cake ala Dapur Cokelat Tebet 🙂

Tuh, kan, tinggal taruh, tuang, taruh lagi, tuang adonan, kemudian masukan ke dalam freezer hehe. Cobain, yuk!

Terima kasih untuk Dapur Cokelat Tebet atas undangan bukbernya, ya. Ditunggu undangan selanjutnya hehe.

chocolate silverqueen melt cake dapur cokelat tebet

Chocolate Silverqueen Melt Cake udah jadi kue reguler di Dapur Cokelat dan siap dipesan 😉

Advertisements
Comments
  1. Posted by kurnia amelia
  2. Posted by dennise

Add Your Comment