Masih belum punya asuransi? Hmm, asuransi itu penting lho!

49
419
asuransi itu penting - kadungcampur

Masih belum punya asuransi? Hmm, asuransi itu penting lho! – Dulu sempat saya membuat pos mengenai memiliki asuransiΒ (<- klik untuk baca blog post nya ya). Di blog post tersebut, saya udah menjabarkan beberapa jenis asuransi, termasuk dengan perbedaan antara asuransi konvensional dan Syariah.

Di situ bisa kita liat kalau produk asuransi ada beraneka ragam, tentunya kalau kita mau punya asuransi, ya tergantung dari kebutuhan dan keinginan kita masing-masing, termasuk memilih antara asuransi konvensional ataupun yang Syariah. Tapi intinya menurut saya, memiliki asuransi itu memang udah salah satu kebutuhan hidup kita sih, karena produk asuransi bisa melindungi nilai dari objek yang diasuransikan. Bisa dibilang kalau kita udah menghargai β€˜objek’ tersebut deh.

Emang siapa objek yang saya maksud?

Ada banyak lah, mulai dari diri kita sendiri, keluarga, bahkan benda-benda yang kita pakai, seperti kendaraan, dan lain sebagainya. Nah, di blog post ini, saya mau obrolin lagi kalau asuransi itu penting deh, tapi lebih ke asuransi perorangan ya, baik asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan, ya.

Masih tabu ga sih ngomongin asuransi?

Dulu pas saya masih kerja di bank, nawarin asuransi ke beberapa orang, termasuk salah satu dari keluarga besar saya, kok kayaknya susah banget. Mereka mikirnya, kalau ngomongin asuransi tuh ga enak deh, tabu gitu, terutama sih asuransi jiwa. Jadi kita mesti bisa kudu membuka pikiran mereka aja sih, kalau asuransi itu penting untuk si pemberi nafkah, maupun untuk keluarganya juga.

Perlindungan si pemberi nafkah

Kalau dilihat dari sisi si pemberi nafkah, memiliki asuransi itu penting kalau misalnya terjadi apa-apa sama si pemberi nafkah, dan harus dirawat di rumah sakit. Udah sakit, terus setelah selesai dirawat, tambah senewen pulak pas ngelihat tagihan rumah sakitnya, karena keluar uang banyak. Apalagi kita udah merencanakan untuk menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan yang lebih penting. Ini beda banget lah kalau si pemberi nafkah punya asuransi yang bisa meng-cover biaya perawatan rumah sakit – tentu ini tergantung dari produk asuransi yang dipunya, ya. Setau saya sih, kalau udah punya asuransi, nanti biaya yang dikeluarkan ga terlalu besar kok, mungkin malah tinggal bayar biaya administrasi Rumah Sakit aja.

asuransi itu penting untuk keluarga - kadungcampur
Asuransi itu penting untuk keluarga, lho πŸ™‚ (gambar dari : pixabay)

Nah, bagaimana misalnya kalau akhirnya si pemberi nafkah sampai ga bisa berkarya lagi akibat sakit kritis yang diderita?

Ga bisa berkarya berarti ga punya penghasilan. Kalau ga punya penghasilan, kan ga bisa mengandalkan uang di tabungan terus, ya? Berarti lama-lama ga bisa mencukupi kebutuhan keluarganya, dong? Makanya inilah penting yang kedua dari asuransi untuk si pemberi nafkah. Asuransi bisa memberikan perlindungan untuk β€˜penghasilan’ atau β€˜nilai’ dari si pemberi nafkah, kalau sampai si pemberi nafkah ga bisa berkarya lagi. Perlindungan dari penghasilan yang dimaksud adalah pemberian santunan atau uang pertanggungan dari kondisi kritisnya itu.

Perlindungan untuk keluarga

Bagaimana kalau dilihat dari sisi keluarga si pemberi nafkah?

Memiliki asuransi itu penting lho buat keluarga dari si pemberi nafkah. Misalnya suatu saat si pemberi nafkah udah β€˜ga ada’ *amit-amit deh, ya*, keluarga yang ditinggalkan akan bisa tetap hidup berkecukupan dari santunan asuransi yang dimiliki oleh si pemberi nafkah tersebut.

Sama seperti yang sebelumnya, asuransi memberikan perlindungan jiwa si pemberi nafkah, dalam hal ini perlindungan terhadap penghasilannya, yang berupa santunan untuk keluarga yang β€˜ditinggalkan’ si pemberi nafkah. Tentunya uang santunannya bisa digunakan untuk melanjutkan hidup keluarganya dan membiayai kebutuhan hidup keluarganya tersebut. Kebutuhan kan ada macam-macam ya, termasuk membiayai pendidikan dari anak-anaknya, dan pastinya mencegah putus sekolah dong, ya?

Bukan tabu, tapi asuransi buat jaga-jaga kok

Jadi kalau ngomongin asuransi tuh ga tabu, tapi biar kita bisa jaga-jaga aja hehe. Seperti peribahasa β€˜sedia payung sebelum hujan’ aja deh.

Emangnya asuransi itu penting buat siapa aja?

Tentunya asuransi penting buat siapa aja deh, ya, tapi yang terutama, asuransi itu penting buat yang sudah punya nafkah, apalagi kalau udah punya tanggungan.

asuransi penting untuk siapa aja kok - kadungcampur
Asuransi itu penting untuk semuanya kok, ga hanya ayah / suami, yang menjadi si pemberi nafkah pada keluarga πŸ™‚ (gambar dari : pixabay)

Untuk yang masih jomblo tentunya asuransi tetap perlu kok, terutama yang berhubungan dengan kesehatan. Kalau udah punya asuransi kesehatan dari kantor, tinggal dicek aja deh angka santunannya, apakah cukup? Kelas pada kamar saat dirawat bagaimana? Apakah sesuai dengan keinginan atau ga?

Bagaimana dengan perempuan? Walau suami udah punya asuransi sendiri, jangan lupa untuk punya asuransi sendiri, terutama asuransi kesehatan. Karena kalau kita lihat dari daftar penyakit kritis yang ditanggung oleh asuransi, udah ada beberapa penyakit yang bisa menyerang perempuan, seperti kanker serviks, dan kanker payudara.

Kapan sebaiknya punya asuransi?

Punya asuransi sebaiknya pas saat sehat dong hehehe. Kalau pas sehat, apalagi kalau belum pernah menjalankan operasi yang berat-berat, biasanya premi yang dibayarkan bisa lebih murah.

Nah, biasanya (lagi) kalau sebelum punya asuransi, seseorang udah menderita penyakit yang ada di dalam daftar penyakit yang ditanggung oleh asuransi, berarti nanti penyakit tersebut udah ga bisa ditanggung lagi oleh asurani. Ini biasanya di dunia asuransi disebut sebagai β€˜pre-existing condition.’ Contohnya nih, kalau seseorang sebelumnya udah terkena penyakit diabetes, berarti penyakit diabetes udah ga termasuk di dalam daftar penyakit yang di-cover oleh asuransi.

Lalu bagaimana kalau dilihat dari umur? Kalau bisa sih, sedari awal kamu udah mulai kerja, ya. Karena sekali lagi, semakin muda orang tersebut daftar untuk punya asuransi, maka biasanya premi asuransinya akan jauh lebih murah dari yang udah berumur lebih tua. Makanya nih, untuk yang muda-muda termasuk generasi millennials, udah harus mulai mikirin kalau asuransi itu penting. Boleh lah mulai sisihin gajinya sedikit untuk punya asuransi, selain buat liburan deh ya tentunya hehe.

Sisihin berapa?

Ya tergantung dari preminya hehehe. Ini tergantung dari berapa banyak produk tambahan yang kita pilih, serta mau berapa besar uang santunan yang diterima nantinya. Lagian premi asuransi bisa dibayar bulanan kok, jadi ga terlalu memberatkan hehe.

Lalu, gimana kira-kira perkembangan dunia asuransi di Indonesia pada tahun 2018?

Beberapa waktu lalu, saya sempat hadir di acara Prudential Indonesia yang melaporkan kinerja keuangan Prudential Indonesia di tahun 2017. Di acara tersebut, diberitaukan kalau di tahun 2017 ada peningkatan pada total pendapatan premi Prudential Indonesia, dari yang sebelumnya Rp. 26,5 triliun di tahun 2016, menjadi Rp. 26,8 triliun di tahun 2017. Selain dari produk asuransi konvensionalnya, produk asuransi syariah Prudential Indonesia juga membukukan pendapatan kontribusi bruto sebesar Rp. 3,4 triliun di tahun 2017. Ini berarti mengalami kenaikan dari Rp. 2,2 triliun pada tahun 2016.

novi imelda chief investment officer prudential indonesia - kadungcampur
Novi Imelda – Chief Investment Officer Prudential Indonesia – menjelaskan kinerja Prudential Indonesia di tahun 2017

Lalu bagaimana kira-kira potensi untuk dunia asuransi di Indonesia pada tahun 2018 dan seterusnya?

Menurut Jens Reisch – Presiden Direktur Prudential Indonesia, potensi pasar asuransi di Indonesia masih sangat besar kok. Dilihat dari penetrasi asuransi di Indonesia aja, masih sangat rendah, yaitu di bawah 2% dari produk domestik bruto. Apalagi segmen dari kelas menengah di Indonesia diprediksi tumbuh menjadi 140 juta jiwa di tahun 2020.

Tentunya, walau potensi pasar asuransi di Indonesia masih besar, harus juga dibarengi inovasi yang menarik serta kemudahan-kemudahan dari perusahaan asuransi itu sendiri, sehingga semakin banyak orang yang berminat untuk punya produk asuransi.

Contoh inovasi menarik dari perusahaan asuransi Indonesia

Kalau dilihat dari Prudential Indonesia sendiri, mereka udah mulai menghadirkan inovasi menarik, seperti contohnya PRUmedical Network. PRUmedical Network ini merupakan sebuah jaringan rumah sakit rekanan yang bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah Prudential Indonesia. Apa tuh contoh kemudahannya? Salah satunya yaitu ada jaminan ketersediaan kamar rawat inap tanpa biaya tambahan. Jadi misalnya kalau ketika beli asuransi kamu memilih kamar di kelas 2, dan ternyata di rumah sakit rekanan tersebut kelas 2 udah penuh, maka kamu bisa di upgrade ke kelas 1 tanpa biaya tambahan. Per Maret 2018, rumah sakit yang udah menjadi rekanan dari Prudential Indonesia udah sekitar 47 rumah sakit di 25 kota di Indonesia.

jens reisch presiden direktur prudential indonesia inovasi prumedical network - kadungcampur
Jens Reisch – Presiden Direktur Prudential Indonesia – menjelaskan inovasi terbaru dari Prudential Indonesia : PRUmedical Network

Inovasi PRUmedical Network ini sebenarnya merupakan inovasi terbaru yang menunjang dari layanan-layanan Prudential Indonesia sebelumnya, seperti contohnya PRUhospital Friend dan PRUhospital Line. Kalau PRUhospital friend itu merupakan petugas perwakilan dari Prudential Indonesia di rumah sakit yang bisa membantu proses administrasi untuk para nasabahnya. Sedangkan PRUhospital Line merupakan layanan alternatif bagi petugas rumah sakit untuk mengontak Prudential Indonesia, ketika belum ada petugas perwakilan di rumah sakit tersebut.

Selain itu, di jaman now yang penuh dengan digitalisasi berbagai jenis layanan, juga mendorong perusahaan asuransi untuk membuat layanan digital juga, termasuk dalam hal pengajuan asuransi. Tentunya pengajuan aplikasi asuransi secara online bisa buat hidup kita jadi lebih mudah! Kita ambil contoh lagi deh dari Prudential Indonesia. Dengan adanya layanan digital, total pengajuan aplikasi online untuk Prudential Indonesia aja di tahun 2017 udah mencapai 40% dari total pengajuan lho!

laporan kinerja prudential indonesia 2017 - kadungcampur
Para direktur dari Prudential Indonesia dalam acara laporan kinerja Prudential Indonesia tahun 2017
nini sumohandoyo jens reisch novi imelda of prudential indonesia - kadungcampur
Dari ki – ka: Nini Sumohandoyo, Jens Reisch, Novi Imelda dari Prudential Indonesia

Yuk, punya asuransi deh!

Udah ketauan kan, gimana pentingnya asuransi buat kita? Udah banyak kok yang mulai tau kalau asuransi itu penting. Kita sebagai generasi jaman now, jangan mau ketinggalan deh. Lagian udah serba mudah deh sekarang buat punya asuransi ?

blogger gathering prudential indonesia - kadungcampur
Hayoo udah punya asuransi, belum? Asuransi itu penting lho! πŸ˜‰

 

49 KOMENTAR

  1. saya belum punya asuransi om timo.. tp kalau istri udh ikut lama.. tapi bukan berarti kalau istri yang pemberi nafkah loh seperti ilustrasi tulisan mas timo hahaha.. saya males mas soalnya asuransi itu bisnis.. dan bisnis itu selalu ada keuntungannya wkwkwk..

  2. Aku dulu awalnya mikir mirip dengan kebanyakan orang, untuk apa punya asuransi? Mahal ih, ngeluarin uang bulanan. Tapi 3 tahun terakhir jadi berubah pikiran, seteah dipikir-pikir kita memang perlu punya asuransi, bukan karena berpikiran buruk sih tapi untuk jaga-jaga.

  3. Aku enggak punya asuransi karena sudah merasa terlindungi dari kantor suami. Tapi suamiku punya asuransi jiwa Prudential buat jaga-jaga. Terutama karena kami masih punya cicilan.

  4. Sebenrnya saya enggan untuk ikut program sejenis karena berpikir banyak kejadian asuransi yang susah klaim.
    Cuman memang sudah ikut asuransi kesehatan bawaan tempat kerja.
    Mungkin saya akan mempertinbangkan asuransi yang meyakinkan.
    Terima kasih

  5. Di jaman sekarang, asuransi sudah menjadi hal yang sudah wajib utk dimiliki setiap orang. Asuransi kini pun banyak jeNisnya, tidak.hanya asuransi kesehqtan asuransi pendidikan atau anggota badan, skrg asuransi barang berharga dan kendaraan bermotor pub sudah bisa diasuransikan..

    Dan kalau saya sih baru asuransi kesehataj, itu pun yg ngurus semua orang tua, saya tinggal bayar tiap bulannya ^^

  6. Sejak smk udah sering diceritain ttg asuransi sama guru, sampe skrg kuliah. Kalo dari pandanganku sih ya emang penting, ibaratnya buat preparing gitu lah, kan kedepannya kita gatau bakal ada kejadian apa. Ya mungkin tabu karena takut ada musibah datang sih ya kak tapi bukan seperti itu, daaan asuransi dari pemerintah aja blm cukup si, kudu punya penunjang yg swasta gini, tapi kira2 keluar uang banyak ngga yah ka buat iurannya, hihi

  7. Iyaa…ngomongin asuransi berasa mau ngajak ke medan perang kalo di keluarga kami.
    Hahhaa…akhirnya memang kami gak menetapkan jaminan apapun.
    Emm, karena pemahamannya jadi menyerempet ke akidah siih…

    Tapi pernah juga menelisik asuransi Prudential syariah.
    Hanya tidak memperdalam masalah ini.

  8. Aku baru punya asuransi kesehatan. Rencananya mau bikin lagi untuk asuransi jiwa. Penting sih ya makanya gak ragu pengen buat. Dan aku juga pengen banget ngeedukasi keluarga yg lain agar punya asuransi juga biar punya plan B kalau terjadi apa2. Semoga bisa menyadarkan mereka krna kebanyakan msh mikir susah buat bayar premi.

  9. Belum punya asuransi sih, masih mikir-mikir dulu. Bayarnya lumayan soalnya mas, kalau 1 orang saja 500 jadi 3 anggota kelaurga setiap bulan sudah harus menguras kantong 1,5 juta

    • Coba mungkin diturunkan jenis penggantian uang perawatannya, siapa tau bisa menurunkan harga preminya kak πŸ™‚

  10. saya ikut asuransi
    tp yg masih murni
    asuransi pendidikan anak

    klu asuransi kesehatan dicover oleh kantor suami melalui asuransi pemerintah
    begitu juga asuransi sebagai tenaga kerja

  11. Aku yes soal asuransi kesehatan. Ya namanya orang kan gak tau gimana nanti. Ke depan mungkin bisa ke asuransi lain karena sekarang asuransi makin oke

  12. Duh jadi diingetin mau ke salah satu bank syariah buat nanya2 asuransi pendidikannya. Selama ini emang image asuransi di Indonesia tu agak2 gmn gtu, pikiran org mereka cuma bayar dan pas mau klaim dipersulit. Shg org2 masih anggap ini tu gak penting, lbh baik nabung. Beda kyknya kalau di bbrp negara maju yg emang udah clear asuransinya. Tapi emang asuransi penting sih ya, pengen jg pakai, cuma mau pilih2 asuransi yg bagus TFS

  13. Nah ia asuransi tuh penting banget. Terutama buat anak sih kalau aku. Entah mengapa aku takut banget kalau aku dan ayah Ghaza meninggal tanpa mempersiapkan tabungan untuk Ghaza. Aku khawatir hidupnya bakalan terlunta-lunta dan harus mengemis dari orang lain. Maka asuransi itu penting! Kesehatan dan pendidikan.

  14. Swtujuu Asuransi penting bangetttt terutama saat kita nanti sufah tua dan hanya memiliki sedikit pemasukan… Saatnya memanen asuransii..
    Buat jaga2 plus investasii

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here