5 tips dan trik menghadapi tanggal tua

Author: | Posted in Keuangan, Lomba 30 Comments

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.

mataharimall-kompetisi

Dulu ketika masih kerja, saya sering banget pas tanggal tua malah perasaannya campur aduk, alias deg-degan karena ‘kantung’ menipis dan senang karena sebentar lagi gajian. Kantung menipis karena biasanya setelah gajian sukanya belanja ini itu dan makan di luar atau sering ngafe. Alhasil baru juga di awal bulan, gaji sudah mulai berkurang banyak, karena sebagian besar sudah dihabiskan untuk bayar pembelanjaan kartu kredit di bulan sebelumnya. Setelah itu kemudian, gaya hidup mulai sederhana agar bisa sampai juga di akhir bulan. Sepertinya siklus ini akan berulang-ulang terus ya kalau tidak dicegah. Kemudian saya cobain deh beberapa cara supaya hal tersebut tidak melulu berulang.

Tanggal tua dompet kosong

Oh nooo … Tanggal tua dompet kosong?!?!

Tips dan trik menghadapi tanggal tua

Catat pengeluaran sehari-hari

Untuk tahu berapa banyak yang dikeluarkan dalam sebulan, tentunya kita harus bisa tahu, untuk apa saja uang kita dikeluarkan, dan berapa banyak jumlahnya. Jadi kita harus melakukan pencatatan pengeluaran sehari-hari kita dengan rajin, mudah-mudahan tidak ada yang terlewatkan. Pencatatan bisa manual di buku catatan atau sudah banyak sekarang aplikasi smartphone yang sudah menyediakan fasilitas budgeting untuk perorangan. Dengan ini, setelah pencatatan satu bulan selesai, kita bisa melihat hal-hal yang kurang penting apa saja, dan hal-hal penting yang sudah merupakan pengeluaran wajib apa saja. Kemudian kita bisa mengambil keputusan antara membuang atau mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting.

Membagi pengeluaran menjadi beberapa kelompok

Setelah kita memiliki informasi mengenai pengeluaran kita selama satu bulan, tentunya sekarang kita bisa tahu pengeluaran kita jenisnya apa saja. Jadi kita hanya tinggal mengelompokkan pengeluaran ke dalam beberapa kategori, termasuk kategori untuk menabung atau melakukan investasi. Tentunya kita sudah tahu kalau ‘pengeluaran’ untuk kategori menabung atau investasi sebaiknya langsung dipisahkan setelah kita menerima gaji. Ini untuk mencegah keuangan kita keburu tipis, padahal kita belum menyisihkan untuk tabungan atau investasi.

Mempunyai beberapa rekening tabungan

Menyambung poin sebelumnya, maka ada baiknya kita memiliki rekening tabungan terpisah antara rekening sehari-hari, rekening belanja, rekening liburan, dan rekening lainnya dengan rekening yang memang kita gunakan sebagai tabungan. Percaya deh, kalau rekening kita hanya satu, walaupun kita sudah punya catatan pembagian tabungan kita dengan pengeluaran sehari-hari, biasanya ya, ini biasanya, dana yang untuk tabungan sering terpakai baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Ini karena tidak ada batas yang jelas di nominal tabungan kita, kan?

Kalau malas membuka tabungan kita bagaimana?

Tarik uangnya, dan simpan dalam beberapa kategori terpisah.

Iya, ditarik trus disimpan deh. Mau pakai amplop, buku, kotak, ataupun, sebaiknya langsung dipisahkan. Mana yang untuk pengeluaran sehari-hari, mana yang untuk ditabung, dan lain-lain. Saya pernah kok sampai hal yang bisa dibilang di luar dari kebiasaan saya. Setelah saya hitung pengeluaran dalam sebulan, dan setelah saya kurangi dana untuk tabungan, maka sisanya saya langsung bagi saja 30 hari. Jadi nanti sebisa mungkin saya bawa uang hanya segitu, atau membatasi pengeluaran sampai dana per hari saya. Nanti kalau ada sisa, tinggal dimasukkan ke amplop khusus, yang bisa kita gunakan sebagai dana cadangan atau dana darurat, atau kita bisa tabung lagi setelah kita mencapai akhir bulan atau gaji bulan berikutnya, atau kamu bisa tambahkan ke pos pengeluaran bulan depan. Mana saja yang cocok buat kamu.

Pantau promo-promo yang sedang berlangsung

Kalau kamu sudah punya dana untuk belanja, nah kamu bisa deh tuh pantau promo-promo menarik yang sedang berlangsung, baik promo dari kartu kredit, atau dari online shop. Lumayan lho, kalau lagi ada promo diskon yang berlangsung, bisa mengurangi budget belanja kita, dan sisanya bisa kita pakai untuk yang lainnya deh. Nah, contohnya kayak si Budi nih yang sudah manfaatin promo dari sebuah online shop.

Kalau kamu sendiri, ada tips dan trik khusus menghadapi tanggal tua, ga? 🙂

Advertisements
Comments
  1. Posted by Nasirullah Sitam
    • Posted by Timothy W Pawiro
  2. Posted by eskaningrum
    • Posted by Timothy W Pawiro
  3. Posted by Evi
    • Posted by Timothy W Pawiro
  4. Posted by Dwi Susanti
    • Posted by Timothy W Pawiro
  5. Posted by Mari Selvia
    • Posted by Timothy W Pawiro
  6. Posted by RobbyBie.com
    • Posted by Timothy W Pawiro
  7. Posted by Adiitoo
    • Posted by Timothy W Pawiro
  8. Posted by tanti
    • Posted by Timothy W Pawiro
  9. Posted by richotraveling
    • Posted by Timothy W Pawiro
  10. Posted by Citra
    • Posted by Timothy W Pawiro
  11. Posted by Josep
    • Posted by Timothy W Pawiro
  12. Posted by fajar rois
    • Posted by Timothy W Pawiro
  13. Posted by fibogroup
    • Posted by Timothy W Pawiro
  14. Posted by ellen
    • Posted by Timothy W Pawiro
  15. Posted by Nabila
    • Posted by Timothy W Pawiro

Add Your Comment